Pempus Dukung Pengelolaan Sampah

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 20:13 WIB
Tumpukan sampah di Bukit Sylvia Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)
Tumpukan sampah di Bukit Sylvia Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Pemerintah Pusat (Pempus) mendukung penuh penyelesaian masalah sampah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Sebagai bentuk dukungan,Pempus membangun fasilitas pengelolaan sampah terpadu di Labuan Bajo.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Manggarai Barat, Sebastianus Wantung, Rabu ( 17/8/2022) dikantornya.

Sebas Wantung mengatakan, Pempus membangun fasilitas pengelolaan sampah terpadu untuk mendukung upaya pengelolaan sampah di Labuan Bajo.Serta pemerintah pusat juga membantu pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Labuan Bajo dan mobil pengangut sampah.

Baca Juga: Utang Pelanggan Air Minum Bersih  Capai Rp 2 Miliar Lebih

Ia mengatakan, sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat untuk mengatasi masalah sampah adalah memilih Labuan Bajo untuk kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2021 lalu.Dimana 10.000 peserta berhasil mengumpulkal kurang lebih 40 ton sampah baik dipesisir maupun darat Labuan Bajo.

"Pemerintah sudah bangun pusat pengelolaan sampah terpadu dalam mengatasi sampah di Labuan Bajo.Kita harus memiliki tanggungjawab untuk mengelolah sampah di Labuan Bajo.Kita membangun sinergi dalam upaya pengelolaan sampah di Labuan Bajo."tuturnya.

Sebas Wantung merincikan, Labuhan Bajo menghasilkan sekitar 30 ton sampah per hari. Sementara fasilitas pengelolaan sampah terpadu yang dibangun di Labuan Bajo dapat digunakan untuk mengolah sampah sampai 10 ton per hari.

Sehingga dapat dipastikan keberadaan fasilitas pengelolahan sampah dapat mengurangi sampah di Labuan Bajo.

Ia mengaku, selain membangun fasilitas pengelolaan sampah terpadu, pemerintah pusat juga memberikan bantuan berupa delapan kendaraan pengangkut sampah dan 60 tempat sampah untuk Labuan Bajo.Pemerintah Pusat juga memberikan 40.000 bibit tanaman dan jaring penangkap sampah untuk Labuan Bajo.

Baca Juga: Warga Malawatar Minta Lahan Untuk Berjualan di Pasar

Sementara,Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi mengajak masyarakat di Manggarai Barat serius melakukan pengelolaan sampah khususnya dalam perilaku membuang.Keberadaan tempat sampah  bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membuang sampah.

Disamping itu dengan membuang sampah pada tempatnya juga mau memberi kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.
Hanya saja permasalahannya masih banyak masyarakat Labuan Bajo yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Ia menilai, bank sampah menjadi solusi pengelolaan dan penguatan perilaku membuang sampah di Labuan Bajo.Konsep bank sampah yang bukan semata untuk membuang saja namun juga memberdayakan masyarakat untuk kreatif dan membuka usaha.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Sinergi Membangun Pariwisata

Dalam hal ini secara tidak langsung masyarakat Labuan Bajo yang berkecimpung dalam bank sampah dapat membiasakan perilaku membuang sekaligus memikirkan kemanfaatkan dari sampah tersebut,"jelas Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X