Pemkab Manggarai Barat Mulai Fokus Atasi Kemacetan

- Senin, 8 Agustus 2022 | 08:54 WIB
Kepala Dinas Bina Marga,Bina Konstruksi dan Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat,Yosep Suhandi (victorynews.id/SATRIA)
Kepala Dinas Bina Marga,Bina Konstruksi dan Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat,Yosep Suhandi (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat melalui Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan berapa bulan kedepan fokus mengatasi kemacetan arus lalu lintas di Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai  Barat.

Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan mulai menyiapkan sejumlah strategi mengatasi kemacetan di dalam Kota Labuan Bajo. Pasalnya,kemacetan arus lalu lintas menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Pemkab Manggarai Barat.

Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan Kabupaten Manggarai Barat, Yosep Suhandi, Senin (8/8/2022) mengungkapkan, salah satu mengatasi kecametan ialah Pemberlakukan Pembatasan Kendaraan besar  di Ruas Jalan Soekarno Hatta atau izin melintas.

Selain itu,saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Manggarai Barat perbanyak kantong-kantong parkir di dalam kota Labuan Bajo.

Baca Juga: Pencegahan Stunting Harus Dilakukan Secara konvergen

Ia mengaku, jalan Soekarno Hatta selama ini menjadi langganan kemacetan.Hal itu disebabkan karena keterbatasan kantong-kantong parkir.Hampir seluruh hotel,restoran dan Rumah Toko (Ruko) sepanjang Jalan Soekarno Hatta tidak memiliki lahan parkir.

Sejumlah program diprioritaskan bertujuan untuk mengatasi kemacetan pada ruas jalan dalam kota destinasi super premium.Serta akan meningkatkan kualitas layanan angkutan umum.

Yos Suhandi menyampaikan, salah satu program untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di jalan dalam kota Labuan Bajo melalui pembatasan kendaraan yang melewati jalur Jalan Soekarno Hatta.Pembatasan kendaraan pada jalur Jalan Soekarno Hatta itu di atur dalam Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 58 Tahun 2021.

"Kendaraan Roda Enam atau Lebih dilarang melewati Jalan Soekarno Hatta mulai pukul 05.00 WITA hingga Pukul 21.00 WITA.Kendaaran besar atau kendaraan Roda Enam hanya melewati jalan Soekarno Hatta pada Pukul 21.00 WITA hingga Pukul 05.00 WITA,"jelasnya.

Ia mengaku, Pemkab Manggarai Barat akan membangun Tiga lahan parkir di Labuan Bajo,seperti lapangan Kampung Ujung,lahan pasar Lama, Kelurahan Labuan Bajo dan lahan samping Kantor Camat Komodo.Lahan parkir di Kampung Ujung dipastikan tuntas Desember 2022,sehingga dapat dimanfaatkan pada Tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: Komitmen Warloka Marina dan Resort Pada Kearifan Lokal Manggarai Barat

Sejumlah ruas jalan alternatif juga sedang dikerjakan,seperti Jalan Bandara Udara Komodo menuju Binongko Labuan Bajo.Menurut rencana,ruas jalan TPI Kampung Ujung menuju Binongko juga akan dikerjakan,sehingga akses wisatawan dan masyarakat untuk menuju pusat-pusat hotel dan restoran di Labuan Bajo tahun 2023 mendatang melalui sejumlah jalur.

"Pemerintah Provinsi NTT juga berencana akan mengaktifkan kembali terminal Nggorang.Sehingga mobil angkutan umum tidak lagi parkir di dalam kota," kata Yos Suhandi.

Bupati Manggarai Barat,Edistasius Endi meminta,
Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan
menindak tegas parkir liar dalam kota Labuan Bajo.Dirinya menyarankan kepada masyarakat untuk tidak mengunakan badan jalan untuk memarkir kendaraan.

Ia mengaku, persoalan kemacetan di Labuan Bajo dikarena beberapa faktor. Diantaranya, karena jumlah kendaraan yang tidak seimbang dibanding kapasitas jalan. Selain itu, juga karena parkir sembarangan atau parkir liar.Oleh karena itu, dirinya meminta Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan untuk bersikap tegas.

Baca Juga: Kapal Padar Indah Terancam Mubazir

Edi Endi menyampaikan, dirinya banyak menjumpai titik lokasi parkir yang tidak sesuai aturan. Di beberapa ruas jalan di Kota Labuan Bajo dimanfaatkan menjadi lahan parkir baru oleh oknum. Padahal, di jalan tersebut tidak diperbolehkan ada parkir di tepi jalan.

"Saya meminta Dinas Bina Marga Bina Konstruksi dan Perhubungan bersikap tegas.Hingga saat ini,kami terus berupaya menangani problem kemacetan di Jalan Soekarno Hatta yang masih menjadi PR," tegas Edi Endi.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB
X