35 Homestay Milik Masyarakat Lokal Sambut Wisatawan di Desa Liang Ndara Manggarai Barat

- Minggu, 30 Januari 2022 | 12:53 WIB
Anggota Sanggar Budaya di Desa Liang Ndara saat menunggu wisatawan untuk pertunjukan tarian Caci manggarai (Satria)
Anggota Sanggar Budaya di Desa Liang Ndara saat menunggu wisatawan untuk pertunjukan tarian Caci manggarai (Satria)

VICTORY NEWS,MANGGARAI BARAT- Desa Liang Ndara ,Kecamatan Mbeliling,Kabupaten Manggarai Barat,NTT dinobatkan sebagai salah satu desa wisata berkelanjutan di Indonesia bersama 16 desa wisata lainnya.

Masyarakat yang bermukim di bentang alam Gunung Mbeliling itu berlomba-lomba membagun homestay. Tercatat, 35 homestay milik masyarakat siap menyambut wisatawan yang berkunjung di Desa Liang Ndara Tahun 2022.

Kepala Desa Liang Ndara,Karolus Vitalis Ikun, Sabtu (29/1/2022) mengatakan masyarakat berkomitmen mengembangkan pariwisata di Desa Wisata Liang Ndara.Homestay milik masyarakat merupakan salah satu aspek penunjang yang harus  ada di desa wisata.

Baca Juga: Menparekraf Ajak UMKM Lokal di Labuan Bajo Jadi Lokomotif Kolaboratif

Menurut dia, rata-rata ada 30 wisatawan setiap hari mengunjungi Desa Wisata Liang Ndara untuk menonton atraksi budaya manggarai, sepeerti tarian caci. Wisatawan juga melihat langsung produksi kain tenun manggarai oleh masyarakat desa.

"Saat menginap di homestay, wisatawan akan diajak berbaur dengan masyarakat yang ada di Kampung Melo dan Cecer.Wisatawan menyaksikan tarian caci atraksi oleh Tiga sanggar budaya yang ada di Desa Liang Ndara,'' ujar Karolus.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Perhatikan Akses Jalan Menuju Istana Ular

Karolus menuturkan, saat berada di homestay, wisatawan juga dapat belajar masak makanan kuliner dan belajar tenun. Wisatawan juga dapat menikmati buah-buahan yang segar,seperti rambutan,durian dan salak langsung dari pohonya.

Menurutnya, selama ini kelompok sadar wisata Desa Liang Ndara melengkapi komponen penunjang wisata saat wisatawan menginap di homestay. Mereka dapat menjadi penutur cerita dan pemandu wisata.

"Homestay yang ada di Kampung Cecer dan Melo menjadi titik akomodasi dan tamu datang bukan sekadar menginap,'' tutur Karolus.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapal Wisata Diminta Harus Berasuransi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Masyarakat di Desa Wisata Harus Ditata

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:04 WIB

Desa Wisata Butuh Sentuhan Teknologi Informasi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Butuh Anggaran Besar Tata Pariwisata Manggarai Barat

Jumat, 30 September 2022 | 16:19 WIB

Liang Ndara Jadi Model Desa Wisata

Rabu, 28 September 2022 | 13:10 WIB

Desa Wisata Liang Ndara Maksimal Garap Potensi Wisata

Selasa, 27 September 2022 | 16:45 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Andalan Kecamatan Kuwus

Kamis, 22 September 2022 | 11:37 WIB

Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Jumat, 16 September 2022 | 11:47 WIB

Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Jumat, 16 September 2022 | 09:35 WIB

Batu Strowbery, Destinasi Wisata Favorit

Kamis, 15 September 2022 | 20:48 WIB

Wisman Mulai Ramai Kunjungi Labuan Bajo

Rabu, 14 September 2022 | 15:17 WIB
X