Warga Minta Bangun Terminal Dalam Kota Labuan Bajo

- Jumat, 16 September 2022 | 09:55 WIB
Kendaraan angkutan umum parkir di pintu keluar Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo- Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)
Kendaraan angkutan umum parkir di pintu keluar Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo- Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Sejumlah warga Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai  Barat mengeluhkan tidak adanya fasilitas terminal angkutan umum di dalam kota Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Sehingga sejumlah titik ruas jalan menjadi tempat parkir liar bagi kendaraan angkutan umum di Labuan Bajo.

Sejak kabupaten Mabar menjadi daerah otonom pada 2003, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai  Barat belum menyediakan tempat untuk dijadikan terminal untuk angkutan roda empat dan roda Dua di dalam kota Labuan Bajo.

Warga Wae Mata, Desa Gorontalo,Albinus Suharjo, Jumat (16/9/2022)  mengatakan, Labuan Bajo seharusnya sudah memiliki terminal didalam kota. Pasalnya jumlah kendaraan angkutan umum di Labuan Bajo saat ini sangat banyak.

Ditemukan pada sejumlah titik seperti di depan Bandara Udara Komodo dijadikan terminal bayangan. Tentu terminal bayangan tersebut menganggu arus lalulintas kendaraan.

Baca Juga: Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

Ia mengatakan, akibat tidak adanya terminal angkutan umum di Kota Labuan Bajo, para pengendara angkutan umum pun menciptakan sejumlah terminal bayangan. Salah satunya terminal liar untuk travel di pertigaan simpang Pede,Simpang Wae Mata dan depan Bandara Udara Komodo.

Albinus menjelaskan, pertumbuhan kendaraan angkutan umum, angkutan barang, dan angkutan orang pribadi dari luar dan menuju Labuan Bajo terus meningkat seiring meningkatnya ekonomi dan infrastruktur jalan. Namun di sisi lain persoalan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan seperti kemacetan, menaikkan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan, parkir kendaraan tidak pada tempatnya.Sehinga  menjadi perhatian serius pemerintah.

Menurut Albinus, keberadaan terminal liar pada sejumlah titik iti di Labuan Bajo selain memicu kemacetan dalam kota, juga membuat pemandangan tidak elok karena angkutan travel tersebut berparkir sembarangan tempat.

Baca Juga: Anggota DPRD Desak Pemkab Manggarai Barat Tegakan Perda Pariwisata

Sebagai kota yang ramai dikunjungi oleh wisatawan, maka sangat diperlukan penataan kota yang menarik dan bebas dari parkiran kendaraan angkutan umum disembarang tempat.

Warga Kelurahan Labuan Bajo, Ismawan Haris mengatakan, sedikitnya saat ini ada ratusan kendaraan yang parkir tidak teratur di Labuan Bajo terutama di Jalan Sukarno-Hatta. Jalur itu merupakan jalur usaha biro pariwisata berupaka agen perjalanan wisata,hotel dan restauran.Dengan kondisi itu sering terjadi kemacetan di kawasn pusat perdagangan dan informasi wisata itu.

Ia mengatakan, setiap tahun jumlah kendaraan di Labuan Bajo terus meningkat sehingga jika tidak diantisipasi secara dini akan menimbulkan kekacauan lalu lintas di kota wisata di kemudian hari.Instasi Pemkab Manggarai Barat yang berurusan dengan jalan rara harus serius menyelesaikan masalah parkir liar ini.

Jika tidak diurus maka akan terus menerus kota Labuan Bajo akan dinilai buruk oleh pihak luar yang mengunjungi Kota Labuan Bajo.

Baca Juga: Forum Peduli Pariwisata Dorong Pemkab Manggarai Barat Tertibkan Pemandu Wisata Ilegal

Anggota DPRD Manggarai Barat,Pius Daru mengaku, pihaknya di kantor dewan sudah berkali-kali menyampaikan masalah terminal dalam kota dan masalah terminal di Nggorang yang tidak di manfaatkan sejak berapa tahun lalu dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Namun,hingga saat ini instasi itu belum serius menyelesaikan keluhan masyarakat Mabar itu.

Pemkab Manggarai Barat dinilai tidak serius mengurus kendaraan angkutan umum yang parkir liar didalam Kota Labuan Bajo.

Pius Daru meminta, Pemkab Manggarai Barat melalui Dishub agar membangun terminal bagi kendaraan dan penumpang dari wilayah Selatan dan Utara Labuan Bajo yang hendak ke Labuan Bajo.Arus kendaraan dari Dua wilayah itu cukup tinggi. Sehingga membutuhkan terminal kota.

Baca Juga: Dewan Minta Pemkab Manggarai Barat Tertibkan Pedagang Liar

"Tidak salah kalau penumpang parkir di pinggir jalan dan semrawut karena tidak ada terminal, kami mohon Kadishub untuk sampaikan kepada Bapak Bupati Manggarai Barat,’’ ungkap Pius Daru.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X