Satuan Pol PP Sidak Tambang Galian C Wae Dongkong

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 11:44 WIB
Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah  Sat Pol PP Kabupaten Manggarai Barat, Amirula Abdullah Kuang saat mengecek area tambang PT. Wijaya Graha Prima di Wae Dongkong Desa Pantar Kecamatan Komodo. (victorynews.id/SATRIA)
Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah Sat Pol PP Kabupaten Manggarai Barat, Amirula Abdullah Kuang saat mengecek area tambang PT. Wijaya Graha Prima di Wae Dongkong Desa Pantar Kecamatan Komodo. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Manggarai Barat, melakukan sidak penambangan Galian C (Batu kali dan pasir) milik PT. Wijaya Graha Prima di Wae Dongkong, Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Rabu (5/10/2022) siang.

Sidak dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satuan Pol PP, Amirula Abdullah Kuang. Saat melakukan penyidakan, tampak sejumlah tenaga kerja sedang melakukan aktifikas penambangan. Tidak ada perlawanan saat aparat Pol PP masuk diarea penambangan Galian C Wae Dongkong.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah  Sat Pol PP Kabupaten Manggarai Barat, Amirula Abdullah Kuang mengatakan penambangan Galian C milik PT.Wijaya Graha Prima Wae Dongkong belum mengantongi izin resmi dari Dinas Pertambangan Propinsi NTT. Sehingga pihaknya meminta untuk hentikan sementara penambangan hingga PT. Wijaya Graha Prima mengantongi izin resmi.

Baca Juga: Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Ia mengatakan, sesuai aturan perundangan-undangan perusahan yang melakukan penambangan galian C wajib mengantongi izin resmi dari pemerintah. Bagi perusahan yang tidak mengantongi izin operasi, maka tugas pemerintah mengecek dan menghentikan sampai perusahan tersebut mengantongi izin.

PT.Wijaya Graha Prima tidak memberikan dokumen resmi saat pihaknya mengecek lokasi penambangan.

"Kita hentikan sementara sampai Perusahan itu  menunjunjukan surat izin resmi,"tegas Abdulah Kuang.

Dijelaskannya, sidak dilakukan untuk mengecek perusahan yang tidak mengantongi izin resmi. Apalagi aktifitas penambangan  PT. Wijaya Graha Prima dikeluhkan oleh sejumlah warga Pantar.

Baca Juga: Polisi Tangkap 8 Terduga Pelaku Penganiayaan di Water Front Labuan Bajo

Harapannya perusahan swasta  agar melakukan aktivitas galian C mengikuti Peraturan perundangan yang berlaku termasuk memperhatikan tampak terhadap lingkungan sekitar. Serta harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di desa.

"Jika  berapa hari kedepan masih pihak perusahan itu masih beraktifitas,kita akan surat ke Pemerintah Propinsi NTT untuk hentikan atau cabut penerbitan izin tambang tersebut,"ujarnya.

Sebelumya, Warga Desa Pantar,Yanto dan Arnoldus mengaku resah dengan aktivitas penambangan galian C milik PT. Wijaya Graha Prima di Wae Dongkong. Penambangan pasir dan batu tersebut disinyalir tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Baca Juga: Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Selain mengekploitasi batuan Sungai Wae Dongkong, PT. Wijaya Graha Prima juga mengoprasikan Pabrik Asphalt Mixing Plant (AMP) di sekitar sungai tersebut. Keruhnya air Sungai Wae Dongkong disebabkan bekas galian C yang ditimbulkan dari alat berat yang masuk ke aera sungai. Warga desa belum mendapatkan sosialisasi terkait adanya aktifitas tambang dari pihak penambang.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X