Pemkab Manggarai Barat Diminta Perbaik Akses Menuju Obyak Wisata

- Kamis, 15 September 2022 | 16:16 WIB
Kondisi ruas jalan menuju Destinasi wisata Istana Ular,Kecamatan Welak (victorynews.id/SATRIA)
Kondisi ruas jalan menuju Destinasi wisata Istana Ular,Kecamatan Welak (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, NTT dan para pelaku pariwisata meminta Pemerintah Kabupaten (PemkabManggarai Barat memperhatikan akses menuju obyek wisata yang kini kondisinya banyak yang rusak.

"Kondisi infrastruktur jalan menuju destinasi wisata harus diperhatikan. Itu penting dalam upaya menarik pengunjung dari luar daerah," kata Marthen Mitar, Ketua DPRD Manggarai Barat, Kamis (15/9/2022).

Ia menilai, saat ini Pemkab Manggarai Barat belum terlalu memerhatikan akses jalan menuju sejumlah objek wisata di Manggara Barat. Terbukti, akses jalan menuju sejumlah objek wisata tersebut umumnya mengalami kerusakan.

Seperti pada akses jalan menuju objek wisata Istana Ular di Kecamatan Welak, Danau Sano Nggoang dan air terjun Wae Lolos di Kecamatan Sano Nggoang, kondisinya memprihatinkan. Beberapa titik akses jalan menuju objek wisata itu kondisinya rusak dan berlubang.

Baca Juga: Fraksi NasDem DPRD Manggarai Barat Bagi Buku Bacaan

Marthen Mitar berharap agar tahun 2023 mendatang Pemkab Mabar sudah memprioritaskan pembangunan proyek jalan aspal atau hotmix menuju obyek wisata di seluruh wilayah Kabupaten Manggarai Barat.
 
“Kita mendesak Pemkab Manggarai Barat agar segera memperbaiki jalan menuju obyek wisata yang sangat terkenal saat ini. Jika jalan menuju obyek wisata terus dibiarkan rusak dan tidak bagus maka kemungkinan penilaian tentang daerah ini oleh wisatawan akan buruk yang nantinya akan mempengaruhi kunjungan wisatawan,’’ tegasnya.

Anggota DPRD Manggarai Barat, Vitus Usu berharap Permkab Manggarai Barat menata dengan maksimal obyek wisata. Kabupaten Manggarai Barat saat ini dikenal dengan kota pariwisata secara nasional dan internasional.Pihaknya sebagai wakil rakyat mendukung penuh ususlan pengerjaan jalan menuju obyek wisata yang ada.
 
“Kita harapnya dengan jalan yang bagus menuju obyek wsiata, maka Pemkab Manggarai Barat kedepanya  tinggal menata obyek wsiata yang ada, sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),"katanya.

Baca Juga: Dinsos Siapkan 90 Ton Beras Untuk Korban Bencana Alam
 
Menurut Vitus Usu, berkembang dengan baiknya kabupaten Manggarai Barat sebagai Kota pariwisata dilihat dari sisi penatan lokasi obyek wisata yang ada. Termasuk bagaimana memperbaiki akses menuju obyek wisata. Dengan infrastruktur yang bagus menuju lokasi pariwisata maka dipastikan akan semakin banyak wisatawan yang nantinya akan berkunjung ke obyek wisata.

“Selama ini, wisatawan yang berkunjung di Labuan Bajo pasti hanya menikmati obyek wisata yang ada di Taman Nasional Komodo (TNK) saja. Setelah itu mereka ke Danau Kelimutu Ende dan obyek wisata yang ada di Kabupaten Ngada. Wisatawan kurang berminat mengunjungi obyek wisata diluar TNK karena infrastruktur jalan menuju obyek wisata buruk,’’ kata Vitus Usu.

Pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Stanislau Stan juga mendorong, Pemkab Manggarai Barat untuk serius dan fokus menata pariwisata dan pertanian. Dua sektor itu sangat mendukung untuk mengsejaterahkan masyarakat.

Selama ini, ruas jalan menuju obyek wsiata sangat buruk sehingga pelaku pariwisata kurang mengahantar wisatawan kelokasi obyek wisata tersebut. Hal itu dipengaruhi oleh tidak tertata dengan baiknya  dan jalan yang buruk menuju obyek wisata yang ada di wilayah Manggarai Barat.

Baca Juga: Wisata Baca Merangsang Minat Baca Anak

Ia mengatakan, obyek wsiata yang berada di wilayah Manggarai Barat sangat indah seperti, Batu Cermin dan Dua air Terjun yang ada di Kecamatan Mbeliling. Namun sayangnya jalan menuju tiga obyek wisata tersebut selama ini sangat buruk. Sehingga kunjungan wisatawan menuju tiga obyek wsiata itu sangat minim.

Sebagai kota pariwisata tentunya sangat rugi bagi pelaku pariwisata, masyarakat seputar obyek wsiata tersebut. Sehingga Pemkab di dorong untuk tahun mendatang fokus pada proyek jalan aspal menuju Tiga lokasi wisata itu.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X