Masyarakat Harus Dilibatkan Pengembangan Sektor Pariwisata

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:34 WIB
Diskusi Pola Perjalanan Wisata Overland Wonderful Flores di Hotel Sylvia Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)
Diskusi Pola Perjalanan Wisata Overland Wonderful Flores di Hotel Sylvia Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Pengembangan destinasi wisata di Kabupaten  Manggarai Barat, NTT dan  di seluruh wilayah  Flores harus lebih melibatkan masyarakat, agar semua dapat merasakan manfaat dari potensi sektor pariwisata yang dimiliki oleh Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama dalam peningkatan kesejahteraan.

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kabudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut sambutanya pada acara Focus Grub Discusion (FGD) Pola Perjalanan Wisata Overland Wonderful Flores, Sabtu  (13/8/2022) di Hotel Sylvia Labuan Bajo mengatakan, pendekatan pariwisata harus berbasis masyarakat. Dirinya sangat merindukan keterlibatan masyarakat di Flores dan Manggarai  Barat khususnya secara penuh dalam pengembangan destinasi wisata.

Ia mengatakan, selama ini Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Disparbud memdorong pengelolaan destinasi wisata yang ada di desa dikelolah oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dimana keberadaan destinasi wisata tersebut tentu menguntungkan masyarakat setempat.

Baca Juga: Produksi Sampah Menurun Dratis

"Saya menginginkan masyarakat harus dilibatkan dalam mengurus potensi pariwisata yang dimiliki oleh Manggarai Barat.Pulau Flores adalah daerah yang memiliki ratusan hingga ribuan destinasi wisata, masyarakat harus dilibatkan untuk mengelolah destinasi wisata yang ada," tegas Pius Baut.

Selain itu, Pius Baut mendorong Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata agar menjadi fokus untuk dilakukan secepatnya baik internal Dinas Pariwisata, sektor pendukung seperti pemandu wisata hingga masyarakat.

Diakuinya, SDM masyarakat saat ini sangat memperihatinkan, sehingga masyarakat tidak mampu menangkap peluang bisnis sektor pariwisata.

Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sektor pariwisata dapat dilakukan dengan turut mengelola dan menjaga kondisi lingkungan dari sisi kebersihan destinasi wisata,kemanan dan kenyamanan.Apalagi pengembangan pariwisata tidak dapat dibebankan kepada pemerintah,tetapi juga membutuh dukungan yang kuat dari masyarakat dan swasta.

"Kita mendorong masyarakat yang berada di destinasi wisata untuk menjadi pemandu wisata. Serta sebagian masyarakat sudah membuka usaha kecil di sekitar destinasi wisata,"tutur Pius Baut.

Baca Juga: Kopi Poco Nembu Mulai Dipasarkan di Labuan Bajo dan Kupang

Pius Baut mengaku, pengembangan sumber daya manusia yang masih rendah menjadi kendala pemerintahan daerah selama ini  dalam mengelola atau mengembangkan destinasi wisata di Manggarai  Barat. Sehingga menjadi tanggunjawab semua pihak meningkatkan SDM masyarakat di Manggarai Barat.

Ia mengatakan, demi mengembangkan wisata di wilayah Manggarai Barat sangat perlu adanya dorongan dari seluruh stakeholder dan masyarakat, agar pengembangan pariwisata dapat tertata dengan baik.

Dengan sistem pengelolaan yang baik dari segi fisik ataupun non fisik terhadap destinasi wisata yang dimiliki akan membuat para pengunjung datang ke Labuan Bajo untuk menikmati wisata.

Sementara,Ketua Panitia Diskusi Pola Perjalanan Wisata Overland Wonderful Flores,Ismayanti mengatakan, seluruh potensi destinasi wisata yang berada di seluruh kabupaten di pulau Flores akan dipromosikan di sejumlah negara.Dengan tujuan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Flores.

Baca Juga: Bupati Manggarai Barat Dorong Petani Kembang Tanaman Porang

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan berkolaburasi dengan Kementerian Pendidikan untuk penguatan SDM masyarakat.Serta berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk mendorong pengelolaan potensi yang dimiliki oleh desa.

"Kita akan buat buku panduan untuk berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Flores untuk dipromosikan di sejumlah negara.Masyarakat dan Pemerintah Daerah di Pulau Flores tentu harus siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara,"ujar Ismayanti.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X