Macang Pacar Dapat Proyek Puskesmas Pariwisata

- Sabtu, 17 September 2022 | 17:20 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami. (victorynews.id/SATRIA)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Warga Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai  Barat kali ini mendapat ketibaan rejeki dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada tahun ini. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat gelontorkan anggaran senilai lebih dari 12 Miliar rupiah,untuk pembangunan satu unit puskesamas pariwisata lengkap dengan fasilitas pendukung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat Paulus Mami, Sabtu (17/9/2022) menjelaskan, penempatan fasilitas kesehatan seperti puskesmas pariwisata di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan hanya ada di daerah perbatasan seperti di kabupaten kepulauan Mentawai Sumatera Barat yang pada 2019 lalu mendapat bantuan 12 unit puskesmas pariwisata.

“Seperti diketahui di beberapa puskesmas pariwisata di Indonesia,rata-rata pemerintah ingin agar ada image bahwa berobat ke puskesmas seakan-akan sedang berwisata,mungkin seperti itu maksud dari dibangunnya puskesmas pariwisata itu," jelasnya.

Baca Juga: Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Ia menjelaskan, selain kelas bangunan serta kelengkapan fasilitas kesehatan yang lebih dari puskesmas yang lain, di kawasan tersebut juga akan ada area permainan anak serta lapangan olahraga untuk senam misalnya.

Sesuai keinginan pemerintah pusat, puskesmas pariwisata kali ini sekaligus menjadi pilot project untuk tempat lain. Intinya masyarakat Rego dan sekitarnya hingga Bari masih dapat menikmati layanan puskesmas pariwisata itu lengkap dengan alat kesehatan yang memadai.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi melalui pesan singkat kepada media ini mengatakan, pihak pemerintah kabupaten Manggarai Barat sebelumnya sudah mengajukan lokasi di kawasan Wersawe Cunca Wulang akan tetapi berdasarkan hasil survey tim pemerintah pusat menetapkan Rego Kecamatan Macang Pacar sebagai pilot project pembangunan puskesmas pariwisata tersebut.

Baca Juga: Kantor Camat Kuwus Barat Belum Dibangun

“Inilah yang harus kita perlu cermati, bahwa kita boleh merencanakan tetapi pemerintah pusat sebagai pemilik program dan anggaran berkehendak lain. Kita terima saja asalkan asset fasilitas kesehatan seluruhnya itu jadi milik pemerintah dan rakyat Manggarai Barat,"tegasnya.

Ia mengatakan, tidak serta merta apa yang diusulkan oleh Pemerintah daerah selalu dikabulkan oleh pemerintah pusat.Hal tersebut bisa dijadikan perbandingan soal pembangunan dermaga di Rangko dan Bari yang masih terus diperdebatkan

“Terkait keinginan pemerintah daerah untuk membangun pelabuhan export impor tata niaga Flores di Bari itu sudah kita buat surat permohonan ke Menteri Perhubungan. Sedangkan di Rangko sendiri itu kita juga sudah bicarakan dengan pak menteri untuk dermaga pariwisata premium," kata Edi Endi.

Baca Juga: Pembangunan Jalan Dan Jembatan Jadi Prioritas

Ia menambahkan, saat ini pihaknya sedang bekerja keras mengejar moment dan waktu agar apa yang sudah menjadi niat baik pemerintah pusat untuk Manggarai Barat ini tidak beralih ke daerah lain.

“Betul betul kita kejar waktu atau momentum. Jangan sampai menolak maksud baik pemerintah pusat, akhirnya dipindahkan ke tempat lain,"tutup Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X