Pemerintah Kembangkan  Ekowisata Puar Lolo

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:07 WIB
Kawasan Bentang Alam Mbeliling (victorynews.id/SATRIA)
Kawasan Bentang Alam Mbeliling (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Untuk menarik kunjungan wisatawan dan meningkatan pendapatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat. Pemerintah melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPT) Kesatuan Pengelolahan Hutan (KPH) Manggarai  Barat  mengembangan ekowisata Puar Lolo di Desa Golo Damu, Mbeliling">Kecamatan Mbeliling menjadi spot wisata baru.

UPT KPH Manggarai Barat dalam mengembangan ekowisata Puar Lolo mengandeng Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan,Lembaga Burung Indonesia dan Kelompok masyarakat Desa Golo Damu.

Kepala UPT KPH Manggarai Barat,Stefanus Nali,Sabtu (14/8/2022) mengatakan, Puar Lolo merupakan kawasan hutan lindung Mbeliling.Selama ini belum dioptimalkan karena pihaknya masih fokus mengembangan ekowisata Wae Bobok dan Sano Limbung di Kecamatan Boleng.

Di Puar Lolo nantinya,wisatawan dapat menikmati keindahan hutan lindung berserta kicauan burung yang hidup di hutan Mbeliling dan sekitarnya. Selain itu,wisatawan atau pengunjung juga dapat menikmati makanan lokal yang diproduksi oleh masyarakat Desa Golo Damu dan buahan-buahan yang ada diwilayah tersebut.

Baca Juga: Kemenparekraf Rencana Bangun Politeknik Pariwisata di Labuan Bajo

"Akan ada belasan stand yang dibangun dengan desain lokal yang nantinya akan menyuguhkan makana lokal seperti kolak,ubi,jagung kepada wisatawan atau pengunjung. Wisatawan juga dapat membeli dan melihat langsung pembuatan produk lokal masyarakat setempat seperti tikar di spot wisata Puar Lolo,"ujar Stef Nali.

Dikawasan puar Lolo,wisatawan juga dapat menjumpai elang flores dan  kehicap flores (flores monarch). Dua jenis burung itu merupakan burung langkah dan unik yang hanya ada di hutan Mbeliling.

Stef Nali mengaku, pengelolahan ekowisata Puar Lolo nantinya diberikan langsung kepada Kelompok masyarakat Desa Golo Damu. Kelompok masyatakat tersebut sejak 2017 lalu telah mulai melakukan pelatihan  pengelolahan ekowisata yang dilakukan oleh pihak Balai Pengelolahan Hutan Produksi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dipuncak Paur Lolo akan didesain dengan tanaman berbagai jenis bunga berbentuk Lodok. Wisatawan dapat melihat bukit Puar Lolo dengan dipenuhi tanaman bunga yang bentuk lodok,"ujarnya.

Baca Juga: Masyarakat Harus Dilibatkan Pengembangan Sektor Pariwisata

Ia mengaku, memililih Puar Lolo karena wilayah hutan lindung tersebut memiliki  potensi yang cocok untuk kegiatan wisata alam. Selama ini potensi itu tidak dikembangkan,nantinya akan menjadi spot wisata baru dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat desa setempat.

"Kita mendorong pengembangan ekowisata Puar Lolo untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat diwilayah itu. Kita mendorong pelaku pariwisata di Manggarai Barat untuk mendukung pengembangan ekowisata Puar Lolo,"harap Stef Nali.

Stakeholder Relation Officer LSM Burung Indonesia Pondok Kerja Labuan Bajo, Ferdinand Hamin mengatakan, desain stand kuliner untuk makanan lokal masyarakat Golo Damu sudah ada. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) nantinya akan membangun empat unit stand tempat menjual makanan lokal.

Hutan Puar Lolo di bentang alam Mbeliling, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur adalah salah sesuatu tempat yg indah buat mengamati burung elang flores. Hutan di Puar Lolo masih terjaga dengan baik sehingga burung-burung masih mampu dijumpai di tempat tersebut.

Ferdi berharap, masyarakat yang akan mengelolah ekowisata Puar Lolo untuk tetap menjaga ekosistem burung yang berada didalam kawasan hutan mbeliling. Serta tetap menjaga kebersihan dengan menyediakan tempat  sampah. Apalagi selama ini,kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan masih sangat rendah.

Baca Juga: Produksi Sampah Menurun Dratis

"Kawasan puar lolo merupakan kawasan tempat hidupnya ratusan jenis burung yang langkah. Sehingga masyarakat sekitar memiliki tanggungjawab untuk tetap melindungi alam yang ada di wilayah itu,"kata Hamin.

Turis atau wisatawan kata dia selama ini minat khusus dan pengamat burung Indonesia berwisata ke Pulau Flores bagi mengamati dan melihat keunikan dan keindahan burung elang flores. Burung elang flores tersebut hanya berada di Puar lolo,bentang alam Mbeliling,"ujarnya.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X