Kepiting Asal Boleng di Ekspor ke Hongkong dan Taiwan

- Jumat, 27 Mei 2022 | 09:45 WIB
Aktifitas di Tambak Kepiting milik Koperasi Rumah Biru Sejahtera di Desa Golo Sepang,Kecamatan Boleng. (victorynews.id/SATRIA)
Aktifitas di Tambak Kepiting milik Koperasi Rumah Biru Sejahtera di Desa Golo Sepang,Kecamatan Boleng. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT-Nelayan di Kampung Lekeng,Desa Golo Sepang,Kecamatan Boleng,Kabupaten Manggarai Barat, NTT yang merupakan anggota Koperasi Rumah Biru Sejahtera Labuan Bajo berhasil memanen kepiting bakau berukuran besar.

Dari hasil panen tersebut kemudian di ekspor ke Taiwan dan Hongkong.

Penanggungjawab Tambak Kepiting,Desa Golo Sepang,Vinsensius Saur, Jumat (27/5/2022) menuturkan, berkat ketekunan yang dijalani, Kelompok Tani yang bergabung dalam Koperasi Rumah Biru Sejahtera berhasil memanen kepiting berukuran besar. Dirinya mengaku puas dari hasil usaha kepiting bakau yang dilakukan bersama anggota koperasi.

Ia mengaku, selama ini kepiting bakau Kecamatan Boleng sebagian besar dikirim ke Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Pasca Koperasi Rumah Biru Sejahtera tahun 2020 mulai membangun tambak di Desa Golo Sepang,Kecamatan Boleng,Benih kepiting bakau milik nelayan kemudian dibeli oleh Koperasi Rumah Biru Sejahtera.

Baca Juga: Masyarakat Kampung Nggirang Minta Pasang Jaringan Listrik

Ia mengatakan, tambak milik Koperasi Rumah Biru Sejahtera seluas Dua hektar dapat menampung kepiting hingga Seribu ekor untuk dibudidaya atau setara dengan 200 kilogram benih. Setiap bulan dapat menghasilkan hingga 1 ton kepiting bakau.Kepiting yang berada di tambak rata-rata berukuran antara 0,5 kilogram hingga 1 kilogram ke atas.

Vinsen Saur mengaku, mendapatkan bibit kepiting bakau ini dari nelayan di Desa Golo Sepang.Anggota Koperasi Rumah Biru Sejahtera menjadi satu-satunya kelompok masyarakat di Kecamatan Boleng yang aktif dalam budidaya spesies kepiting bakau.

"Kita bersyukur Tahun 2022 kelompok tani di Desa Golo Sepang sudah bisa panen kepiting. Meski baru terbentuk di awal tahun ini, kami sudah bisa langsung lakukan panen perdana. Panen perdana kemarin sudah bisa di ekspor keluar negeri," ujarnya.

Pendiri Koperasi Rumah Biru Sejahtera,
Yovani Mariarenyarosasi Francis Yuki
menjelaskan beberapa jenis Kepiting bakau Telur dan ada Kepiting Bakau Jantan, yang sudah di panen perdana mulai dari Januari sampai April 2022 lalu.Panen itu hasil benih pada Bulan Oktober 2021 lalu,Kepiting-kepiting itu masuk kualitas ekspor sehingga melalui dua agen di Jakarta untuk melakukan ekspor ke Hongkong dan Taiwan.

Baca Juga: Petani Diminta Tanam Padi Secara Serempak

Ia menjelaskan, hasil panen perdana kepiting bakau belum dapat memenuhi jumlah permintaan,produksi belum banyak karena masih di lahan uji coba dan juga sumber daya yang baru diberdayakan.Pihaknya baru dapat penuhi permintaan Dua Agen di jakarta,Kedua agen itu membutuhkan 1 ton per hari tetapi kelompok tani baru dapat produksi 100 Kilo Gram (Kg) per 3 hari.

Ia menyampaikan tujuan koperasi Rumah Biru Sejahtera memberikan wadah kepada masyarakat lokal untuk dapat ambil bagian dan menikmati pembangunan pariwisata di Labuan Bajo.Dimana kepiting dapat di suplai oleh masyarakat lokal sendiri.

"Benih yang baru belum bisa kami masuk karna masih persiapan tambaknya,Sekarang kami buat kolamnya lebih rimbun ditanami Pohon Bakau,Lalu membuat rumpon, rumah kepiting dengan tujuan bisa sebagai tempat hidupnya plankton sekaligus jadi makanan kepiting,"ujar Yuki.

Yuki menyampaikan Koperasi Rumah Biru Sejahtera membantu masyarakat di pesisir Kecamatan Boleng untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kepiting.Selama ini nelayan di Golo Sepang menjual kepiting ke Labuan Bajo dengan harga murah.

Dengan adanya Koperasi Rumah Biru Sejahtera,masyarakat mulai serius mencari benih kepiting.

Baca Juga: Petani Kopi Bebas dari Tengkulak

Ia mendorong masyarakat pesisir di wilayah Manggarai Barat agar membudidayakan kepiting bakau. Selain dinilai bermanfaat dari sisi ekonomi,budidaya kepiting bakau ini juga dinilai ikut menjaga keberlanjutan ekosistem kepiting bakau.

Serta industri pariwisata seperti restorant membutuhkan banyak kepiting.

Ia menjelaskan, kedepannya koperasi Rumah Biru Sejahtera akan melaksanakan program budidaya kepiting bakau tersebut, masyarakat di wilayah Manggarai Barat akan mendapatkan pelatihan budidaya kepiting bakayu dan akan dilibatkan dalam berbagai tahapan.

Dimulai dengan pelatihan, praktik budidaya kepiting hingga pelaksanaan panen.

Baca Juga: Kebutuhan Sayur di Labuan Bajo Masih Didatangkan Dari Luar Daerah

"Budidaya kepiting bakau bertujuan untuk menciptakan masyarakat pesisir di Kecamatan Boleng yang lebih mandiri, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujar Yuki.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Lahan Garapan Warga Diambil BPOLBF

Senin, 26 September 2022 | 07:48 WIB

Petani Rumput Laut Merugi

Senin, 26 September 2022 | 07:41 WIB

Warga Mbeliling Persoalkan Izin Gergaji

Sabtu, 24 September 2022 | 19:27 WIB

Pemkab Manggarai Barat Perbanyak Tong Sampah

Sabtu, 24 September 2022 | 14:41 WIB

Kekeringan Meluas di Tiga Kecamatan

Sabtu, 24 September 2022 | 14:08 WIB

Terminal Angkutan Ngorang Komodo Terlantar

Kamis, 22 September 2022 | 16:51 WIB

Bank NTT Gelar Kompetisi Ramai Skali 2022 di Labuan Bajo

Selasa, 20 September 2022 | 19:56 WIB

Petani Belum Optimal Garap Lahan

Sabtu, 17 September 2022 | 19:35 WIB

Macang Pacar Dapat Proyek Puskesmas Pariwisata

Sabtu, 17 September 2022 | 17:20 WIB

Kantor Camat Kuwus Barat Belum Dibangun

Jumat, 16 September 2022 | 11:28 WIB

Pembangunan Jalan Dan Jembatan Jadi Prioritas

Jumat, 16 September 2022 | 10:10 WIB

Warga Minta Bangun Terminal Dalam Kota Labuan Bajo

Jumat, 16 September 2022 | 09:55 WIB

Pohon Tumbang di Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng

Kamis, 15 September 2022 | 20:34 WIB
X