Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

- Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB
Wisatawan nusantara sedang berada di obyek wisata Batu Strowbery di Pulau Gado, kawasan Taman Nasional Komodo. (victorynews.id/SATRIA)
Wisatawan nusantara sedang berada di obyek wisata Batu Strowbery di Pulau Gado, kawasan Taman Nasional Komodo. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Keberadaan agen perjalanan wisata ilegal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat sangat berdampak merusak harga pasar paket wisata di destinasi super premium Labuan Bajo.

"Saya berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan instansi terkait segera bertindak untuk menertibkan travel agen ilegal tersebut, karena berdampak buruk bagi dunia pariwisata Labuan Bajo," kata Ignasius Suradin, pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Jumat (16/9/2022).

Baca Juga: Anggota DPRD Desak Pemkab Manggarai Barat Tegakan Perda Pariwisata

Ia mengatakan, kehadiran perjalanan wisata ilegal dari China kini marak di Labuan Bajo.Mereka tidak mempunyai kantor kantor atau izin di Labuan Bajo dan kebanyakan beroperasi lewat online atau berjaringan.

"Kami travel-travel lokal yang resmi terganggu dengan keberadaan travel tanpa izin atau ilegal.Mereka merusak harga pasar dengan memasang harga paket wisata yang murah, sehingga wisatawan tersebut akhirnya lebih banyak bersama mereka," kata Ignasius Suradin.

Ketua Harian Asita Kabupaten Manggarai Barat, Donatus Matur mendesak, Pemkab Manggarai Barat membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menertibkan pekerjaan asing asal China.

Baca Juga: Forum Peduli Pariwisata Dorong Pemkab Manggarai Barat Tertibkan Pemandu Wisata Ilegal

"Mereka banyak datang dan praktek sebagai pemandu wisata ataupun travel ilegal di Labuan Bajo. Karena dari data dan pantuan kami, banyak yang mengaku wisatawan, namun kenyataannya selama di Labuan Bajo, seperti menjadi pemandu wisata dan menjual paket wisata secara online yang sangat murah," kata Don Matur.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X