Sampah Jadi Persoalan Utama di Labuan Bajo

- Selasa, 12 Juli 2022 | 15:46 WIB
JPIC Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Wae Sambi saat memungut sampah plastik di sumber mata air Wae Sambi Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)
JPIC Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Wae Sambi saat memungut sampah plastik di sumber mata air Wae Sambi Labuan Bajo (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Kota Labuan Bajo setiap harinya terus ramai dikunjungi wisatan,baik wisawatan domestik maupun wisatawan mancanegara. Meski ramai dikunjungi,namun masih banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama. Salah satunya, masalah sampah.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Selasa (12/7/2022) mengatakan, sampah yang paling banyak  berada diperairan Labuan Bajo. Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat sedang mencari  cara untuk mengatasi sampah yang berada perairan Labuan Bajo

"Sampah di laut memang menjadi masalah utama. Sedang dipikirkan langkah mengatasi sampah itu," tuturnya.

Ia mengaku, sampah yang berada diperairan Labuan Bajo diduga sampah kiriman dari Sape,NTB, sampah masrakakat yang tinggal dipulau-pulau dan sampah yang berasal dari kapal wisata yang sering beroperasi di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

Untuk mengatasi persoalan sampah itu,Bupati Edi Endi berencana mengandeng Syabandar Labuan Bajo, pemilik kapal wisata dan TNK untuk bersama-sama mencari solusi guna mengatasi sampah  di perariran Labuan Bajo itu.

"Ini butuh keseriusan dan perhatian semua pihak di Labuan Bajo," kata Edi Endi.

Baca Juga: DPRD Soroti Masalah Sampah di Labuan Bajo

Terkait sampah yang berada di darat, Ia mengaku, ada kemajuan setiap bulannya. Dimana kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan sudah sangat baik.Apalagi saat ini sudah mulai bermunculan komunitas yang peduli dengan sampah.

"Kita sudah peroleh piagam adipura itu sudah sangat luar biasa.Target kita mudah-mudahan beberapa tahun kedepan kota Labuan Bajo bersih dan mendapat piala Adipura," harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Marthen Mitar meminta, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Daerah untuk menyiapkan tong sampah  dipelabuhan Labuan Bajo. Hal itu bertujuan agar wisatawan yang kembali berkunjung dari kawasan TNK untuk membuang sampah pada tong sampah  yang disediakan.

"Pelabuhan itu harus bersih,Wisatawan melewati pelabuhan setiap harinya.Itu harus diperhatikan oleh Pemkab Manggarai Barat," ujar Marthen Mitar.

DPRD Manggarai Barat kata Marthen Mitar mendukung Pemkab Manggarai Barat untuk mengajukan anggaran yang berhubungan untuk mengatasi masalah sampah di Labuan Bajo.Asalkan Pemkab Manggarai Barat benar-benar serius menginginkan Labuan Bajo sebagai kota yang bersih.

Baca Juga: Labuan Bajo Mulai Ditata

Anggota DPRD Manggarai Barat, Blasius Janu meminta, Pemkab Manggarai Barat untuk melibatkan pelajar,TNI dan Polri untuk mengatasi  sampah di Kota Labuan Bajo. Dirinya meminta Pemkab Manggarai Barat agar mengurus sampah dengan sistem yang jelas dan melibatkab semua elemen.

"Masyarakat juga harus punya niat untuk menjaga kebersihan kota ini.Tentunya dengan mulai  membersih sampah dari tempat tinggal masing-masing," kata Blasius.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X