Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

- Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB
Wisatawan nusantara sedang berada di obyek wisata Batu Strowbery di Pulau Gado, kawasan Taman Nasional Komodo. (victorynews.id/SATRIA)
Wisatawan nusantara sedang berada di obyek wisata Batu Strowbery di Pulau Gado, kawasan Taman Nasional Komodo. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Obyek wisata Batu Strowbery merupakan destinasi wisata unik dan baru dikawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Wisatawan setiap hari sudah mulai berdatangan mengunjungi obyek wisata yang berada di Pulau Gado,arah selatan Labuan Bajo,bersebelahan dengan pulau Rinca kawasan TNK.

Sebelumnya,wisatawan mengunjungi kawasan TNK hanya untuk melihat Komodo dan melihat keindahan bawah laut. Sekarang, obyek wisata Strowbery menjadi langganan wisatawan yang mengunjungi kawasan TNK.

Keindahan alam kawasan TNK tidak ada habisnya selain kadal raksasa purba yang menjadi satu satu warisan purba jutaan tahun silam.Di kawasan TNK ini ada hewan Komodo, kakatua jambul kuning, tikus endemik flores,rusa kerbau liar,Kuda,babi hutan Air terjun di dalam kawasan pulau Rinca,Danau alam di tanjung barat Rinca,belum lagi pasir berwarna pink dan indahnya terumbu karang serta ribuan spesies ikan menghiasi pesona alam bawah laut.

Baca Juga: Pohon Tumbang di Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng

Kapten Kapal wisata Bahari, Nasrul Djuje, Kamis (15/9/2022) menuturkan, Pulau Gado belakangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.Di pulau yang memancarkan bebatuan warna-warni layaknya strowbery ini, bersebelahan dengan Desa Pasir Panjang Pulau Rinca.

Selama ini, orang -orang hanya mengenal dan melihat panorama pulau padar,pasir berwarna pink dan pantai merah setelah melihat komodo. Saat ini keindahan obyek wisata Batu Strowbery menjadi daya tarik sendiri.

Wisatawan dapat menempuh dari arah labuanbajo mengunakan perahu wisata kurang lebih satu setengan jam.Di pulau gado orang orang dapat bersantai di bibir pantai dan berenang melihat terumbuh karang dan berbagai jenis ikan.

Wisatawan nusantara, Rizan Malik  bersama belasan rekan lainnya mengungkapkan, rasa kekaguman pada indahnya alam Labuan Bajo dan Kawasan TNK yang diselimuti ratusan gugusan pulau kecil.Uniknya berada di puncak pulau Gado,humus tanah permukaan pulau itu tergerus oleh air hujan dan menyisakan tumpukan bebatuan beranekah corak dan warna.

Baca Juga: Dewan Minta Pemkab Manggarai Barat Tertibkan Pedagang Liar

Separuh dari pulau itu berbentuk tebing,ada tumpukan batu sedikit landai dan datar.Batu itu berwarna sunggu sangat indah.

"Batu batu berwarna itu ada yang berbentuk landai menyerupai meja berwarna strowbery.Separuhnya sedikit tebing sangat unik,"Kata Rizan.

Selain menikmati keindahan alam di perbukitan pulau Gado,wisatawan yang mengunjungi bukit Pulau Gado dapat mendengar suara aneka burung berkicauan. Elang beterbangan di atas pulau itu sambil berpatroli mencari mangsa berupa ikan.

Dibibir pantai ikan ikan lecil berloncatan saat di terkam bangau putih.Orang- orang menunjukan jari tangan di celah dedaunan melihat tokek memangsa belalang. Sambil tersenyum kagum.

Kepala Balai TNK, Lukita Awang mengatakan, obyek wisata Batu Strowbery masuk dalam area kawasan TNK. Belakangan  wisatawan sudah ramai mengunjungi obyek wisata tersebut.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Perbaik Akses Menuju Obyak Wisata

Selama ini minat wisatawan menuju bukit Pulau Gado sangat rendah. Namun pada Pertengahan tahun 2022 minat wisatawan sudah mulai rame. Wisatawan mengunjungi obyek wisata itu untuk menyaksikan keindahan alam dan laut dari atas bukit Pulau Gado.

"Batunya berbentuk warna strowbery,warna tersebut magnet bagi wisatawan untuk mengunjungi obyek wisata batu strowbery," ujar Lukita.

Ia mengatakan, destinasi wisata Batu Strowbery tidak memiliki binatang Komodo. Wisatawan melihat Komodo hanya di Pulau Rinca dan Pulau Komodo.Sehingga wisatawan bebas berekreasi di atas bukti pulau Gado. Wisatawan dapat menyaksikan sunset dari atas bukit Pulau Gado.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X