Dua Anggota Satpol PP di Tempatkan di TPI Kampung Ujung

- Kamis, 15 September 2022 | 17:19 WIB
Buah pisang dan sayur milik sejumlah pedagang di TPI Kampung Ujumg diamankan oleh Sat Pol PP Manggarai Barat di Kantor Sat Pol PP Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)
Buah pisang dan sayur milik sejumlah pedagang di TPI Kampung Ujumg diamankan oleh Sat Pol PP Manggarai Barat di Kantor Sat Pol PP Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Manggarai Barat menempatkan Dua anggota Satuan Pol PP untuk menertibkan pedagang liar yang masih berjualan pada ruas jalan masuk di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kampung Ujung,Kelurahan Labuan Bajo,Kecamatan Komodo.

Kepala Satuan Pol PP Kabupaten Manggarai Barat, Stefanus Salut, Kamis (15/9/2022) mengatakan, berapa bulan teakhir para pedagang sayur mulai masuk ke TPI Kampung Ujung. Padahal TPI Kampung Ujung merupakan tempat khusus untuk jual beli ikan.

Agar tidak terjadi keributan dan kemacetan pada jalan masuk ke TPI, pihaknya akan menempatkan dua personil Satuan Pol PP di TPI Kampung Ujung.

Ia menyarankan, kepada pedagang sayur untuk menjual sayur dan buah di Pasar Rakyat Batu Cermin dan Pasar Baru Labuan Bajo.Dua unit pasar itu dapat dimanfaatkan oleh pedagang untuk berjualan sayur dan buah. Sementara, lapak di TPI Kampung Ujung hanya dapat dipergunakan untuk menjual ikan kering dan mentah.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Perbaik Akses Menuju Obyak Wisata

Stef Salut mengaku, pihaknya nanti akan menertibkan para penjual ikan yang berjualan ikan pada ruas jalan masuk ke TPI.Dirinya mengharapkan para pedagang ikan untuk tidak menjual ikan pada badan jalan.Keberadaan pedangang ikan yang menjual ikan di jalan masuk TPI menyebabkan kemacetan.

"Kami menempatkan Satuan Pol PP di TPI karena semakin hari,semakin banyak penjual buah-buahan dan sayur yang berjualan di TPI yang kemudian menghasilkan sampah yang banyak," ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini Sat Pol PP Manggarai Barat gencar melakukan penertiban penjual buah dan sayur di area TPI Kampung Ujung. Para penjual buah dan sayur di TPI Kampung Ujung ditertibkan karena TPI bukan tempat bagi penjual buah dan sayur tetapi tempat penjual ikan.Akibat banyaknya penjual buah dan sayuran di TPI, jalan menjadi macet dan banyaknya sampah yang berserakan.

Selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan sudah mengeluarkan surat terkait adanya larangan tidak boleh melakukan aktifitas jual beli di sayur dan buah-buahan di area TPI Kampung Ujung. ‎Sehingga,untuk mengantisipasi masuk kembalinya para pedangan buah dan sayur di TPI,Sat Pol PP menempatkan Dua anggotanya untuk berjaga-jaga.

Baca Juga: Fraksi NasDem DPRD Manggarai Barat Bagi Buku Bacaan

"Penempatan dua anggota Sat Pol PP mulai minggu ini. Dua anggota Pol PP di tarik sampai tidak ada penjual buah dan sayur di TPI Kampung Ujung" jelasnya.

Stef Salut menambahkan, ‎penertiban para penjual sayur dan buah di TPI Kampung Ujung juga bertujuan mendukung Labuan Bajo sebagai Kota pariwisata dan upaya menjaga kebersihan di Kota Labuan Bajo.

Keberadaan penjual sayur dan buah-buahan di TPI menghasilkan sampah yang banyak dan jalan macet karena penjual buah-buah,rata-rata berjualan di pinggir jalan umum.

Keputusan Pemkab Manggarai Barat melarang penjual buah dan sayur berjualan di TPI. Para penjual buah dan sayur harus kembali ke tempatnya di Pasar Baru dan pasar Batu Cermin" jelasnya.

Penjual sayur dan buah, Sarinah Hastia yang di kantor Sat Pol PP Manggarai Barat mengatakan, dirinya merasa kecewa dengan pihak Satuan Pol PP yang mengangkut barang dagangannya dari TPI Kampung Ujung,Labuan Bajo.

Baca Juga: Dinsos Siapkan 90 Ton Beras Untuk Korban Bencana Alam

Dirinya beralasan, berjualan di TPI karena lapaknya di Pasar Batu Cermin di gusur dan sebagian pasar juga telah dikuasi oleh pedagang-pedagang dari Kabupaten Ngada.

"Kasian kami pak, kami selama ini jual di Pasar Batu Cermin. Lapak kami di gusur,pasar dikuasi oleh orang Bajawa semua. Kami terpaksa berj‎ualan di TPI,karena satu-satunya tempat yang masih laris," Ujar Sarinah.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X