KUPP Kelas II Labuan Bajo kumpul sampah

- Selasa, 13 September 2022 | 09:36 WIB
Petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo saat membersihkan sampah di Kampung Ujung Labuan Bajo (vicrorynews.id/SATRIA)
Petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Labuan Bajo saat membersihkan sampah di Kampung Ujung Labuan Bajo (vicrorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Kementerian Perhubungan RI melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Labuan Bajo bersama  Instansi lainnya seperti KP3 laut, Lanal, Koramil, Kecamatan, Kelurahan serta PT. ASDP, PT. PELNI, Operator Kapal Wisata, Keagenan Kapal, CV Ucis dan Masyarakat  melakukan gerakan bersih laut dan pantai di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (13/9/2022) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut hari perhubungan nasional yang setiap tahun jatuh pada pertengahan september ini, berhasil mengumpulkan sampah sebanyak kurang lebih 950 Kg atau 3 truk sampah.

Kepala Kantor UPP Kelas II Labuan Bajo, Hasan Sadili mengatakan, kegiatan itu merupakan gerakan bersih laut dan pantai di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional tahun ini.Gerakan yang dilatarbelakangi oleh adanya fakta bahwa Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia, menjadikan kegiatan bersih laut dan pantai ini dilakukan serentak di seluruh pelabuhan di Indonesia.

Baca Juga: Yayasan LeViCo Sumbang Material Bangunan Mesjid Papagarang

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun, dengan sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut dan berbahaya bagi keberlangsungan ekosistem di laut.

Oleh karena itu, pemerintah menargetkan pengurangan sampah di laut hingga 70 persen pada tahun 2025 agar mengurangi dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan laut dan pantai.

Hasan Sadili menyampaikan, apresiasi kepada operator kapal dan pengusaha kapal wisata yang telah bersemangat dalam kegiatan bersih-bersih laut dan pantai hari ini.

"Semagat dari stekholder maupun masyarakat cukup tinggi dalam kegiatan bersih laut dan pantai ini. Saya mengapreasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan bersih-bersih ini." jelas Hasan Sadili.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Labuan Bajo untuk tidak membuang sampah ke laut. Selain itu, dia mengingatkan kepada para operator kapal dan pengusaha kapal wisata untuk tidak membuang sampah ke laut.

Baca Juga: Bupati Manggarai Barat Minta Kades Gunakan Dana Desa Untuk Pemberdayaan Ekonomi

"Harapannya agar Labuan Bajo bersih dari sampah, hal ini untuk meningnkatkan kunjungan wisata ke Labuan Bajo. Mohon kepada operator kapal atau pengusaha kapal wisata untuk menjaga laut kita dengan membuang sampah pada tempatnya, jangan sembarangan, dan jangan buang sampah ke laut." ujar Hasan Sadili.

Terpisah,Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng mengatakan, Labuan Bajo memproduksi sampah 12,8 ton per hari. Dirinya meminta seluruh elemen di Labuan Bajo untuk menekan produksi sampah.

Ia menyampaikan, fokus utama permasalahan sampah di Labuan Bajo yakni, pantai dan jalan reklamasi. Sampah masih dibuang sembarangan oleh warga dan pelaku usaha yang berdomisili di sekitaran lokasi itu. 

"Orang datang ke Labuan Bajo karena keindahan, jadi jangan dikotori. Jika melihat sampah di jalan, harap dipungut. Jangan menunggu pemerintah yang turun tangan," ujarnya.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapolres Manggarai Barat dan Anak Buahnya Berdamai

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:32 WIB

Anggota PPS Harus Netral dan Objektif

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:03 WIB

507 PPS Dilantik, Diminta Langsung Tancap Gas

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

Sabtu, 21 Januari 2023 | 18:46 WIB

Masyarakat Diminta Siaga Potensi Bencana

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:18 WIB
X