Proyek Tidak Berkualitas Direkomendasikan Kepada Pihak Hukum‎

- Rabu, 22 Juni 2022 | 19:37 WIB
Ketua DPRD Manggarai Barat, Martinus Mitar
Ketua DPRD Manggarai Barat, Martinus Mitar

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Sejumlah anggota DPRD Manggarai Barat menginginkan, seluruh proyek Tahun anggaran 2021 yang dalam pengerjaannya tidak menjaga mutu dan berkualitas ‎direkomendasikan kepada penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan. Hal itu bertujuan agar kontraktor merasa bertanggungjawab dalam pengerjaan ‎proyek infrastruktur.

Anggota DPRD  dari Fraksi PDI Perjuangan,Robertus Loyman, Rabu (22/6/2022) mengatakan, bahwa selama ini proyek di beberapa instansi ditemukan kerja asal-asalan, sebagian proyek infrastruktur sampai saat ini belum mencapai 50 persen dan ditemukan tidak ada pengawas proyek di lokasi.

"Jika kondisi seperti ini,dapat disimpulkan bahwa Silpa Manggarai Barat tahun 2022 akan membengkak melebihi Silpa tahun lalu," ujarnya.

Ia mengaku, dalam resesnya beberapa minggu lalu menemukan pengerjaan proyek di Kecamatan Ndoso yang belum dimulai sama sekali. Proyek Jalan aspal di Kecamata‎n Ndoso dan Kuwus tidak berkualitas.

Baca Juga: Petani Manggarai Barat Diimbau Gunakan Pupuk Organik

Dimana, sejumlah ruas jalan lapen kondisinya sangat memperihatinkan.Padahal proyek infrastruktur jalan tersebut belum tuntas.

"Saya minta kontraktor yang dikerjakan asal-asalan untuk direkomendasikan kepada penegak hukum. Kami minta instansi terkait agar kedepanya intens memantau pengerjaan proyek di lokasi,"tegas Robertus.

Anggota DPRD PKS,Saleh Muhadin menambahkan hal yang sama juga pada proyek tahun 2021 lalu,dimana pada tah‎un 2021 proyek yang ditemukan kerja asal-asalan direkomendasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat agar diperbaiki,tetapi sampai saat ini belum juga diperbaiki.

Hal yang sama juga diprediksi pada proyek-proyek tahun 2022 ini nantinya,dimana Pemkab Manggarai Barat masa bodoh dengan kondisi proyek yang kerja asal-asalan.

Ia mengatakan, sebaiknya seluruh proyek yang kerja asal-asalan direkomendasikan kepada pihak Kejaksaan dan kepolisian. Selama ini setiap tahunnya proyek yang dikerjakan asal-asalan tidak ada efek jera.

Baca Juga: Petani Compang Longgo Didorong Kembangkan Pertanian Organik

Kontraktor meraup keuntungan yang besar dari uang rakyat itu. Pengerjaan proyek yang asal-asalan saja selama beberapa tahun dianggap seperti hal yang biasa-biasa saja oleh ‎Pemkab Manggarai Barat  dan kontraktor.

Ini menjadi harus diperhatikan kedepanya agar seluruh proyek yang tidak berkualitas dalam pengerjaannya untuk direkomendasikan kepada penegak hukum," jelasnya.

Akibat proyek-proyek yang kerja asal-asalan itu tidak disentuh oleh penegak h‎ukum.Maka kontraktor tersebut melakukan hal yang sama lagi pada proyek tahun berikutnya karena tidak ada efek jera.

"Saya minta Pimpinan DPRD agar dalam rapat Forkompimda menyampaikan kepada penegak hukum untuk menyentuh seluruh proyek yang dikerjakan asal-asalan tersebut," kata Saleh Muhidin.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Labuan Bajo Meroket

Ketua DPRD Manggarai Barat, Marthen Mitar
meminta, Pemkab Manggarai Barat untuk segera turun lokasi proyek secepatnya. Akibat tidak turunnya Pemkab Manggarai Baratke lokasi‎ proyek,banyak kontraktor yang mengerjakan asal-asalan.


"DPRD  dan Pemkab Manggarai Barat mempunyai tujuan yang sama yaitu sama-sama mengawasi proyek. Proyek terus diawasi demi kebaikan masyarakat. Jika Pemkab Manggarai Barat tidak turun priksa proyek, maka dapat dipastikan kualitas proyek diragukan.

Ia meminta, Pemkab Manggarai Barat serius mengurus daerah ini. DPRD saat reses banyak sekali menemukan sejumlah proyek yang dikerjakan asal-asalan. Kasian daerah ini,Jika Pemkab Manggarai Barat tidak serius mengerjakan proyek dan lebih para kontraktor lebih memilih untuk mencari keuntungan yang lebih besar," kata Marthen Mitar.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Labuan Bajo Didorong Kreatif dan Inovatif

Minggu, 7 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Kapal Padar Indah Terancam Mubazir

Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:42 WIB

Tim Terpadu Pantau Pasar dan TPI Labuan Bajo

Minggu, 7 Agustus 2022 | 08:16 WIB

Warga Desa Nggilat Nikmati Jalan Buruk

Minggu, 7 Agustus 2022 | 07:55 WIB

Pembabatan Hutan Lindung Dikeluhkan Warga

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 21:06 WIB

Kapal Wisata Liar Beroperasi di Labuan Bajo

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 19:59 WIB

Masyarakat Diminta Dukung Pembangunan Daerah

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:31 WIB

Pembangunan Rumah Swadaya Hampir Rampung

Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:49 WIB

Petani di Kecamatan Lembor Kesulitan Pupuk NPK

Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:59 WIB

Sampah Menumpuk di Pasar Rakyat Batu Cermin

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:49 WIB

Petani Kesulitan Pupuk, Tunda Masa Tanam

Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Obat Bantuan Dinas TPHP Tidak Cukup

Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:23 WIB

Warga Nampar Macing Siapkan Homestay

Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:10 WIB
X