Warga Datangi  DPRD Manggarai Barat Bahas Masalah Rastra Desa Golo Koli

- Rabu, 28 September 2022 | 18:17 WIB
Warga Desa Golo Koli Kecamatan Ndoso saat bertemu pimpinan DPRD Manggarai Barat di kantor DPRD. (victorynews.id/SATRIA)
Warga Desa Golo Koli Kecamatan Ndoso saat bertemu pimpinan DPRD Manggarai Barat di kantor DPRD. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Anton Cangkang, Konradus Jehadut dan Alo Wandor, Warga Desa Golo Koli, Kecamatan Ndoso mendatangi kantor DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (28/9/2022) siang.

Tiga warga itu datang menemui pimpinan DPRD untuk memberitahukan permasalah Beras untuk Keluarga Sejahtera (Rastra) didesanya. Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD, Marthen Mitar dan sejumlah anggota DPRD asal Kecamatan Ndoso.

Anton Cangkang, perwakilan dari warga Desa Golo Koli menyampaikan, berbagai permasalahan Rastra di Desa Golo Koli. Berbagai masalah itu yakni, jatah Rastra untuk  Desa Golo Koli belum disalurkan oleh Bulog Labuan Bajo.Padahal uang sudah dikumpulkan penerima Rastra  sejak Juni 2022 lalu.

Baca Juga: Pemerintah Beri Kepastian Kenyamanan Bagi Wisatawan di Labuan Bajo

Adanya pungutan tambahan sebesar Rp 200/Kg Rastra yang dilakukan oleh Kepala Desa Golo Koli. Sehingga jumlah total biaya Rastra sebesar Rp 2.000/Kg.  Padahal,sesuai aturan seharusnya dipungut sebesar Rp 1.800/kg.

Selain itu, sebanyak 20 penerima rastra di desa Golo Koli telah dicoret dan tidak akomodir pada daftar penerima Rastra tahun 2022.Padahal 20 penerima itu sudah menyerahkan uang untuk biaya Rastra itu. Serta tidak adanya sosialisasi dari Pemerintah Desa (Pemdes) Golo Koli terkait dicoretnya 20 penerima rastra itu.

“20 orang dicoret dari penerima Rastra tahun 2017.Terus ada 35 orang penerima Rastra yang baru.Kami sudah kumpul uang kenapa kami diganti oleh orang baru,’’ tutur Anton.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Serius Perhatikan Kualitas Proyek Infrastruktur

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Marthen Mitar mengatakan, dirinya akan menghubungi Kepala Bagian Ekonomi Setda Manggarai Barat agar segera menyampaikan kepada Bulog Labuan Bajo agar segera menyalurkan Rastra untuk Desa Golo Koli.

Ia juga berjanji, akan memanggil Kepala Desa Golo Koli untuk meminta penjelasan terkait apa yang dituduhkan oleh warganya.

Terpisah, Kepala Desa Golo Koli, Kanisius Aloysius mengaku, pihaknya telah mengembalikan uang Rastra yang telah dibayar oleh 20 penerima rastra yang tidak akomodir dalam daftar penerima rastra 2022.

Menurutnya, 20 penerima rastra itu tidak masuk lagi dalam daftar penerima Rastra 2022 yang baru berdasarkan data dari Pemerintah pusat,bukan berdasarkan kemaun kepala desa sendiri. Hal yang sama juga terkait daftar 35 penerima Rastra yang baru, bahwa data penerima rastra yang baru didata oleh Pemerintah pusat.

Baca Juga: Werbsite Humas Pemkab Manggarai Barat Harus Eksis

Terkait belum disalurkan beras itu, Kanisius mengaku, penyaluran beras Rastra bukan kewenangan Pemdes Golo Koli melainkan kewenangan pihak Bulog Labuan Bajo. Sehingga dirinya tidak mengetahui alasan pihak Bulog belum menyalurkan Rastra untuk Desa Golo Koli.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X