Dokter Hewan Vaksin Gratis Hewan Peliharaan Masyarakat

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Dokter hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat saat memberikan vaksin kepada sejumlah anjing peliharaan warga di Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)
Dokter hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat saat memberikan vaksin kepada sejumlah anjing peliharaan warga di Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Manggarai Barat memberikan layanan vaksin gratis bagi hewan peliharaan masyarakat khusus Kastrasi Anjing, Kucing dan Babi di wilayah Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (17/8/2022) sore.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 77 Tahun 2022.

Momen ini dimanfaatkan oleh masyarakat  Manggarai Barat untuk memeriksakan hewan peliharaanya.

Selain vaksin, tim dokter hewan juga memberikan pengobatan gratis terhadap hewan yang sedang sakit.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat, Abidin mengatakan pelayanan kesehatan gratis bagi hewan peliharaan masyarakat itu berlangsung sejak 12 Agustus 2022. Sedikitnya puluhan hewan telah di vaksin oleh para dokter hewan yang bertugas di Kabupaten  Manggarai Barat.

Baca Juga: Dukung Promosi Wisata, Shorinji Kempo Komodo Gelar Apel HUT RI di Bukit Sylvia

Pemberian vaksin gratis ini digelar di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten  Manggarai Barat. Bagi masyarakat yang ingin mendapat pelayanan vaksin gratis dapat mendaftar melalui nomor telepon dokter hewan.Para dokter hewan kemudian menghubungi pemilik hewan mengenai jadwal pemberian vaksin.

Abidin mengaku, layanan gratis vaksinasi secara lengkap bertujuan untuk edukasi masyarakat.Selama ini instansi mempunyai program gratis vaksin hanya untuk hewan rabies.Namun,banyak hewan yang mati atau kesakitan,hal itu disebabkan karena penyakit virus lainnya.

"Selama ini pemberian layanan vaksin hewan kalau berbayar cukup mahal. Kisaran berbayar untuk Kastrasi Anjing Rp 250.000 hingga Rp 500.000 tergantung bobot badan,kucing pun demikian. Sementara untuk Babi Rp 75.00-Rp 100.000,"ujarnya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan kata dia, secara rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan milik warga. Pihaknya menyiapkan vaksin masing-masing untuk flu burung 600 dosis, dan 700 dosis untuk rabies.

Masyarakat dapat mendaftarkan diri dengan cara berkomunikasi dengan dokter hewan atau mendatangi kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta membawa hewan peliharaannya, agar bisa dilakukan vaksinasi untuk mencegah penyakit, terutama yang dapat ditularkan kepada manusia atau zoonosis,"jelas Abidin.

Baca Juga: Pelajar di Labuan Bajo Keluhkan Jaringan Internet

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di satu lokasi. Untuk itu pihaknya menyebarkan surat edarkan ke ke Pemerintah Desa dan Kelurahan di Labuan Bajo serta berbagai komunitas untuk konfirmasi penjadwalan pelaksanaan vaksinasi. Petugas dan masyarakat yang mau vaksinasi datang ke tempat yang sudah ditentukan oleh pihaknya.

Diakuinya, setiap diadakan vaksinasi, animo masyarakat di Labuan Bajo untuk memvaksin hewan peliharaanya cukup tinggi. Terbukti setiap pelaksanaan jumlahnya bisa mencapai puluhan.

"Untuk yang belum begitu paham perlunya vaksinasi rabies dan flu burung, kami sekaligus memberikan sosialisasi dan membagikan leaflet. Vaksinasi ini diperlukan guna mencegah rabies dan flu burung," terangnya.

Abidin menambahkan,selain memberikan vaksin,pihaknya juga mengadakan konsultasi dan pengobatan hewan secara gratis. Seperti radang, flu, dan penyakit kulit hewan.Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penularan penyakit rabies.

"Selain kegiatan tersebut, kami juga rutin mengadakan vaksinasi di seluruh kecamatan di Manggarai Barat. Semoga dengan berbagai upaya ini dapat mencegah penularan penyakit rabies dari hewan ke manusia, yang ditularkan melalui gigitan," jelasnya.

Baca Juga: Komite Mbeliling Ajukan Draf Perbub Legalitas Kayu 

Warga Desa Batu Cermin, Yohanes Naban mengaku, ikut memvaksin anjingnya karena takut dengan rabies yang bisa saja terjadi di wilayahnya.Apalagi dirinya memiliki banyak anjing,sehingga sangat penting antisipasi sejak dini.

"Saya punya 3 ekor Anjing,kebetulan ada vaksin gratis disini, saya bawa aja semua anjingnya kesini," ungkapnya.

Ia mengaku, tidak pernah memvaksin anjing kenis persia perliharaannya tersebut untuk di vaksin. Dirinya bersama warga lain antusias mengikuti pelayanan vaksinasi gratis yang dilaksanakan oleh dokter hewan di Manggarai Barat.

Selama ini hewan peliharaan warga jarang diberi vaksin secara lengkap.

"Hewan kami jarang diberi vaksin,kita juga belum memiliki pengetahuan tentang pentingnya hewan peliharaan divaksin,"tutur Yohanes.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X