Cegah DBD Puskesmas di Manggarai Barat Gencar Sosialisasi

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 19:44 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Tidak mau ada korban Demam Berdarah Dengue (DBD), di kota pariwisata seperti yang terjadi di tahun 2019 lalu, Dinas kesehatan Kabupaten Manggarai Barat melalui petugas Puskesmas di dua belas kecamatan di wilayah itu terus gencar melakukan sosialisasi pencegahan terhadap penyakit demam berdarah. 

Sosialisasi ini terutama di lakukan kepada para pelajar di seluruh pelosok desa. Para petugas medis di kecamatan dan desa melakukan penyuluhan di sekolah SD SMP dan SLTA. 

Seperti di kota Labuan Bajo ,asrama Santu Arnoldus dan Asrama milik susteran SSPs, ratusan siswa asrama serius ikut menerima penyampaian cara mencegah penyebaran nyamuk demam berdarah. 

Baca Juga: Keuskupan Ruteng dan Pemerintah Diskusi Masalah Penyakit Malaria

Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Paulus Mami, Selasa (4/10/2022) mengaku, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat  sebagai upaya pencegahan terhadap DBD.Dimana harapannya tahun 2022 tidak ada lagi masyarakat Manggarai Barat yang meninggal dunia akibat DBD.

Pada tahun lalu 2019 terdapat 300  orang terserang BD dan 7 di antaranya meninggal dunia.

"ini langkah pencegahan. Sehingga sosialisasi pencegahan dengan M3 plus dengan menguras bak air atau penampung air, menguburkan dan menutup tempat penampungan air sehingga tak ada jentik nyamuk,"kata Paul Mami.

Ia menyebut, tim penyuluhan kesehatan Puskesmas Labuan Bajo dan Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat bersama pemerintah kecamatan Komodo telah memberikan penyuluhan kesehatan, kepada ratusan siswa-siswi SLTP dan SLTA di Labuan Bajo.

Baca Juga: Destinasi Pariwisata Labuan Bajo Sudah Memiliki Branding

Paul Mami mengatakan, kegiatan penyuluhan DBD disetiap kecamatan dipimpin oleh kepala Puskesmas dimasing-masing wilayah  di Manggarai Barat. Harapannya masyarakat antusias mengikuti penyuluhan DBD dengan tujuan masyarakat mengetahui antisipasi DBD.

Puskesmas Labuan Bajo, Vinsensius Paul mengatakan, masalah DBD saat ini sedang menjadi masalah nasional dibeberapa daerah sudah dijadikan Kejadian Luar Biasa, karena banyaknya warga yang terjangkit  DBD.Manggarai Barat pada tahun 2019 lalu ,DBD menelan Korban jiwa dan berstatus Kejadian Luar Biasa.

Ia berharap, khususnya warga Labuan Bajo untuk  bersama-sama melakukan gotong royong menjaga lingkungan secara teratur, membersihkan saluran dan tidak mengantungkan pakaian sembarangan didalam rumah, itu tempat jadi tempat sarang nyamuk.

Baca Juga: Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

"Penyakit demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam , nyeri otot dan sendi, sedangkan yang parah menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah tiba-tiba dan bisa berujung kematian," kata Vinsensius.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Edi Endi: Pers Komponen Penting Memajukan Daerah 

Kamis, 9 Februari 2023 | 16:10 WIB

Lelang Puluhan Mobil Dinas, 17 Unit Tak Laku

Selasa, 7 Februari 2023 | 18:49 WIB

PKD Kecamatan Komodo Diminta Jaga Profesionalitas 

Senin, 6 Februari 2023 | 20:02 WIB

20 PKD Diminta Jaga Integritas

Senin, 6 Februari 2023 | 17:55 WIB

Terpopuler

X