Pemilik Hotel dan Restoran Diminta Gunakan Aplikasi APOA

- Selasa, 13 September 2022 | 15:08 WIB
Sosialisasi aplikasi APOA di kantor dihadapan pimpinan SKPD dan  Imigrasi Kelas III Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)
Sosialisasi aplikasi APOA di kantor dihadapan pimpinan SKPD dan Imigrasi Kelas III Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Bagi pemilik hotel, penginapan, restoran, kantor selam, atau pengusaha yang mempekerjakan orang asing di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat harus melaporkan kepada kantor Imigrasi Labuan Bajo.Untuk mempermudah pelaporan asing, pihak hotel,restoran dan kantor selam dapat mengunakan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA).

Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian,Imigrasi Kelas  III Labuan Bajo,Adi M. Rasyid saat melakukan sosialisasi Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online dan Aplikasi Pelaporan Orang Asing, Selasa (13/9/2022) mengatakan, sebelum adanya aplikasi APOA,salah satu hal yang merepotkan adalah melaporkan keberadaan orang asing tersebut.Dengan adanya aplikasi APOA,pemilik  hotel, restoran kantor selamdi Labuan Bajo  dapat melaporkan keberadaan orang asing melalui aplikasi tanpa harus datang ke kantor Imigrasi.

Ia mengatakan, APOA  diluncurkan tahun 2015 lalu untuk mempermudah melakukan deteksi tentang keberadaan orang asing di Kabupaten Manggarai  Barat. Dengan APOA, data yang didapat bisa real time dan valid.

Baca Juga: BBM Naik, Nelayan di Kecamatan Komodo Beli Solar Rp 15 Ribu per Liter

Dari situ nantinya akan bisa dibuat peta data orang asing sebagai bahan pengawasan. Sosialisasi ini dilakukan yang kedua kalinya setelah tahun 2020 lalu. Sosialisasi sangat penting karena masih belum banyak yang tahu tentang ini. Sehingga  dalam sosialisasi ini pihaknya mengundang pihak-pihak yang berhubungan dengan keberadaan orang asing,"jelas Rasyid.

“Dengan pelaporan orang asing melalui aplikasi APOA membuat hal  menjadi lebih mudah. APOA adalah sebuah aplikasi yang ada di dalam situs imigrasi. Dalam aplikasi itu, terdapat form mengenai orang asing yang dapat diisi dan dikirimkan secara online ke imigrasi sebagai bentuk laporan,’’ tutur Rasyid.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Labuan Bajo, Jaya Mahendra mengatakan, aplikasian APOA memang masih belum dietahui oleh seluruh masyarakat Labuan Bajo. Sejumlah hotel telah mengunakan aplikasi APOA sejak tahun 2018 lalu. Dibutuhkan lebih banyak sosialisasi agar APOA bisa diterapkan oleh para pengusaha atau hotel yang kedatangan dengan orang asing.

"Sosialisasi melalui media juga perlu agar aplikasi yang memudahkan kami dan yang kedatangan orang asing bisa diketahui lebih luas," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Antisipasi Kemacetan

Ia menjelaskan, sistem APOA ini dikembangkan yang merupakan satu Quick Wins dari Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun 2015 lalu.Serta salah satu tools penunjang kegiatan pengawasan keimigrasian yang ditujukan untuk mempercepat pelaporan maupun pengawasan keberadaan, kegiatan orang asing di wilayah kerja kantor imigrasi , hanya dengan membuka website Imigrasi.

"Melalui sosialisasi pada hari ini, maksud dan tujuan yang akan dicapai adalah agar para pelaku bisnis, pemilik atau pengurus tempat penginapan lebih mudah dan efisien dalam melaporkan orang asing secara online” kata Mahahendra.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapolres Manggarai Barat dan Anak Buahnya Berdamai

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:32 WIB

Anggota PPS Harus Netral dan Objektif

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:03 WIB

507 PPS Dilantik, Diminta Langsung Tancap Gas

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

Sabtu, 21 Januari 2023 | 18:46 WIB

Masyarakat Diminta Siaga Potensi Bencana

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:18 WIB
X