Pemkab Manggarai Barat Tuntaskan Pembesan lahan menuju KEK Labuan Bajo

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:23 WIB
Kepala Dinas Bina Marga,Bina Konstruksi dan Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat,Yosep Suhandi (victorynews.id/SATRIA)
Kepala Dinas Bina Marga,Bina Konstruksi dan Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat,Yosep Suhandi (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Menuju digerlarnya pertemuan negara negara persemakmuran di dunia yang biasa di sebut G-20, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Manggarai Barat akhirnya menuntaskan pembebasan lahan  milik warga di sepanjang ruas jalan yang akan di lalui negara peserta the group Twenty.

Presiden Joko Widodo telah memutuskan bahwa Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat yang menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas itu menjadi lokasi pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang akan berlangsung pada tahun 2023.

Menurut rencana pelaksanaan KTT G-20  
itu akan dilaksanakan di wilayah Selatan Labuan Bajo atau dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Labuan Bajo

Pembebasan lahan milik warga ini di pastikan untuk membuka pelebaran jalan selebar 20 meter di sepanjang ruas jalan mulai dari simpang Pede,Desa Gorontalo,Kecamatan Komodo menuju Desa Golo Mori tanah Naga sejauh 32 km. Ruas jalan yang ada saat ini hanya berukuran 7 meter saja. 

Baca Juga: Masyarakat Diminta Sinergi Membangun Pariwisata

Sepanjang 32 km jalur menuju ke titik di gerlarnya pertemuan internasional itu, Desa Golo Mori Tanah Naga di jadikan kawasan ekonomi khusus sebagai langkah maju mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor lebih khusus dunia pariwisata. 

Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat, Yosef Suhandi, Rabu (17/8/2022) mengatakan, pihaknya telah melakukan pembebasan lahan milik masyarakat untuk dijadikan pelebaran jalan menuju dilaksanakan rapat KTT G-20.Dengan telah tuntasnya pembebasan lahan pelebaran jalan tersebut,maka telah mulai dikerjakan jalan hotmix menuju lokasi KEK.

"Golo Mori Tanah Naga akan di jadikan Kawasan Ekonomi Khusus,sehinga pemerintah daerah seperti Dinas Pekerjaan Umum Manggarai Barat secara kelembagaan telah berupaya melakukan pembebasan lahan senpang jalur perlintasan menuju ke Golo Mori,"ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam pembebasan lahan itu, warga sepanjang jalan menuju KEK Labuan Bajo telah sepakat dengan sukarela menyerahkan tanahnya untuk pelebaran jalan dalam persiapan perkembangan pembangunan kedapannya nanti. 

"Seperti kesepakatan tertulis warga terima lalu di serahkan ke Pemkab Manggarai Barat.Tetapi sebelumnya telah di lakukan sosialisasi ke warga yang terkena dampak peleberan ruas jalan menuju lokasi KEK,"beber Yosef Suhandi

Baca Juga: Sektor Pariwisata Jadi Andalan Macang Pacar di Masa Depan

Ia mengaku, lega dan berterimakasih pada warga yang memiliki lahan sepanjang 32 KM yang mau berbesar hati untuk memberikan lahan untuk pelebaran jalan.Pemilik tanah sangat antusias menerima pembangunan pada wilayah itu.Pembangunan jalan sepanjang 32 KM itu nantinya sangat membantu warga yang bermukim di daerah KEK.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi membenarkan upaya pembebasan di dahului dengan sosialisasi ke warga pemilik lahan termasuk dalam kota Labuan Bajo.

Selama survei pematokan untuk pembuatan pelebaran jalan tidak ada keberatan bahkan permintaan ganti rugi lahan juga tidak ada.

Dirinya mengaku warga paham terhadap upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini.

"Setelah di sosialisasi tak ada keberatan dari warga. Mereka sudah merasa pentingnya pembangunan. Kami selaku pemerintah merasa berterimakasi ke semua pihak yang merelahkan demi kepentingan umum, "kata Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X