Pemkab Manggarai Barat Kembangkan 32 Hektare Bawang Merah

- Jumat, 17 Juni 2022 | 01:49 WIB
Kepala Dinas Tanaman Pangam Holtikultira dan Perkebunan, Laurensius Halo (victorynews.id/Satrla)
Kepala Dinas Tanaman Pangam Holtikultira dan Perkebunan, Laurensius Halo (victorynews.id/Satrla)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat dalam tahun anggaran 2022 melakukan pengembangan komoditas bawang merah seluas 32 hektare di wilayah Manggarai Barat.

"Selama ini, kebutuhan bawang merah untuk wilayah Kabupaten Manggarai Barat didatangkan dari luar daerah. Kita ingin, hotel dan restoran di Labuan Bajo membeli bawang dari tangan petani lokal di Manggarai Barat," ujar Laurensius Halu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (16/6/2022) siang.

Ia menjelaskan, Kabupaten Manggarai Barat menjadikan sektor pertanian sebagai program unggulan dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Produk unggulan sektor pertanian terus ditingkatkan.

Baca Juga: Panitia Pilkades di Manggarai Barat Diminta Profesional dan Netral

Salah satunya meningkatkan komodoti bawang merah. Upaya ini dilakukan agar ekonomi dan kesejahteraan masyarakat petani semakin meningkat.

Tercatat masyarakat yang mengantungkan hidup sebagai petani masih berada di atas angka 70 persen.

Laurensius mengatakan, konsumsi bawang merah masyarakat dan kebutuhan restoran di Kabupaten Manggarai Barat dinilai cukup tinggi, namun produksinya dinilai rendah.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen bawang merah tersebut,selama ini didatangkan dari luar daerah Manggarai Barat dan bahkan dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Ia menyampaikan, pengembangan bawang merah diharapkan dapat menambah produksi bawang merah, sehingga secara perlahan Kabupaten Manggarai Barat akan mampu mewujudkan swasembada pangan.

Baca Juga: Perumda Air Minum Wae Mbeliling Rencana Perluas Jaringan Layanan Distribusi Air Bersih

Pengembangan 32 hektar bawang merah itu tersebar di Tiga kecamatan, Kecamatan Macang Pacar, Kecamatan Lembor dan Lembor Selatan.

Ia sangat optimis, hasil panen para petani bawang merah nantinya mampu diserap di wilayah Manggarai Barat. Dirinya juga berjanji akan mengandeng Perusahan Umum Daerah (Perumda) Bidadari untuk menyerap bawang merah milik petani.

Laurensius mengaku, Kabupaten Mangggarai Barat akan menjadikan sektor pertanian sebagai program unggulan dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Produk unggulan sektor pertanian terus ditingkatkan.

"Kami mengembangkan tanaman bawang merah setelah permintaan pasar cukup tinggi,"katanya.***





Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X