Ratusan Komestik dan Jamu Disita Balai POM Kabupaten Manggarai Barat

- Jumat, 30 September 2022 | 14:29 WIB
BalaI POM Mabar bersama Tim gabungan saat penyidakan barang dagangan dan makanan di Pasar TPI Kampung Ujung Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)
BalaI POM Mabar bersama Tim gabungan saat penyidakan barang dagangan dan makanan di Pasar TPI Kampung Ujung Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Ratusan jenis kosmetik dan jamu berbahaya yang tidak memiliki izin edar di sita petugas Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (30/9/2022) dari sejumlah pedagang di area TPI Kampung Ujung Labuan Bajo.  

Balai POM bersama tim gabungan melakukan penyidakan pada sejumlah mini market dan area pasarTPI Kampung Ujung di Kelurahan Labuan Bajo,Kecamatan Komodo sejak pukul 09.00 WITA hingga Pukul 15.00 Wita. Pendagang komestik dan Jamu illegal itu juga ikut diamankan di Balai POM Mabar untuk dimintai keterangan.

Penyidik Balai POM Mabar, Bernadus B Moroh mengatakan, penyidakan ini merupakan operasi gabungan dalam rangka pemberantasan prodak komestik illegal di Labuan Bajo. Penyidakan pada seluruh mini market dan pasar di Labuan Bajo berlangsung selama Dua hari yaitu 29-30 Sepetember 2022. Operasi hari pertama,tim gabungan berhasil mengamankan 94 jenis komestik dan 12 jamu illegal.

Baca Juga: Masyarakat Ndoso Keluhkan Masalah Pertanian

Ia mengatakan, 94 jenis komestik dan 12 jenis jamu itu merupakan  obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat. Serta  tidak memiliki izin edar resmi sehingga membahayakan penguna.Kosmetik dan jamu diamankan untuk proses selanjutnya.

Berdasarkan pengakuan para pedagang,jamu dan komestik illegal itu didatangkan dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Para pedagang komestik dan jamu illegal itu melanggar UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara denda Rp 1 miliar,’’ kata Bernadus.

Bernadus mengaku, sidak yang di lakukan ini, berawal dari banyaknya laporan warga Labuan Bajo serta maraknya kosmetik ilegal  yang beredar di berapa kecamatan pada berapa bulan terakhir. Sehingga berdasarkan laporan dan informasi masyarakat itu pihaknya bersama tim gabungan melakukan inspeksi mendadak dan hasilnya ratusan jenis kosmetik dan jamu  ditemukan tanpa izin edar dan illegal.

Baca Juga: Warga Keluhkan Kondisi Ruas Jalan Tiwu Riwung

Pedagang Jamu, Haji Sofian menuturkan dirinya berjualan jamu sejak tahun 2018 lalu. Jamu dibeli dari pedagang yang berada di Makassar,Sulawesi Selatan. Rata-rata Jamu illegal itu dibeli oleh masyarakat yang berada di Pulau kecil yang ada di Perairan Labuan Bajo. Setiap harinya dirinya hanya mendapat keuntungan Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu dari jual Jamu tersebut.

Ia mengaku, menjual jamu hanya pekerjaan sampingan sembari menjual pakian di Pasar TPI Kampung Ujung Labuan Bajo. Dirinya berjanji tidak akan melakukan aktifitas menjual jamu lagi karena jamunya telah disita oleh Balai POM. Dirinya juga tidak mengetahui jika Jamu yang dijualnya selama ini adalah jamu illegal dan tidak memiliki izin edar.

Baca Juga: Iriana Joko Widodo Tanam Pohon Kesambi di Kawasan TNK

“Jamu saya beli dari Makassar,saya tidak tahu kalau jamu itu illegal.Kami hanya untuk Rp 50 Ribu dan Rp 100 Ribu setiap hari jika ramai pembeli.Rata-rata pembeli masyarakat dari pulau,’’ tutur Haji  Sofian.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X