Pemilik Homestay  Didorong Tingkatkan Pelayanan

- Kamis, 1 September 2022 | 17:21 WIB
Homestay milik warga Desa Nampar Macing Kecamatan Sano Nggoang (victorynews.id/SATRIA)
Homestay milik warga Desa Nampar Macing Kecamatan Sano Nggoang (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Puluhan pemilik Homestay di seluruh wilayah Flores diberi pelatihan pengelolahan Homestay sejak Senin,29 Agustus hingga Sabtu 3 September 2022 di Hotel Jayakarta,Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat.

Kegiatan Training of Trainers (ToT) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata tersebut menghadirkan pemateri profisional dibidang pengelolahan homestay.

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, Kamis (1/9/2022) menjelaskan , Training of Trainers pengelolahan Homestay dalam rangka kegiatan pengembangan Desa melalui pendampingan.

Pemilik dan pengelolah homestay seluruh Flores diberi pelatihan untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan yang memilih homestay untuk beristirahat.

Flores merupakan daerah potensial pariwisata. Mulai dari Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat hingga Larantuka,Kabupaten Flores-Timur">Flores Timur memiliki obyek obyek wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan domestik.Masyarakat lokal atau masyarakat yang berada pada spot wisata harus menangkap peluang tersebut dengan membuka bisnis sektor pariwisata melalui homestay.

Baca Juga: Masyarakat Labuan Bajo Jaga NKRI

"Wisatawan yang datang ke Labuan Bajo begitu banyak. Jumlah kamar hotel yang ada di Labuan Bajo tidak cukup untuk menampung wisatawan. Sehingga kehadiran homestay untuk memenuhi kebutuhan pasar akan penginapan," ujar Pius Baut.

Pius Baut berharap, masyarakat di Kabupaten lainnya di Pulau Flores untuk menangkap peluang membuka usaha homestay. Melalui Training of Trainers,pemilik dan pengelolah homestay di  Flores mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada wisatawan.

Wisatawan pasti lebih memilih menginap pada homestay yang berada ditengah-tengah pemukiman penduduk di desa karena wisatawan ingin berbaur dan melihat langsung aktifitas masyarakat lokal di daerah pariwisata.

Untuk Kabupaten Manggarai Barat,masyarakat pada sejumlah desa telah memiliki homestay. Salah satu desa yang telah mulai melayani wisatawan pada homestay adalah Desa Liang Ndara,Kecamatan Mbeliling.

Sedikitnya puluhan homestay yang berada di Desa Liang Ndara itu milik masyarakat lokal. Desa Liang Ndara,salah satu desa di Kecamatan Mbeliling yang cukup ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan antraksi budaya tarian Caci manggarai.

"Desa lainnya di Kabupaten Manggarai Barat kita mulai dorong untuk menjadi desa wisata. Itu seperti Desa Cunca Wulang di Kecamatan Mbeliling. Desa Cunca Wulang juga cukup ramai dikunjungi wisatawan karena memiliki obyek wisata air terjun yang sudah terkenal," kata Pius Baut.

Baca Juga: Mutu Guru di Manggarai Barat Belum Sesuai Harapan

Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwista dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata, Fransiskus Handoko dihadapan peserta Training of Trainers menyampaikan Negara Spanyol sukses mengangkat pariwisata karena masyarakat Spanyol ikut aktif membangun pariwisata. Harapannya masyarakat NTT juga sudah mulai aktif membangun sektor pariwisata sebagai leading sektor.

Presiden Jokowi kata dia, melalui nawacita, dimana membangun pariwisata dari pinggiran serta penataan parawisata mulai dari desa.Sehingga sangat penting peningkatan Sumber daya yang dimiliki oleh masyarakat yang berada di desa.Pemerintah menargetkan mendatangkan puluhan juta wisatawan mancanegara di Indonesia.

Untuk menyambut kedatangan puluhan juta wisatawan itu,masyarakat harus menyiapkan fasilitas seperti penginapan dan fasilitas pendukung lainnya," jelasnya.

Ia mengatakan, melalui  Training of Trainers pengelolahan Homestay,pemilik homestay di Flores mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. Pemilik homestay mampu membenah penginapan yang ada sehingga manajemen sangat bagus dan optimal melalui pelatihan dan pendampingan.

Baca Juga: Warga Desa Pasir Panjang Butuh Listrik dan Air Bersih

" Sambut tamu dengan baik,jangan sampai tamu datang, pelayanan homestay tidak  bagus, maka wisatawan akan kapok dan tidak akan datang lagi memilih homestay untuk menginap. Diharapkan wisatawan merasa aman, nyaman dan tenang serta berharap lama tinggal di daerah destinasi," harap Handoko.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Wisata Alam Di Wae Lolos Mulai Ditata

Rabu, 30 November 2022 | 16:25 WIB

Saatnya Desa Wisata Bangkit Kembali

Senin, 28 November 2022 | 16:19 WIB

Industri Pariwisata Di Manggarai Barat Mulai Bangkit

Minggu, 20 November 2022 | 14:30 WIB

Pelaku Pariwisata Keluhkan PJU di Labuan Bajo

Selasa, 15 November 2022 | 17:55 WIB

Pesona Air Terjun Cunca Wulang Eksotis

Senin, 14 November 2022 | 21:31 WIB

Pesona Pink Beach di Taman Nasional Komodo

Senin, 14 November 2022 | 21:06 WIB

Pembangunan Desa Harus Berdasarkan Budaya

Sabtu, 12 November 2022 | 06:38 WIB

ASITA Garap Potensi Desa Wisata Manggarai Barat

Selasa, 25 Oktober 2022 | 19:58 WIB

Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat Mulai Bangkit

Senin, 24 Oktober 2022 | 18:24 WIB
X