Produksi Sampah Menurun Dratis

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:07 WIB
Tumpukan sampah di Pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo di Kabupapaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)
Tumpukan sampah di Pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo di Kabupapaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Produksi sampah di Kabupaten Manggarai Barat  khususnya di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo berapa bulan terakhir menurun drastis.Penurunan volume sampah ini terjadi sejak pemerintah kelurahan gencar melakukan aksi pungut sampah disejumlah tempat umum.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Manggarai Barat, Sebastianus Wantung, Sabtu (13/8/2022) mengatakan, penurunan volume sampah di Labuan Bajo terjadi sejal awal Maret 2022 lalu. Masyarakat sudah memiliki kesadaran menjaga kebersihan.

Selain itu, wabah corona membuat industri pariwisata di Manggarai Barat jatuh,dimana hotel dan restoran di Labuan Bajo tidak memproduksi sampah.

Ia merincikan, pos-pos penyumbang sampah terbesar di ibu kota Manggarai Barat tersebut selama ini antara lain dari kapal-kapal wisata, perkantoran, hotel dan restoran.Tetapi selama pandemi corona, produksi sampah turun drastis.

Baca Juga: Kopi Poco Nembu Mulai Dipasarkan di Labuan Bajo dan Kupang

Pasalnya, kapal-kapal wisata tidak beroperasi dan hotel-hotel sepi.Penurunan volume sampah mencapai 50 persen lantaran hotel dan restoran tutup.

Ia menjelaskan, petugas kebersihan di BLHD telah diberikan edukasi dalam bekerja. Mereka tetap harus menggunakan sarana yang telah disediakan, seperti masker, sarung tangan dan perlengkapan lainnya. Intansinya tidak melakukan pengurangan personel tim kebersihan.Hal tersebut diupayakan agar masalah kebersihan di Labuan Bajo dapat segera selesai diatasi.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng meminta, masyarakat Manggarai Barat untuk proaktif dalam hal menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya masing-masing.Salah satu potensi terbesar yang menyebabkan munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) karena tidak menjaga kebersihan yakni adanya wadah air yang menjadi lokasi berkembangbiaknya nyamuk tersebut.

Ia berharap kebersihan lingkungan hendaknya selalu dijaga khususnya saat menghadapi musim hujan, agar kesehatan dan keasrian tetap terpelihara. Sehingga dapat menunjang terwujudnya Manggarai  Barat yang bersih dan bebas dari masalah sampah.

Baca Juga: Bupati Manggarai Barat Dorong Petani Kembang Tanaman Porang

Ia mengaku, permasalahan yang sering terjadi di Labuan Bajo selama ini adalah persoalan sampah.Dimana ditemukan pada sejumlah titik tumpukan sampah yang berserahkan.Hal ini menjadi sebuah permasalahan yang sangat serius dalam menanggulanginya.Baik itu sampah organik maupun nonorganik yang dibuang pada sembarang tempat.

Yulanus mengajak, seluruh lapisan masyarakat di Labuan Bajo untuk menjaga lingkungan agar selalu terlihat bersih. Dengan demikian secara tidak langsung masyarakat mencegah diri dari berbagai macam penyakit yang bisa ditimbulkan dari lingkungan yang tidak bersih dan tidak sehat.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kata dia, sangat optimal memberikan pelayanan terbaik dengan menyediakan bak-bak sampah disejumlah titik dalam kota Labuan Bajo. Artinya kedepan perlu kesadaran dari diri pribadi masing-masing  masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan

Baca Juga: Politeknik eLBajo Commodus Memperkuat Kemitraan di Manggarai Barat

“Demi mewujudkan Kabupaten Manggarai Barat  yang bersih dan sehat, bukan menjadi tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat saja, akan tetapi dibutuhkan peran seluruh lapisan masyarakat, sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Yulianus.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X