Obyek Wisata Cunca Rami Masih Sepi

- Jumat, 20 Mei 2022 | 14:40 WIB
Destinasi wisata air terjun Cunca Rami di Desa Wae Lolos Kecamatan Sano Nggoang (victorynews.id/SATRIA)
Destinasi wisata air terjun Cunca Rami di Desa Wae Lolos Kecamatan Sano Nggoang (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Tingkat kunjungan wisatawan di obyek wisata air terjun Cunca Rami di Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat tahun 2022 terbilang masih sepi.Tercatat,sejak Januari hingga Mei 202 baru 12 wisatawan yang mengunjungi obyek wisata air terjun Cunca Rami.

Destinasi wisata air terjun Cunca Rami merupakan spot wisata air terjunterletak di Desa Wae Lolos yang memiliki pesona yang indah dan tampak asri di tengah hutan Mbeliling.

Air terjun Cunca Rami ini terdapat keindahan alam yang sangat menakjubkan berupa air terjun yang menjadi atraksi ekowisata di dalam hutan kawasan Mbeliling.

Nilai tambah lainnya ketika mengunjungi Destinasi wisata Cunca Rami adalah dapat menyaksikan pelangi di bawah air terjun.

Pelangi terjadi dari sinar matahari yang mengenai percikan air terjun. Sungguh pemandangan yang indah dan tentunya hal ini tidak setiap hari dapat terjadi, jika wisatawan beruntung saja. Jadi, siapkanlah momen terbaik, apabila pelangi terjadi. Dapat juga difoto sebagai kenang-kenangan.

Kepala Desa Wae Lolos, Gervinus Toni, Jumat (20/5/2022) menyampaikan, sejak awal Januari hingga Mei 2022, tingkat kunjungan ke tempat wisata bernuansa alam ini masih sepi.Angka kunjungan kurang dari 20 orang.Padahal sebelum masa pandemi Covid-19 kunjungan wisatawan ke obyek wisata air terjun Cunca Rami sangat tinggi.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Dorong Sektor Pariwisata Dipedasaan

Ia menyakini, hingga berapa bulan kedepan tingkat kunjungan wisatawan ke obyek wisata air terjun Cunca Rami belum terlihat meningkat.Namun, pihaknya memperkirakan hal tersebut akan terjadi hingga Juni 2022.

Dirinya terus mengandeng kantor biro perjalanan di Labuan Bajo untuk terus menggenjot promosi terkait obyek wisata air terjun Cunca Rami yang masih aman untuk dikunjungi karena berbagai cara sudah dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus berbahaya terutama di obyek wisata dengan cara melakukan pemeriksaan dan melarang wisatawan untuk datang tanpa surat keterangan sehat.

Ia mengaku, obyek wisata air terjun Cunca Rami paling diminati oleh wisatawan nusantara dan wisatawan asia sepeti China dan Singapura.

Keindahan alam dan tingginya air terjun membuat wisatawan berminat untuk mengunjungi obyek wisata air terjun Cunca Rami.Serta jarak yang cukup dekat dengan Labuan Bajo mempengaruhi tingkat kunjungan pada tahun sebelumnya cukup tinggi.

Ia mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan ke destinasi wisata air terjun Cunca Rami menurun sejak tahun 2020 lalu. Dimana Maret 2021 lalu,kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo menurun dratis lantaran dengan adanya wabah Covid-19.

Gervinus Toni mengaku tingkat kunjungan wisatawan yang sepi di air terjun Cunca Rami sangat mempengaruhi pendapatan masyarakat sekitar.Dimana selama ini,masyarakat di Desa Golo Ndaring membentuk kelompok pengrajin untuk menenun,menyajikan makanan tradisional dan memproduksi kerajinan lainnya seperti Topi Re'a,topi tradisional masyarakat Kabupaten Manggarai Barat.

Baca Juga: Pelaku Pariwisata Didorong Optimal Pasar Domestik

Selain itu,masyarakat yang sudah memiliki homestay ikut sepi pendapatan.Lantaran tidak ada lagi yang menginap di homestay milik warga sekitar air terjun Cunca Rami.

