Bawaslu Manggarai Turun ke Kampung Ajak Masyarakat Ikut Pengawasan Partisipatif

- Senin, 5 Desember 2022 | 09:55 WIB
Komisioner Bawaslu Kabupaten Manggarai bersama Anggota Panwascam Langke Rembong foto bersama tokoh masyarakat Ruteng Pu'u Kelurahan Golo Dukal saat deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif dan Anti Politik Uang. (victorynews.id/SATRIA)
Komisioner Bawaslu Kabupaten Manggarai bersama Anggota Panwascam Langke Rembong foto bersama tokoh masyarakat Ruteng Pu'u Kelurahan Golo Dukal saat deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif dan Anti Politik Uang. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manggarai, NTT terus mengajak warga Kabupaten Manggarai menjadi lebih partisipatif dalam pengawasan saat pelaksanaan Pemilu 2024.

"Jumlah kami terbatas, sementara yang kami awasi sangat luas, oleh karena itu kami sangat butuh mata pengawasan dari masyarakat. Undang-undang mengharuskan kami untuk berkolaborasi dengan masyarakat melalui pengawasan partisipatif. Kita pastikan, diri kita terlibat penuh dalam Pemilu 2024," tegas Marselina Lorensiana, Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai, saat deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif dan Kampung Anti Politik Uang, Sabtu (3/12/2022) di Rumah adat Ruteng Pu,u, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong.

Marselina menegaskan, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi yang mengharuskan adanya kompetisi. Pemilu harus melibatkan semua orang untuk berpartisipasi.

Baca Juga: Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Ia mengatakan, jumlah pengawas pemilu tidak sebanding dengan obyek pengawasan yang begitu luas, oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat untuk terlibat penuh dalam Pemilu 2024 melalui pengawasan pertisipatif.

Bawaslu Kabupaten Manggarai terus melakukan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat semaksimal mungkin untuk berpartisipasi dalam pengawasan pada tahapan Pemilu 2024.
Tindakan nyata yang telah dilakukan Bawaslu Manggarai dengan membangun gerakan bersama masyarakat di desa dan kelurahan berupa sosialisasi untuk memahamkan masyarakat supaya ikut berpartisipasi, menekan praktik politik uang,"jelas Marselina.

Anggota Bawaslu Kabupaten Manggarai, Herybertus Harun pada keaempatan itu menyampaikan, tugas pengawas pemilu adalah memberikan pendidikan politik tentang Pemilu, mengawasi dan mencegah terjadinya dugaan pelanggaran Pemilu.

"Kerja kami adalah mengawasi penyelenggara Pemilu 2024, peserta pemilu dan masyarakat. Kami berharap masyarakat juga mengawasi kami, sebagai pengawas Pemilu. Kami sangat berharap, kerja kepengawasan di bantu oleh seluruh elemen masyarakat,"pungkasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Ekonomi Petani Desa Inerie, LPPM ITB Hibahkan Lemari Pengering Buah

Sementara, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Langke Rembong, Kristoforus Thaedus Jeo menjelaskan, deklarasi Kampung Pengawasan Partisipatif dan Anti Politik Uang di Kelurahan Golo Dukal merupakan wadah kolaborasi pengawas pemilu dan masyarakat. Masyarakat merupakan corong pengawasan partisipatif dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2024, dalam rangka mencegah terjadinya potensi dugaan pelanggaran.

Halaman:

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapolres Manggarai Barat dan Anak Buahnya Berdamai

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:32 WIB

Anggota PPS Harus Netral dan Objektif

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:03 WIB

507 PPS Dilantik, Diminta Langsung Tancap Gas

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

Sabtu, 21 Januari 2023 | 18:46 WIB

Masyarakat Diminta Siaga Potensi Bencana

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:18 WIB
X