Kapal Wisata Liar Beroperasi di Labuan Bajo

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 19:59 WIB
Kapal wisata saat berlayar di kawasan Taman Nasional Komodo Kabupaten Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)
Kapal wisata saat berlayar di kawasan Taman Nasional Komodo Kabupaten Manggarai Barat (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Pelaku usaha wisata perkapalan di Labuan Bajo, Kabupaten  Manggarai Barat mengeluhkan banyaknya kapal kapal wisata liar yang beroperasi.Kehadiran kapal wisata liar itu menjadi permasalahan bagi pemilik kapal wisata yang memiliki izin resmi dari pemerintah.

Ketua Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Labuan Bajo,Ahyar Abadi, Sabtu (6/8/2022) mengatakan, ada puluhan kapal wisata liar yang selama ini beroperasi di perairan Labuan Bajo.Banyak kapal wisata  yang beroperasi di perairan Labuan Bajo tanpa mengantongi izin.Puluhan kapal wisata liar itu kantornya ada di Jakarta dan Bali, namun beroperasi bebas di perairan Labuan Bajo.

Ia mengaku, selain tidak memiliki izin operasi, puluhan kapal wisata liar ini juga tak memberikan sumbangsih bagi pembangunan daerah Kabupaten  Manggarai  Barat.Banyaknya kapal -kapal wisata liar di Labuan Bajo menjadi perhatian serius para pelaku usaha wisata, khususnya, usaha wisata perkapalan.

"Kapal-kapal wisata liar tersebut umumnya berasal dari luar wilayah Nusa Tenggara Timur, yakni Bali dan Jakarta.Kapal wisata itu tidak memiliki izin operasi," ujar Ahyar Abadi.

Baca Juga: Pemkab Manggarai Barat Diminta Aktif  Kembangkan Pertanian 

Ahyar Abadi mendorong, Pemerintah Kabupaten  Manggarai Barat bersama TNI Angkatan Laut untuk menertibkan kapal wisata yang tidak memiliki izin operasi tersebut.Operasi gabungan untuk menertibkan kapal wisata yang liar sangat penting dilakukan dengan tujuan agar kapal - kapal wisata yang liar memberikan kontribusi pendapatan daerah.

"Banyak kapal yang tidak beli tiket untuk diving dan snorkeling. Bahkan sekarang banyak kapal luar yang datang ke Labuan Bajo. Kantornya di Jakarta dan Bali, tetapi kapal-kapalnya beroperasi di Labuan Bajo tanpa Izin. Ini kan tidak memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat, Pius Baut mengaku, selama ini pihaknya melakukan operasi gabungan menertibkan kapal-kapal wisata di Labuan Bajo.Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menginisiasi patroli laut gabungan dalam rangka penertiban dokumen-dokumen kapal wisata dan tiket retribusi daerah bagi wisatawan.

Baca Juga: DPRD Dorong Pemkab Manggarai Barat Kembangkan Tamanan Hortikultura

Ia mengaku, dalam patroli gabungan ini selalu ditemukan masih banyak kapal yang beroperasi di Perairan Labuan Bajo tanpa mengantongi izin. Pihaknya akan menindaklanjuti masalah yang dikeluhkan para pelaku wisata di Labuan Bajo ini.

Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan berjanji akan bertindak tegas terhadap kapal-kapal wisata liar yang tidak memiliki tanda daftar usaha pariwisata.

Pius Baut menrincikan, data Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat  jumlah kapal wisata yang terdaftar saat ini sebanyak 400 unit dari total 481 kapal wisata yang beroperasi di labuan Bajo.

Baca Juga: Potensi Pariwisata Manggarai Barat Harus Terus Dikembangkan

"Saat ini, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaa Manggarai Barat pun sedang gencar melakukan razia terhadap kapal-kapal wisata liar yang beroperasi di Labuan Bajo. banyak kapal wisata tidak memiliki izin," kata Pius Baut.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kegiatan Pertanian Harus Mengangkat Kearifan Lokal

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:13 WIB

Produksi Sampah Menurun Dratis

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:07 WIB

Masyarakat Labuan Bajo Didorong Kreatif dan Inovatif

Minggu, 7 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Kapal Padar Indah Terancam Mubazir

Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:42 WIB

Tim Terpadu Pantau Pasar dan TPI Labuan Bajo

Minggu, 7 Agustus 2022 | 08:16 WIB

Warga Desa Nggilat Nikmati Jalan Buruk

Minggu, 7 Agustus 2022 | 07:55 WIB

Pembabatan Hutan Lindung Dikeluhkan Warga

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 21:06 WIB

Kapal Wisata Liar Beroperasi di Labuan Bajo

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 19:59 WIB

Masyarakat Diminta Dukung Pembangunan Daerah

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:31 WIB

Pembangunan Rumah Swadaya Hampir Rampung

Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:49 WIB

Petani di Kecamatan Lembor Kesulitan Pupuk NPK

Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:59 WIB

Sampah Menumpuk di Pasar Rakyat Batu Cermin

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:49 WIB

Petani Kesulitan Pupuk, Tunda Masa Tanam

Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:55 WIB
X