Masyarakat Manggarai Barat Diminta Waspadai Bencana Alam

- Kamis, 23 Juni 2022 | 16:28 WIB
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat, NTT diminta untuk waspada terhadap berbagai bencana alam yang berpotensi terjadi saat musim hujan. Hal itu sebagai upaya mengantisipasi serta mengurangi dampak bencana pada musim hujan ini.

Disejumlah kecamatan  Kabupaten Manggarai Barat seperti, Kecamatan Macang Pacar,Kuwus, Kueus Barat dan Kecamatan Pacar beberapa minggu terakhir mengalami musim hujan sepanjang hari.Sedangkan pada kecamatan Lembor mengalami angin kencang.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Kamis (23/6/2022) mengatakan, musim hujan telah tiba, masyarakat harus waspada. Apalagi masyarakat yang tinggal didataran tinggi.

Sewaktu-waktu bisa saja terjadi tanah longsor. Pemerintah Kecamatan (Pemkec) telah diminta untuk segera menyampaikan kepada seluruh para kepala desa menghimbau masyarakat mengantisipasi terjadinya bencana.

Baca Juga: 1.800 TKD di Manggarai Barat Terancam Kehilangan Pekerjaan

Ia mengatakan, kondisi alam di Kabupaten Manggarai Barat dalam beberapa hari terakhir terlihat sering terjadi curah hujan tinggi dan angin kencang. Bahkan bencana alam sudah banyak terjadi dibeberapa daerah. Hal ini menjadi penanda untuk masyarakat Manggarai Barat lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah saya minta langsung dan masyarakat kami ingatkan untuk mewaspadai bencana alam. Perubahan cuaca sekarang sangat ekstrem sering hujan deras dan angin kencang. Padahal biasanya orang dulu ingatnya kondisi sekarang sudah masuk kemarau,"katanya.

Ia mengimbau, masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir,sambar petir, tanah longsor,  angin kencang dan pohon tumbang.

Dirinya terus  berkomunikasi dengan BPBD Kabupaten Manggarai Barat untuk mendapatkan laporan detil terkait lokasi bencana alam. Agar instansi lain seperti Dinas Sosial segera turun ke Lokasi memberi bantuan kepada korban bencana alam.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Perindag Bentuk Tim Operasi Pasar

Bagi korban yang rumahnya rusak, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kata Edi Endi, telah menyiapkan seng, terpal dan beras. Bantuan itu akan dibagikan setelah intansi terkait mendata jumlah bangunan yang rusak akibat bencana.

“Untuk Kecamatan Lembor yang baru-baru ini mengalami bencana angin puting beliung, Pemkab Manggarai Barat akan segera mengirim bantuan Seng dan terpal kepada 45 korban yang bangunannya rusak berat,’’ tuturnya.

Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Oktavianus Bona Adu, mengaku mengingatkan, masyarakat terhadap potensi bahaya akibat bencana alam karena perubahan cuaca elstrem. Curah hujan berapa hari terakhir sangat tinggi disertai angin kencang.

Beberapa wilayah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan dengan memantau titik rawan bencana seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

Baca Juga: Petani di Kecamatan Lembor Kesulitan Pupuk NPK

"Saat keliling wilayah sudah berpesan kepada camat untuk diteruskan kepada kepala desa dan lurah mewaspadai bencana alam. Pencegahan juga dilakukan dengan melibatkan masyarakat memperketat pengawasan di titik rawan bencana alam,"ujarnya.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Warga Pulau Mesah Krisis Air Bersih

Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:24 WIB

Penyalagunaan IMB Mesti Ditindak Tegas

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:22 WIB

Jaksa Tahan 4 Pegawai BPN Manggarai Barat.

Kamis, 23 Juni 2022 | 15:39 WIB

Warga Siru Terima Bantuan 30 Ekor Kambing 

Kamis, 23 Juni 2022 | 14:30 WIB

Petani di Kecamatan Lembor Kesulitan Pupuk NPK

Rabu, 22 Juni 2022 | 20:06 WIB

Camat Diminta Dukung Program KB

Selasa, 21 Juni 2022 | 09:50 WIB

Petani di Manggarai Barat Mulai Kesulitan Pupuk

Sabtu, 18 Juni 2022 | 20:46 WIB
X