Kecamatan Kuwus Gali Potensi Wisata

- Selasa, 22 Februari 2022 | 17:08 WIB
Pengunjung Spot wisata Porong Tedeng di Desa Coal, Kecamatan Kuwus saat menikmati pemandangan alam di wilayah itu (victorynews.id/SATRIA)
Pengunjung Spot wisata Porong Tedeng di Desa Coal, Kecamatan Kuwus saat menikmati pemandangan alam di wilayah itu (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Pemerintah Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT terus menggali potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi objek wisata. Hal itu guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat desa.

Camat Kuwus, Gabriel Bagung, Selasa (22/2/2022) mengungkapkan, selain sektor pertanian, yang dapat dikembangkan di Kecamatan Kuwus yakni sektor pariwisata. Potensi pariwisata cukup banyak tersebar di sejumlah desa.

Ia mengatakan, banyak desa di Kecamatan Kuwus mempunyai potensi luar biasa dalam hal pariwisata berbasis alam. Namun, selama ini potensi tersebut belum diolah menjadi sebuah kekuatan karena minimnya kreativitas dan inovasi.

Baca Juga: Kasus COVID-19 di Kuwus Meningkat

Diantara potensi wisata yang dikembangkan, yakni, wisata alam Porong Tedeng di Desa Coal, Gua alam di Dwsa Lewur, Obyek wisata Watu Pengang di Desa Compang Suka dan air terjun Cunca Durang di Kelurahan Nantal.Keempat potensi itu yang menjadi sasaran pengembangan wisata di Kecamatan Kuwus.

Gabriel menginginkan seluruh desa mampu menggali potensi wisatanya agar bisa mendorong pengembangan wisata di Kabupaten Mabar tidak hanya di kawasan Taman Nasional Komodo tetapi di pengembangan potensi wisata di wilayah timur, utara dan tengah Kabupaten Mabar.

Ia menyebutkan, banyak desa yang sudah memunculkan potensinya. Seperti spot wisata Porong Tedeng di Desa Coal dan beberapa wisata lain.

Baca Juga: Puluhan Pelajar di Kecamatan Kuwus Positif Covid-19

Menurutnya, pihaknya terus berkoordinasi dengan kabupaten untuk mendorong warganya menciptakan desa wisata, serta memaksimalkan potensi di setiap desa.

Gabriel mengatakan, salah satu strategi pembangunan sistem tata kelola pariwisata adalah meningkatkan peran dan pengembangan desa dalam pariwisata.

Dirinya sudah berkeliling dan melihat  mulai dari wisata alam air terjun hingga wisata edukasi banyak desa yang memiliki potensi desa yang luar biasa seperti Desa Coal,Lewur dan Desa Compang Suka.

Baca Juga: Mahasiswa Minta Eksplorasi Panas Bumi di Wae Sano Dihentikan


"Dari atas puncak perbukitan Porong, wisstawan dapat menikmati secara gratis atmosfer Porong Tedeng sejauh mata memandang. Dari bukit Porong, wisatawan menikmati hamparan sawah yang menempel pada lereng-lereng bukit. Menikmati bentangan pemukiman warga sekitar di balik bukit,"ujar Gabriel.

Gabriel meminta seluruh pemerintah desa (pemdes) di kecamatan kuwus agar dapat mengembangkan setiap potensi wisata desa yang dimiliki.

“Kalau program atau rencana besar, tentunya saya lihat potensi wilayah disini kan banyak pertanian dan juga kawasan wisata. Saya sudah berkordinasi dengan semua lembaga pemerintah, termasuk pemdes supaya potensi yang ada disini dapat berkembang"ujarnya.

Baca Juga: Imigrasi Labuan Bajo Tangkap WNA Asal Filipina

Ketua DPRD Mabar, Martinus Mitar mendorong semua pihak di Kabupaten Mabar dapat menggali potensi desa masing-masing. Seperti menciptakan wisata baru misalnya. Baik wisata umum maupun wisata religi.

Ia mengatakan, yang tidak kalah penting adalah inovasi. Pengembangan Desa Wisata sangat dibutuhkan agar sesuai dengan perkembangan zaman.

“Tujuannya meningkatkan PAD desa dalam rangka menuju desa mandiri,” ujar Martin Mitar.***


Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Dermaga di Kawasan TNK Perlu Diperhatikan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:19 WIB

Wisatawan Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:58 WIB

10 Destinasi Wisata Yang Menarik di Labuan Bajo

Kamis, 2 Juni 2022 | 08:08 WIB

Obyek Wisata Cunca Rami Masih Sepi

Jumat, 20 Mei 2022 | 14:40 WIB

Investor Diingatkan Jangan Tutup Akes Publik

Senin, 2 Mei 2022 | 00:46 WIB

Sektor Pariwisata Manggarai Barat Perlu Ditata

Sabtu, 23 April 2022 | 12:37 WIB

Manggarai Barat Jadi Wisata Bahari Internasional

Jumat, 22 April 2022 | 13:36 WIB
X