Paroki Datak Galakan Program Paroki Lautan Jagung

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 22:08 WIB
Tanaman Jagung secara Simbolis program Paroki Datak Paroki Lautan Jagung (victorynews.id/SATRIA)
Tanaman Jagung secara Simbolis program Paroki Datak Paroki Lautan Jagung (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Paroki Datak,Keuskupan Ruteng di  Kecamatan Welak Manggarai Barat, membuat gebrakan program paroki lautan jagung.Program itu bertujuan untuk peningkatan ekonomi umat atau masyarakat di Kecamatan Welak.

Dalam menjalankan program tersebut, paroki yang berada dalam wilayah Keuskupan Ruteng tersebut bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP).

Pastor Paroki Datak,Romo Beny Jaya,Pr, Rabu (17/8/2022) mengatakan, program Paroki Datak Paroki Lautan Jagung dilaksanakan lantaran wilayah Kecamatan Welak sangat menjanjikan untuk tanaman jagung. Selama ini masyarakat di Kecamatan Welak sudah mulai mengelola tanaman jagung,namun belum menjanjikan keuntungan.

Hal itu disebabkan model pengelolahan tanaman jagung masih secara tradiosnal.Serta jagung hanya untuk kebutuhan pribadi,bukan untuk dipasarkan.

Baca Juga: ASDP Ajak Masyarakat Labuan Bajo jaga Kebersihan 

Ia mengaku, potensi daerah Kecamatan Welak untuk tanaman jagung sangat menjanjikan.Seperti banyak lahan tidur dan sedikit lahan yang belum dioptimal, habis panen lepas, tunggu musim tanam berikut baru diolahlagi.

"Kendala dari program Paroki Lautan Jagung, sesuai pengalaman selama ini, antara lain kesulitan air dan banyak ternak yang berkeliaran bebas," katanya.

Romo Beny Jaya mengaku, agar Program Paroki Datak Paroki Lautan Jagung sukses dirinya meminta kerja sama dan dukungan semua pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan DPRD, di antaranya untuk mengatasi kesulitan air, dan benih atau bibit jagung serta lain-lain.

Pihaknya sanggup menyediakan lahan 1.000 Hektar Area (Ha) untuk pengembangan jagung di paroki tersebut, termasuk di Lengkong Lompong seluas kurang lebih 8 ha dan lokasi-lokasi lain di wilayah Paroki Datak.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi menyambut baik inisiatif gerakan melalui program Pastor Paroki Datak bersama umat setempat. Pasalnya program lautan jagung itu bertujuan demi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Pempus Dukung Pengelolaan Sampah

Program Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur seperti Program Tanam Jagung Panen Sapi sasaran akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia meminta, masyarakat di Kecamatan Welak  agar bekerja serius supaya mendapatkn hasil jagung yang baik dan maksimal. Segala kendala diselesaikan bertahap, termasuk masalah air, ternak, jalan menuju sentra-sentra produksi dan lain-lain.

"Ternak yang makan jagung di kebun bisa ditembak mati.Kita sudah sampaikan berkali-kali kepada peternak agar ternak dikandang," katanya.

Ia mendukung program produksi massal jagung dari Pemerintah maupun dari Paroki Datak karena semua bermuara pada kesejahteraan masyarakat.Dirinya mengajak masyarakat Kecamatan Welak untuk  kandangkan atau ikat semua hewan piaraannya.

Baca Juga: Utang Pelanggan Air Minum Bersih  Capai Rp 2 Miliar Lebih

"Kalau ada sapi atau kerbau yang masuk kebun dan makan jagung dan lain-lain jangan ditembak karena berhadapan dengan Hak Asasi Manusia (HAM).Ternak yang lepas harus diikat dan tidak boleh dibiarkan liar," kata Edi Endi.***


Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X