Intip Keunikan Desa Wisata di Kaki Gunung Mbeliling

- Minggu, 11 September 2022 | 12:31 WIB
Atraksi tarian rangkuk alu di Desa Wisata Liang Ndara Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)
Atraksi tarian rangkuk alu di Desa Wisata Liang Ndara Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Kabupaten Manggarai Barat memang dikenal selalu bisa menyuguhkan berbagai tempat menarik dan tempat wisata unik dikunjungi.

Desa Wisata Liang Ndara menjadi salah satu desa wisata andalan di Kabupaten Manggarai Barat yang menawarkan paket wisata alam komplet. Dua destinasi wisata andalan di Desa Liang Ndara adalah air terjun dan Kawasan alam hutan Mbeliling.

Selain itu, wisatawan dapat menyaksikan langsung atraksi tarian caci yang di pentaskan oleh masyarakat Desa Wisata Liang Ndara.

Desa Wisata Liang Ndara merupakan salah satu desa yang sudah tersertifikasi sebagai “Desa Wisata Berkelanjutan” dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sejak tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Pesona Desa Wisata Liang Ndara

Selain itu, desa ini juga terletak tak jauh dari kawasan destinasi wisata favorit di Kabupaten Manggarai Barat, Labuan Bajo. Cukup dengan menempuh perjalanan 30 menit dengan kendaraan roda empat, wisatawan bisa melihat sisi lain budaya tanah Manggarai Barat yang bikin terpikat.

Masyarakat Kampung Cecer Desa Liang Ndara saat mempertunjunkan tarian caci. (victorynews.id/SATRIA)


Wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Liang Ndara akan merasakan hangatnya sambutan dari tokoh adat.Sambutan ini diberikan kepada wisatawan agar mereka merasa nyaman dan merasakan kedekatan secara emosional dengan dengan warga lokal.

Prosesi ini dilaksanakan dengan iringan tari dan musik daerah disertai suguhan minuman tradisional khas Desa Wisata Liang Ndara yang bernama pau tuak sebagai simbol kekeluargaan.

Berkunjung ke Desa Wisata Liang Ndara kurang lengkap rasanya tanpa menyaksikan langsung tarian caci yang menjadi ikon atraksi Manggarai Barat.
Tarian yang masuk dalam kategori tari perang ini dilakukan oleh sepasang laki-laki dengan aksesori berupa cambuk dan perisai yang terbuat dari kulit kerbau.

Baca Juga: Pemerintah Bertekad Lestarikan Komodo di Bari

Bukan sembarang tari daerah, Tari Caci ini juga ternyata menjadi cerminan sikap ksatria yang dipegang teguh para masyarakat lokal di Desa Liang Ndara.

Wisatawan juga akan menjajal permainan tradisional seperti yang sering dilakukan saat masa kecil? Karena Desa Wisata Liang Ndara punya salah satu permainan seru, namanya rungkuk alu. Bermodalkan bambu panjang yang diketuk sesuai irama, permainan yang terdiri dari 6 orang ini jadi daya tarik wisatawan yang datang ke desa ini. Sekali coba permainannya, dijamin bakal ketagihan.

Bagi wisatawan yang suka trekking, dapat mengunjungi Desa Liang Ndara. Pengunjung akan jalan-jalan menyusuri alam asri di Desa Wisata Liang Ndara, trekking menuju Air Terjung Liang Kantor jawabannya! Lokasi air terjun ini bisa ditempuh dengan perjalanan selama kurang lebih 45 menit melewati perbukitan dan hutan yang hijau.

Air terjun Nanga Kantor di Desa Liang Ndara (victorynews.id/SATRIA)


Jika ingin berenang, pengunjung disarankan datang pada musim hujan. Sebab debit Air Terjun Liang Kantor bergantung pada musim yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Pungut Pajak Hotel Terapung

Sebagai buah tangan dan kenang-kenangan, pengunjung bisa mampir ke tempat warga lokal di Desa Liang Ndara pembuat anyaman dan kain tenun khas Manggarai Barat. Anyaman ini terbuat dari daun pandan yang dibentuk ke dalam berbagai macam produk, seperti tas, topi, kotak tisu, hingga tikar.

Jangan lupa juga beli kain tenun khasnya yang memiliki warna dasar hitam dengan motif berwarna cerah yang kontras. Harga oleh-oleh anyaman dibanderol mulai dari Rp 50 ribu - Rp150 ribu, sedangkan kain tenun dijual mulai dari Rp 800 ribu - Rp 1,5 juta.

Nah, itu dia beberapa kegiatan seru yang nikmati wisatawan saat mengunjungi Desa Wisata Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X