Pemerintah Bertekad Lestarikan Komodo di Bari

- Sabtu, 10 September 2022 | 18:09 WIB
Warga Desa Bari Kecamatan Macang Pacar saat melihat komodo di desa itu. (victorynews.id/SATRIA)
Warga Desa Bari Kecamatan Macang Pacar saat melihat komodo di desa itu. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Pemerintah Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat bertekad untuk melestarikan Komodo Flores yang ada di wilayah Bari,Kecamatan Macang Pacar.Selain dikawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Komodo juga berada di Pulau Flores tepatnya di wilayah Bari.

Camat Macang Pacar, Doroteus Ugan, Sabtu (10/9/2022) mengatakan, habitat asli Komodo Flores berada di Kecamatan Macang Pacar yakni di Bari">Desa Bari dan di Pulau Longos. Sejumlah pihak terkait pada April 2022 lalu mendatangi Dua desa itu untuk mengecek kepastian keberadaan Komodo Flores pada Dua desa tersebut.

Ia mengatakan, pada prinsipnya Pemerintah Kecamatan Macang Pacar bertekad untuk melestarikan Komodo yang berada di Bari">Desa Bari dan Pulau Longos.Khusus di Bari">Desa Bari habitat hewan Purba Komodo Flores hidup dikawasan hutan negara dan sebagian tinggal di kawasan tanah milik masyarakat Bari">Desa Bari.

Baca Juga: Sampah Masih Dibuang di Area Publik

Meski demikian,Pemerintah Kecamatan Macang Pacar terus berupaya untuk melestarikan hewan langkah tersebut agar tidak punah.

Doroteus mengaku, keberadaan Komodo di Bari Kecamatan Macang Pacar mempermudah akses masyarakat yang ingin melihat Komodo. Masyarakat di Manggarai Barat sendiri belum semua melihat Komodo yang ada di TNK. Hal itu disebabkan biaya yang cukup besar jika hendak ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca.

Sehingga dengan keberadaan Komodo di Bari dapat menjawab kerinduan masyarakat yang ingin melihat Komodo.

"Yang perlu dibenahi adalah infrastruktur jalan menuju Bari">Desa Bari. Jika infrastruktur jalan sudah diperbaik,maka mempermudah wisatawan yang ingin melihat Komodo Flores yang ada di Bari dan Pulau Longos"tutur Doroteus.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Pungut Pajak Hotel Terapung

Ia mengatakan, wilayah Kecamatan Macang Pacar juga memiliki daya tarik tersendiri untuk memikat wisatawan berkunjung ke Bari. Dikecamatan Macang Pacar,wisatawan dapat menyaksikan antraksi budaya, pengelolahan Gula Merah dan tenun kain songke.

Potensi yang dimiliki oleh masyarakat Macang Pacar tersebut tentu sangat menarik wisatawan ingin berlama-lama berada di Kecamatan Macang Pacar.

Kepala Bari">Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar,Ali Ismail mengatakan, pihaknya selaku pemerintah desa akan berupaya melestarikan binatang langkah tersebut. Selama ini,Komodo Flores yang berada di Bari">Desa Bari belum pernah memangsa masyarakat yang ada di Bari">Desa Bari.

Masyarakat Bari">Desa Bari tidak pernah merasa terganggu dengan kehadiran Komodo.

"Komodo Flores yang ada di Bari">Desa Bari sudah sangat bersahabat dengan masyarakat. Kehadiran Komodo tidak pernah menganggu masyarakat yang ada di Bari. Kami siap lestarikan Komodo yang ada di Bari,"ujar Ali.

Kepala Balai TNK,Lukita Awang mengakui keberadaan Komodo Flores di Pulau Flores.Namun keberadaan Komodo di Pulau Flores belum dioptimalkan. Sehingga wisatawan hanya berkunjung ke kawasan TNK untuk melihat Komodo.

Baca Juga: Edi Endi : Ternak Sapi Dapat Menopang Ekonomi Masyarakat

Jika dikelolah dan ditata dengan baik,maka Komodo Flores yang ada di Pulau Flores dapat menarik wisatawan yang cukup banyak.

"Komodo bukan saja berada di Kawasan TNK. Di Pulau Flores juga ada Komodo,tetapi belum dioptimalkan dengan baik,"ujar Lukita.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Wisata Alam Di Wae Lolos Mulai Ditata

Rabu, 30 November 2022 | 16:25 WIB

Saatnya Desa Wisata Bangkit Kembali

Senin, 28 November 2022 | 16:19 WIB

Industri Pariwisata Di Manggarai Barat Mulai Bangkit

Minggu, 20 November 2022 | 14:30 WIB

Pelaku Pariwisata Keluhkan PJU di Labuan Bajo

Selasa, 15 November 2022 | 17:55 WIB

Pesona Air Terjun Cunca Wulang Eksotis

Senin, 14 November 2022 | 21:31 WIB

Pesona Pink Beach di Taman Nasional Komodo

Senin, 14 November 2022 | 21:06 WIB

Pembangunan Desa Harus Berdasarkan Budaya

Sabtu, 12 November 2022 | 06:38 WIB

ASITA Garap Potensi Desa Wisata Manggarai Barat

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:58 WIB

Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat Mulai Bangkit

Senin, 24 Oktober 2022 | 18:24 WIB
X