Warga Nampar Macing Siapkan Homestay

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:10 WIB
Homestay milik warga Desa Nampar Macing Kecamatan Sano Nggoang (victorynews.id/SATRIA)
Homestay milik warga Desa Nampar Macing Kecamatan Sano Nggoang (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Puluhan warga Desa Nampar Macing, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat menyiapkan belasan homestay bagi wisatawan yang ingin mengunjungi wilayah itu. Pasalnya desa Nampar Macing itu sendiri merupakan desa wisata serta wisatawan mengunjungi wilayah itu setiap hari.

Ketua Lembaga Ekowisata Kampung Tado, Desa Nampar Macing,Yeremias Uril, Rabu (3/8/2022) mengatakan, warga Desa Nampar Macing membuka homestay lantaran hampir setiap hari wisatawan mancanegara dan domestik mengunjungi Desa Nampar Macing untuk menyaksikan kegiatan kelompok pengrajin tenun dan pengrajin topi rea.

Bagi wisatawan yang mengunjungi Desa Nampar Macing akan didampingi pemandu wisata lokal yang berada di Desa Nampar Macing.

Ia menjelaskan, wisatawan yang menginap pada homestay milik warga akan dikenakan biaya Rp 170.000,- setiap orang. Biaya tersebut termasuk untuk biaya makan dan minum,dimana makanan dan minuman yang disediakan untuk wisatawan adalah makanan lokal warga setempat.

Di desa Nampar Macing, wisatawan akan menyaksikan dan melatih anyaman tikar, tenun, menganyam topi re'a,membuat periuk dari tanah,belajar meramu obat tradional serta menikmati situasi kehidupan masyarakat disejumlah kampung di Desa Nampar Macing.

Baca Juga: Aktivis Pariwisata Labuan Bajo Ditetapkan Tersangka

Kegiatan itu dilakukan oleh kelompok pengrajin Desa Nampar Macing.

"Wisatawan mengunjungi Desa Nampar Macing benar-benar untuk melakukan tour kampung wisatawan dan belajar menjadi pengrajin dan penenun bersama masyarakat. Wisatawan dilayani dengan baik oleh masyarakat serta homestay sangat bersih dan indah," tutur Yeremias.

Yeremias mengaku, selama ini wisatawan yang mengunjungi Desa Nampar Macing berasal dari negara Eropa seperti Perancis, Belanda dan Jerman.Wisatawan memilih berlama-lama menginap di homestay milik warga lantaran homestay dibangun dari kayu dan berlantai semen.

Dimana bentuk homestay sangat klasik dan bangunannya tradisional.Di Desa Nampar Macing sendiri terdapat tempat penjualan suvenir hasil kerajinan masyarakat lokal.

Ia mengaku, homestay milik warga dibangun pada tahun 2015 lalu. Sebelum tahun 2018,warga Desa Nampar Macing belum memiliki jaringan listrik. Sehingga homestay hanya menyediakan lampu pelita sebagai penerang malam hari.

Pemilik homestay merasa bahagia ketika tahun 2018 lalu,jaringan listrik sudah mulai masuk kampung. Sehingga masyarakat Desa Nampar Macing tidak mengunakan lampu pelita sebagai penerang.

Masalah yang dihadapi oleh pemilik homestay yaitu sering padamnya lampu PLN dan kurang bagusnya signal telkomsel pada wilayah itu.

Baca Juga: Pasar Warloka Sebagai Pasar Barter Harus Dilestarikan

Warga Desa Nampar Macing, Zakarias Eduardus Edi menutukan, masyarakat sukses mengurus homestay lantaran didampingi oleh LSM Indecon,sebuah lembaga yang selama ini mendampingi usaha masyarakat desa wisata pada sejumlah kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat.

Setiap tahun sekitar 300 hingga 500 orang wisatawan mancanegara mengunjungi Desa Nampar Macing. Rata-rata wisatawan menginap dihomestay milik warga selama dua hingga Tiga hari.

"Wisatawan berlama-lama di Desa Nampar Macing karena keunikan Kampung dan keahlian masyarakat untuk bergelut menjadi pengrajin.Wisatawan merasa senang dilatih untuk menjadi pengrajin seperti menenun dan membuat topi tradisional Manggarai  Barat," tutur Zakarias.

Ia mengaku, yang menjadi keunikan dari Desa Nampar Macing sendiri adalah lokasi homestay rata-rata ditempat yang bagus pemandangannya. Serta homestay berada ditengah sawah. Pada saat musim panen kemiri dan panen padi,wisatawan yang mengunjungi Desa Nampar Macing juga ikut bersama petani untuk bersama memanen kemiri dan memotong padi yang menguning. Sehingga wisatawan sangat merasahkan kehidupan masyarakat lokal yang berada di desa.

Baca Juga: Mahasiswa Politeknik eLBajo Commodus Magang Kerja Di Bank BRI

Dirinya sangat berharap agar Desa Nampar Macing kedepannya semakin ramai dikunjungi oleh wisatawan. Apalagi masyarakat Desa Nampar Macing telah berkomitmen menjaga nama baik desa serta menghormati wisatawan yang datang berkunjung agar Nampar Macing semakin dicintai wisatawan.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X