Ia menjelaskan, sejak kembali diizinkan beroperasi pengelola seluruh destinasi wisata di Manggarai Barat termasuk obyek wisata air terjun Cunca Rami tidak pernah bosan mengimbau wisatawan yang datang untuk menerapkan protokol kesehatan selama berada di lokasi. Pengunjung wajib pakai masker dan rajin mencuci tangan,serta tidak berkerumun dengan rombongan lain.

Ia berbarap agar berapa bulan ke depan akan tejadi lonjakan kunjungan wisatawan di obyek wisata air terjun Cunca Rami.Dirinya menjamin kesehatan lingkungan di obyek wisata air terjun Cunca Rami aman dari virus berbahaya karena setiap tamu yang datang mendapat pemeriksaan kesehatan dan dianjurkan mematuhi protokol kesehatan.

Gervinus Toni menjelaskan air terjun Cunca Rami menjadi semakin populer di hati para wisatawan karena memiliki debit air yang menggoda.Air terjun Cunca Rami juga memiliki ketinggian kurang lebih 100 Meter dengan kolam yang cukup besar untuk menampung air yang jatuh.Kolam alami yang ada di Cunca Rami ini dapat dimanfaatkan untuk aktivitas renang oleh wisatawan atau pengunjung.

"Trekking di kawasan hutan menuju air terjun Cunca Rami menjadi salah satu aktivitas menarik pertama yang bisa dilakukan oleh para wisatawan. Hal yang cukup menarik dari kegiatan trekking ini adalah jalan yang cukup bervariasi untuk dilewati,"ujar Gervinus Toni.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat, Sebastian Pandang mengatakan hingga Bulan Mei 2022, kunjungan wisatawan masih sepi, belum ada bookingan.

Wisatawan mancanegara belum masuk Indonesia.Sebelum adanya pandemi Covid-19, biasanya pada Bulan April seperti ini bookingan mulai ramai hingga Bulan Oktober setiap tahun.

"Sampai Bulan April ini masih sepi. Sebelum ada covid, di Bulan April biasanya sudah banyak bookingan. Kami bisa dapat orderan 10 sampai 12 kali trip dengan speed maupun kapal,” kata Sebas.

Baca Juga: Rumah Perlindungan Perempuan Dan Anak Buka Posko Pengaduan

Sementara,Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dandan Kebudayaan, Pius Baut menyampaikan hampir seluruh destinasi wisata di Manggarai Barat masih sepi.Obyek wisata yang dikunjungi oleh wisatawan rata-rata obyek wisata dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

Ian menyampaikan, destinasi pariwisata super premium Labuan Bajo masih sepi hingga Bulan Mei 2022 ini.Salah satunya dilihat dari bookingan para wisatawan yang masih rendah, tidak seperti tahun-tahun sebelum merebaknya Covid-19.

Dampak dari pandemi Covid-19 terhadap pariwisata super premium itu belum usai, lesunya kunjungan wisatawan masih terus terjadi.

"Pariwisata kita sekarang hancur-hancuran. Turis tidak datang karena takut corona. Pokoknya hancur leburlah, mau bilang apa," katanya.

Pius Baut menjelaskan, air terjun Cunca Rami merupakan kawasan wisata yang masih belum banyak dijamah pengunjung. Air terjun di kawasan ini juga sangat jernih dan bersih. Ditambah dengan hiasan pemandangan alam berupa hutan tropis dan pegunungan menjadikan suasana di tempat wisata ini begitu menentramkan.

Baca Juga: PMKRI dan Warga Geruduk Kantor Bupati Manggarai Barat, Tolak Tambang Pasir di Wae Cebong

Selain itu, udara di Cunca Rami ini juga sangat segar karena ada banyak pohon yang tumbuh di hutan tersebut.Daya tarik lainnya di kawasan wisata air terjun Cunca Rami adalah keindahan pelangi yang nampak di bawah air terjun. Pelangi tersebut merupakan hasil pantulan sinar matahari pada percikan air terjun.

Pengunjung dapat menyaksikan pemandangan langka ini hanya di Cunca Rami.Namun sayangnya pemandangan ini hanya terjadi pada saat-saat tertentu saja. Jadi bersiaplah untuk mengabadikan momen keberuntungan anda saat dapat menyaksikan pelangi di air terjun Cunca Rami,"ujar.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X