Hotel dan Restoran di Labuan Bajo Siap Terima Kunjungan Wisatawan

- Jumat, 27 Mei 2022 | 19:38 WIB
Spot wisata Pulau Kanawa di Kecamatan Komodo (victorynews.id/SATRIA)
Spot wisata Pulau Kanawa di Kecamatan Komodo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memastikan seluruh Hotel, Restoran dan tempat wisata di Daerah Destinasi Super Premium Labuan Bajo telah siap menerima kunjungan wisatawan yang sebelumnya sudah diverifikasi standar kesehatanya.

Ketua Umum PHRI Kabupaten Manggarai Barat,Silvester Wangge, Jumat (27/5/2022) mengatakan, seluruh hotel dan restoran di Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai Barat telah memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).

Hal itu bertujuannya agar mendapat kepercayaan lebih dari wisatawan bahwa penerapan protokol kesehatan fasilitas pariwisata di daerah Destinasi Super Premium itu tersertifikasi.

Ia menyampaikan, PHRI Manggarai Barat telah siap menyambut wisatawan mancanegara dan berkomitmen untuk memastikan keamanan para wisatawan.

Pelaku pariwisata juga ingin para pengunjung destinasi wisata di wilayah Manggarai Barat dapat tetap mendapatkan pengalaman wisata terbaik, di mana wisatawan dapat mengunjungi berbagai destinasi wisata dengan aman dan menikmati keindahan alam dan keunikan destinasi wisata.

Baca Juga: DPRD Manggarai Barat Dorong BUMDes Kelolah Sektor Wisata

"Hampir 100 persen hotel dan restoran di Labuan Bajo telah mengantongi sertifikasi CHSE. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kesiapan hotel dan restoran di Labuan Bajo untuk menerima wisatawan yang akan mengelar berbagai ivent internasional di Labuan Bajo,"jelas Sil Wangge.

Sil Wangge mengaku, selama ini PHRI Kabupaten Manggarai Barat mengawali mendaftar CHSE seluruh hotel dan restoran di Labuan Bajo.Antusias hotel dan restoran di Labuan Bajo untuk mengurus sertifikat CHSE terbilang cukup tinggi.

Meskipun saat ini sektor pariwisata belum bangkit maksimal, namun hotel dan restoran di Labuan Bajo sudah siap ketika pariwisata diizinkan dibuka lebar. PHRI Manggarai Barat berharap sektor pariwisata segera bangkit.

Ia mengaku, saat ini semua anggota PHRI Manggarai Barat maupun seluruh karyawan hotel dan restoran telah mendapatkan vaksin Covid-19. Persiapan untuk menyambut dibukanya sektor pariwisata telah dimaksimalkan oleh seluruh hotel dan restoran di Labuan Bajo.

Perkembangan pariwisata di Manggarai Barat selama masa pandemi dari keadaan yang sulit hingga menyiapkan diri untuk kembali beroperasi.

Sil Wangge berharap setiap lokasi wisata di seluruh wilayah Manggarai Barat bisa menjadi sentra vaksinasi sehingga tidak ada alasan untuk menutup tempat wisata.

Selain berwisata, pengunjung yang datang di destinasi wisata juga bisa mendapat pelayanan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Kepiting Asal Boleng di Ekspor ke Hongkong dan Taiwan

Ia mengatakan, terkait persiapan hotel dan restoran di Manggarai Barat sisi sektor bisnisnya senantiasa siap untuk menerima tamu atau wisatawan. Hal itu tercetak dari penerapan protokol kesehatan serta komponen produk dan pelayanan.

Dirinya memastikan hotel dan restoran di Labuan Bajo sudah memiliki standar kesehatan, kebersihan, keamanan, lingkungan, produk dan pelayanan yang aman.

Menurutnya sertifikat CHSE menjadi upaya PHRI untuk mempersiapkan operasional sektor perhotelan dan restoran . Sebab CHSE sudah melingkupi kriteria protokol kesehatan yang direkomendasikan pemerintah pusat.

Bupati Manggarai Barat,Edistasius Endi mengatakan, protokol kesehatan dipastikan dilakukan semua objek wisata di wilayah itu.

Baca Juga: Kopi Poco Nembu Dipasarkan di Labuan Bajo

Dirinya mendorong seluruh tempat wisata maupun penunjang sektor wisata lainnya seperti hotel dan restoran menerapkan protokol kesehatan pencegahan wabah Covid-19. Dengan menerapkan protokol kesehatan akan memberi rasa aman dan nyaman bagi pengelola wisata maupun wisatawan yang mengunjungi Labuan Bajo.

Ia mengaku, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat telah membuka kembali kegiatan sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat. Mulai dari berbagai objek wisata, restoran dan hotel dengan syarat harus menerapkan protokol kesehatan.Pelaku wisata harus siap menerima wisatawan dan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

"Semua objek wisata diminta menerapkan protokol kesehatan. Termasuk pelayan hotel dan restoran juga menerapkan protokol kesehatan," kata Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB

Monumen Komodo Mendunia Diresmikan

Rabu, 14 September 2022 | 09:38 WIB

Intip Keunikan Desa Wisata di Kaki Gunung Mbeliling

Minggu, 11 September 2022 | 12:31 WIB

Pesona Desa Wisata Liang Ndara

Minggu, 11 September 2022 | 11:54 WIB

Pemerintah Bertekad Lestarikan Komodo di Bari

Sabtu, 10 September 2022 | 18:09 WIB

Jalur Bari Sampai Warloka Akan Jadi Kota Pariwisata

Sabtu, 10 September 2022 | 13:33 WIB
X