BPOM Manggarai Barat Temukan Barang Kedaluarsa

- Minggu, 11 September 2022 | 17:50 WIB
Petugas BPOM Labuan Bajo sedang menyita makanan dan minuman yang kedaluarsa di Toko Murah Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)
Petugas BPOM Labuan Bajo sedang menyita makanan dan minuman yang kedaluarsa di Toko Murah Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten  Manggarai  Barat melakukan sidak ke lokasi penjualan barang Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (10/9/2022) siang.

Sidak dilakukan bersama Dinas kesehatan,Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) dan Polres Manggarai Barat. Sidak makanan dan minuman ini dilakukan oleh Dua tim dengan menyisir sejumlah pusat perbelanjaan di Labuan Bajo.

Dalam operasi itu, BPOM Kabupaten Manggarai  Barat menemukan sejumlah bahan makanan dan minuman kadaluarsa  di Toko Murah Labuan Bajo.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diingatkan Lakukan Pendampingan Desa Wisata

Adapun  produk yang ditemukan kadaluarsa di Toko Murah, yakni susu Hilo,Biskuit Crispy Crackers,Qtela Tempe,bakmi Ayam Tasty,Supermie Sedap,minuman cocacola,minuman orange water,kurnia jely,bumbu Saori,koko krak dan susu kotak milk yang kadaluarsa sejak tahun 2020 lalu.

Penyidik BPOM Kabupaten Manggarai Barat, Andirusmin Nuryadin mengatakan, makanan dan minuman yang kedaluarsa akan disita dan dimusnakan. Serta pemilik Toko Murah akan diminta keterangan dalam waktu dekat.

Jika memungkinkan perbuatan pemilik Toko Murah dengan sengaja menjual barang kedaluarsa maka akan di proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Makanan dan minuman yang kedaluarsa rata-rata kedaluarsa sejak 2018 dan sebagian kemasan sudah rusak dan tidak layak dijual,"ujar Nuryadin.

Baca Juga: Pakaian Adat Manggarai Barat Resmi Jadi Pakian Dinas

Ia mengatakan, operasi sidak makanan dan minuman dilakukan dalam sepekan.Hal itu bertujuan untuk menertibkan peredaran makanan dan minuman yang sudah kedaluarsa di Labuan Bajo.

Nuryadin mengatakan, peredaran makanan dan minuman kedaluarsa di Labuan Bajo cukup tinggi. Hal tersebut akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Melalui penertiban barang kedaluarsa tersebut diharapkan,pemilik toko dan minimarket di Labuan Bajo dan sekitarnya tidak lagi mengunakan makanan dan minuman yang kedaluarsa.

Pemilik Toko Murah, Darlin Nyong mengaku, dirinya tidak mengetahui jika makanan dan minuman yang dijual telah kedaluarsa. Padahal dirinya telah menyampailan berkali-kali kepada stafnya  agar makanan dan minuman yang kedaluarsa tidak boleh dijual.

"Makanan dan Minuman itu sudah kita sampaikan kepada staf kita di Toko agar barang yang kedaluarsa jangan dijual. Selama ini kita sudah buang makanan dan minuman kedaluarsa,"tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Sambut Baik Investor Pengolahan Sampah

Ia mengaku, selama ini barang yang kedaluarsa yang berada di Toko Murah dibakar. Hal itu bertujuan agar makanan dan minuman yang dijual tidak kedaluarsa. Sehingga dirinya merasa kaget ketika dirinya melihat makanan dan minuman yang dijual telah kedaluarda.

Sedangkan terkait sejumlah kemasan susu kaleng yang rusak,Darlin mengaku hal tersebut disebabkan saat pengangkutan dari Gudang ke Toko Murah, stafnya tidak mengurus dengan baik.Sehingga tampak sejumlah botol susu yang rusak. Dirinya berjanji tidak akan menjual makanan dan minuman kedaluarsa.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kapolres Manggarai Barat dan Anak Buahnya Berdamai

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:32 WIB

Anggota PPS Harus Netral dan Objektif

Rabu, 25 Januari 2023 | 14:03 WIB

507 PPS Dilantik, Diminta Langsung Tancap Gas

Selasa, 24 Januari 2023 | 10:24 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo

Sabtu, 21 Januari 2023 | 18:46 WIB

Masyarakat Diminta Siaga Potensi Bencana

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:18 WIB
X