ASDP Ajak Masyarakat Labuan Bajo jaga Kebersihan 

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:56 WIB
Masyarakat Labuan Bajo bersama pegawai ASDP saat melakukan aksi pungut sampah di sekitar Pelabuan Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)
Masyarakat Labuan Bajo bersama pegawai ASDP saat melakukan aksi pungut sampah di sekitar Pelabuan Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengajak masyarakat Labuan Bajo di Kecamatan Komodo, Kabupaten  Manggarai Barat untuk terus menjaga kebersihan di rumah masing-masing. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan masyarakat atas penunjukan Labuan Bajo sebagai kota pariwisata di Indonesia.

PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada Rabu (17/8/2022) bersama masyarakat Labuan Bajo dan sejumlah komunitas mengadakan kegiatan pungut sampah di seputar pelabuhan Labuan Bajo. Aksi pungut sampah itu merupakan program PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan tujuan agar masyarakat peduli dengan masalah kebersihan di lingkungan masing-masing.

Sekertari PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Alini Pohan yang hadir dalam kegiatan pungut sampah tersebut menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat dan berbagai komunitas di Labuan Bajo yang hadir bersama PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) memungut sampah.

Aksi pungut sampah sendiri merupakan program dari BUMN yang dilakukan oleh PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero). Labuan Bajo dipilih untuk melakukan aksi pungut sampah dikarenakan PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat ini sedang membangun proyek Marina.

Baca Juga: Pempus Dukung Pengelolaan Sampah

Ia meminta, agar masyarakat Labuan Bajo kedepannya menjaga kebersihan mulai dari rumah masing-masing. Apalagi Labuan Bajo semakin ramai dikunjungi wisatawan,sehingga sangat diperlukan lingkungan yang bersih di tempat-tempat umum di Labuan Bajo.

Agar wisatawan merasa senang dan indah selama berada di Labuan Bajo. Seluruh sampah yang ada di rumah penduduk agar kedepannya dikumpulkan pada tempat sampah yang tersedia di masing-masing rumah penduduk.

"Saya sangat mengharapkan agar aksi pungut sampah tidak sampai disini saja. Kedepannya diusahakan agar masyarakat selalu membersihkan sampah di rumah masing-masing dan paham terhadap persoalan sampah di Labuan Bajo," harap Imelda.

Imelda menambahkan, masyarakat Labuan Bajo bisa menjadikan rumahnya sebagai tempat menginap bagi wisatawan yang berkunjung di Labuan Bajo. Apalagi jumlah wisatawan yang mengunjungi wisatawan setiap harinua semakin meningkat. Sehingga masyarakat berpeluang membuka usaha penginapan dirumah masyarakat.

Asalkan masyarakat menata dengan baik rumahnya dan menjaga kebersihan agar wisatawan merasa nyaman saat menginap dirumah penduduk di Labuan Bajo.

Baca Juga: Utang Pelanggan Air Minum Bersih  Capai Rp 2 Miliar Lebih

"Labuan Bajo daerah sangat potensial untuk sektor pariwisata. Masyarakat harus menjaga kebersihan dirumah masing-masing dan bisa membuka usaha penginapan di rumah penduduk. Pasti wisatawan sangat senang jika menginap di rumah masyarakat,asalkan jaga kebersihan di lingkungan masing-masing," ajak Imelda.

Camat Komodo, Yohanes Gampur mengatakan kegiatan pungut sampah itu bernama "Cash for Work" merupakan program PT.ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan melibatkan masyarakat dan berbagai komunitas yang selama ini bergerak di kebersihan Labuan Bajo.

Masalah utama yang terjadi di Labuan Bajo saat ini adalah sampah. Sehingga melalui kegiatan pungut sampah bersama masyarakat Labuan Bajo mau memberikan pengetahuan kepada masyarakat Labuan Bajo agar peduli dengan sampah.

Sebagai Kota pariwisata kata dia, Labuan Bajo harus bebas dari sampah serta sampah sendiri adalah musuh dari sektor pariwisata. Sampah di Labuan Bajo muncul akibat aktifitas manusia dan alam.

Baca Juga: Warga Malawatar Minta Lahan Untuk Berjualan di Pasar

Dengan melibatkan masyarakat dalam aksi pungut sampah,maka dipastikan kesadaran masyarakat untuk peduli dengan kebersihan semakin meningkat.

"Kita harus kompak perangi sampah,mulai dari rumah masing-masing harus menjaga kebersihan serta dan memberikan contoh dengan masyarakat sekitarnya agar peduli dengan sampah,"ajak Yohanes.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X