Warga Desa Nggilat Nikmati Jalan Buruk

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 07:55 WIB
Kondisi ruas jalan Desa Nggilat menuju Bari,ibukota Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)
Kondisi ruas jalan Desa Nggilat menuju Bari,ibukota Kecamatan Macang Pacar Kabupaten Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Warga Desa Nggilat ,Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten  Manggarai Barat hingga saat ini masih menikmati jalan tanpa aspal. Padahal sejumlah desa lainnya di Kecamatan Macang Pacar infrastruktur jalan sudah dipenuhi oleh masyarakat.

Kondisi jalan Nggilat menuju Bari,ibukota kecamatan Macang Pacar cukup memprihatinkan. Banyak lubang disepanjang jalan,jalan dalam kondisi tidak pernah beraspal. Kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di jalur ini terpaksa harus berhati-hati.

Warga Desa Ngilat, Rikardus Jerahi, Minggu (7/8/2022) mengatakan, ratusan penduduk di Desa Nggilat mengunakan kendaraan roda dua jika hendak ke Lembor atau ke Labuan Bajo. Kendaraan angkutan umum hanya sampai di Bari. Sehingga masyarakat Desa Nggilat mesti berjalan kaki atau dengan kendaraan roda dua jika hendak keluar dari Desa Ngilat.Warga menikmati jalan rusak dan tanpa beraspal itu sejak puluhan tahun silam.

Baca Juga: DPKH Manggarai Barat Temukan Mini Market Tanpa Surat Izin Edar Daging

Pemerintah Desa Nggilat dan masyarakat kata dia, telah berkali-kali mengusulkan peningkatan jalan Bari  menuju Ngilat. Namun sampai saat ini Pemkab  Manggarai Barat belum menyetujui usulan masyarakat.

Hal tersebut dibuktikan dengan belum ada tanda-tanda pengerjaan proyek jalan pada jalur menuju Nggilat.Kerinduan masyarakat agar kondisi jalan menuju Pengka juga sejak lama. Sehingga setiap kali anggota DPRD Manggarai Barat mengunjungi Desa Nggilat,masyarakat selalu mengusulkan agar jalan  menuju Desa Nggilat untuk segera di aspal.

"Kami tidak tahu lagi,bagaimana cara mengusulkan kepada pemerintah agar jalan menuju Nggilat segera diaspal. Kita ingin Pemerintah serius memperhatikan infrastruktur jalan menuju Desa Nggilat," tutur Rikardus.

Ia mengakatan, jarak Bari menuju Desa Nggilat kurang lebih 15 Kilo Meter (KM). Sedikitnya sepanjang jalan itu ada Empat kampung, yakni Kampung Sernaru, Kampung Mbakung, dan Kampung Bunggku.Keempat kampung itu dihuni oleh puluhan kepala keluarga.

Masyarakat Lima kampung itu melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Kampung Bari. Fasilitas kesehatan seperti Puskesmas juga berada di Bari. Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan mesti harus ke Puskesmas Bari.

Baca Juga: Pembabatan Hutan Lindung Dikeluhkan Warga

Halaman:

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pantar Resah Tambang di Sungai

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:18 WIB

Upaya Cegah Stunting, Beri Perhatian Khusus Ibu Hamil

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:47 WIB

Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Tangani Stunting

Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:16 WIB

Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:26 WIB

Tim Satgas DBD Fokus Fogging

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:56 WIB

Laut di Kawasan TNK Dipenuhi Sampah

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:55 WIB

Produksi Padi di Persawahan Lembor Terancam Menurun

Jumat, 30 September 2022 | 17:06 WIB

Pemerintah Kecamatan Kuwus Dampingi Penyaluran Dana PKH

Jumat, 30 September 2022 | 16:49 WIB
X