Pelajar di Labuan Bajo Keluhkan Jaringan Internet

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:11 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Ratusan Pelajar di Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten  Manggarai Barat, NTT mengeluh adanya gangguan jaringan Internet selama menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang di gelar pada seluruh lembaga pendidikan di wilayah itu selama Dua minggu sejak awal Agustus 2022 lalu. Layanan provider internet di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat mengalami gangguan.

Guru Pengawas di SMPK Santa Yosefa Labuan Bajo,Stefanus Jeratu, Selasa (16/8/2022) menegaskan, selama proses asesesmen berlangsung baik guru maupun para siswa dan siswi  mengeluh karena jaringan layanan akses internet macet.

Jaringan internet di wilayah Labuan Bajo sejak awal Agustus 2022 kurang bagus.Sehingga selama ANBK berlangsung,rata-rata pelajar belum optimal melaksanakan ujian,bahkan ada siswa panik karena melihat teman lain pada sesi sebelumnya ujian berjalan lancar.

Ia mengaku, dalam pelaksanaan ANBK akses internet sangat dibutuhkan oleh. Beberapa titik di wilayah Labuan Bajo masih kesulitan untuk mendapatkan sinyal internet yang memadai.

Baca Juga: Komite Mbeliling Ajukan Draf Perbub Legalitas Kayu 

Stef Jeratu mengaku, kurang bagusnya jaringan internet sangat berdampak pada pola pikir anak, dari sudut psychologist terdapat ada gangguan sehingga dapat menurunkan nilai ujian para pelajar pada sistem yang terintegrasi melalui komputer berbasis internet data itu dikirim ke Kementerian Pendidikan di Jakarta Pusat.

Akibat sinyal atau jaringan internet susah, para siswa di Labuan Bajo  kesulitan saat melaksanakan pembelajaran secara daring di rumah.

“Kami minta harus ada evaluasi dari Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menyelesaikan soal jaringan internet ini di Labuan Bajo. Karena kan kebutuhan pokok jaringan internet ini, dan pembelajaran daring sudah berjalan,” ujar Stef Jeratu.

Guru Pembimbing mata Pelajaran,SMP Katolik santa Yosefa, Felixsius menuturkan sinyal internet di Kecamatan Komodo berapa bulan terakhir memang tidak stabil.Fasilitas layanan jaringan internet sangat mengkhawatirkan pada nilai anak karena terjadi kemacetan mengakibatkan penyelesaian materi ANBK yang di drop ke pusat data mudahan tidak menurunkan nilai peserta ujian ANBK.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Perhatikan Jalan Menuju Destinasi Wisata

Guru dan murid di sekolah SMP Katolik Santa Yosefa meminta kepada pihak Kementerian Pendidikan agar ke depannya pelaksanaan ujian online mesti mempertimbangkan kondisi lokal.Salah satu opsi yang ditawarkan yakni menerapkan ujian semi online dimana soal-soal ujian diunduh dan diunggaah ke dalam satu server.

Kemudian soal ujian yang telah dikerjakan dapat dikirim dari satu server yang ditentukan Dinas pendidikan setempat ke server pusat ANBK.

"Betul dua hari ini sesi ANBK di bagi dua tahap. Dan hampir semua tahap, saat soal itu di kerjakan internet macet,"kata Felixius.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X