Utang Pelanggan Air Minum Bersih  Capai Rp 2 Miliar Lebih

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:49 WIB
Direktur Perumda Air Minum Wae Mbeliling, Aurelius Endo (victorynews.id/SATRIA)
Direktur Perumda Air Minum Wae Mbeliling, Aurelius Endo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Utang pelanggan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Wae Mbeliling di wilayah Kabupaten Manggarai Barat yang menunggak pembayaran mencapai Rp 2 miliar lebih.

Rincian tunggakan itu yang paling besar yakni pelanggan rumah tangga yang aktif.

Direktur Perumda Air Minum Wae Mbeliling, Aurelius Hubertus Endo, Rabu (17/8/2022) mengatakan Utang pelanggan air minum bersih di Labuan Bajo dan sekitarnya yang menunggak pembayaran mencapai Rp 2 Miliar lebih.Utang pelanggan itu ada yang masih aktif dan berjalan dan ada juga yang sudah tidak aktif.Utang tersebut sejak Tahun 2017 lalu.

Ia mengaku, bagi tunggakan pelanggan yang masih aktif pihaknya terus berupaya untuk menagih. Seperti menyurati pelanggan yang bersangkutan atau mendatangi pelanggan yang bersangkutan.

Pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya agar masyarakat terlayani dengan baik. Namun diharapkan kewajiban pelanggan harus ditegakan.

Besarnya tunggakan rekening pembayaran tersebut berasal dari tagihan Januari 2017 hingga Juli 2022 yang melibatkan ratusan pelanggan sambungan rumah tangga.Berbagai upaya telah dilakukan demi mengurangi piutang pelanggan air bersih Perumda Wae Mbeliling.

Baca Juga: Warga Malawatar Minta Lahan Untuk Berjualan di Pasar

Perumda Air Minum Wae Mbeliling telah mengirimkan surat tagihan kepada pelanggan yang menunggak tersebut, tetapi ada beberapa kendala dengan alasan belum diterima surat tagihan dan alasan tidak jalannya air pads jaringaj pipa menuju rumah pelanggan.

Di antara penunggak, ada pula sejumlah pelanggan yang tinggal di luar Manggarai Barat.

Aurel Endo menjelaskan, pelanggan air minum bersih Perumda Wae Air Minum Mbeliling yang tidak membayar kewajibanya,Perumda Air Minum Wae Mbeliling tetap memastikan denda tetap berlaku.

Denda terhadap pelanggan yang telat membayar tetap di tagih.Pengenaan denda dilakukan karena tingginya piutang yang mencapai Rp 2 Miliar lebih tersebut.

Ia memastikan saat ini Perumda Air Minum Wae Mbeliling mulai berbenah.Salah satunya membuka data tunggakan pelanggan air minum bersih Perumda Wae Mbeliling.Pelanggan yang menunggak pembayaran,harus melunasi kewajibanya sebagai pelanggan air minum bersih Perumda Air Minum Wae Mbeliling.

"Harapan saya masyarakat bisa tepat waktu membayar tagihan air minum bersih dan jangan ditunda-tunda," tegas Aurel Endo.

Dia mengatakan Perumda Air Minum Wae Mbeliling kedepanbya berupaya melalui terobosan mempermudah bagi pelanggan untuk membayar tagihan setiap bulan dengan cara teknologi digital. Dengan begitu, pelanggan tidak perlu repot ke kantor Perumda Air Minum Wae Mbeliling untuk pembayaran atau ke bank yang telah ditunjuk.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Tuntaskan Pembesan lahan menuju KEK Labuan Bajo

Ia mengaku, Bupati Manggarai Barat,Edistasius Endi menyarankan agar sistem pembayaran air bersih melalui sistem digital.Hal itu untuk segera dilaksanakan agar memudahkan pelanggan dalam membayar.

Menurut dia, persoalan bukan berasal dari kondisi keuangan pelanggan yang menunggak melainkan faktor kesadaran membayar.
Sistem pembayaran melalui transfer melalui Bank BRI sudah diberlakukan, tapi tunggakan pelanggan masih banyak.

Ketua DPRD Manggarai Barat,Marthen Mitar mendorong Perumda Air Minum Wae Mbeliling untuk mengoptimalkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Labuan Bajo dan sekitarnya.Dirinya menginginkan agar masyarakat tidak lagi merasa kesulitan mendapatkan air minum bersih dan Perumda Air Minum Wae Mbeliling harus menjawab pemenuhan kebutuhan air minum bersih.

Terkait banyaknya tunggakan pelanggan air minum bersih di Labuan Bajo,Marten Mitar mendorong Perumda Wae Mbeliling menggandeng sejumlah perbankan dan agen pembayaran untuk mempermudah dan memberikan pilihan bagi pelanggan saat melakukan transaksi pembayaran iuran.

Baca Juga: Sektor Pariwisata Jadi Andalan Macang Pacar di Masa Depan

Ia mengatakan, banyak hal yang membuat pelanggan air minum bersih menunggak dalam pembayaran air bersih.Diantaranya layanan air yang tidak mengakir atau memang karena faktor ekonomi.

Dirinya meminta perusahan milik daerah itu untuk mengedepankan langkah persuasif dengan cara menyurati pelanggan Perumda Air Minun Wae Mbeliling yang belum bayar tagihan.

"Hal pertama yang paling penting adalah pelayanan air bersih, jangan sampai ada teriakan masyarakat," tegasnya.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X