Kebutuhan Sayur di Labuan Bajo Masih Didatangkan Dari Luar Daerah

- Jumat, 20 Mei 2022 | 15:20 WIB
Pedagang Pasar Rakyat Batu Cermin menjual di bahu jalan Pasar Batu Cermin (victorynews.id/SATRIA)
Pedagang Pasar Rakyat Batu Cermin menjual di bahu jalan Pasar Batu Cermin (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Saat ini, sebagian besar sayur yang di jual di sejumlah pasar di Labuan Bajo,ibukota Kabupaten Manggarai Barat didatangkan dari luar daerah, terutama dari Denpasar,Sulawesi Selatan dan Kabupaten Ngada.

Daerah yang potensial dengan dunia pariwisata ini, baik sayur-sayuran maupun buah-buahan masih bergantung pada daerah lain.

Pedagang Pasar Rakyat Batu Cermin,Kecamatan Komodo,Marlin Sebina, Jumat (20/5/2022) mengaku sayuran yang jual selama ini dipasok dari beberapa daerah di luar Kabupaten Manggarai Barat .

Mereka mendapatkan pasokan Sawi Putih (picai) dan kacang panjang dari Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores yang di beli pada pagi hari melalui kendaraan pick up.

"Memang banyak sayur yang kami jual asalnya dari luar daerah Manggarai Barat,"tuturnya.

Baca Juga: Ruas Jalan di Pusat Kecamatan Boleng Rusak Berat

Menurutnya sayur yang mereka jual pada siang hari didatangkan dari Kabupaten Ngada dengan mobil dini hari.

"Kadang ada juga sayur dari daerah ini, namun yang lebih banyak dari luar daerah," terangnya.

Ia mengaku, petani di Kabupaten Manggarai Barat tidak membudidaya tanaman holtikultura. Sehingga pihaknya terpaksan mendapatkan sayur dan buah dari luar daerah untuk dijual kembali. Padahal permintaan tanaman holtikultura, seperti sayur cukup tinggi.

“Sawi Putih dan kacang panjang, saya ambil (beli) dari penjual yang datang dari Bajawa, tiap pagi mereka sudah ada disini pake mobil box” kata Marlin.

Marli mengaku, harga sawi putih yang dia beli dari para pedagang asal Kabupaten Ngada tersebut terbilang mahal. Satu sawi putih dibeli dengan harga sepuluh ribu rupiah.

Baca Juga: Bupati Manggarai Barat Dorong Industri Pariwisata Patuhi CHSE

“Satu sawi putih saya beli sepuluh ribu, saya jual kembali dengan harga tiga belas ribu, saya untung tiga ribu dari satu sawi” ujarnya.

Pedagang lain, Halimah yang sehari-hari berjualan di Pasar Baru mengaku stok bawang dan tomat yang dijualnya berasal dari Bima, NTB.

sedangkan untuk Wortel, disebutkan sumber wortel yang di jualnya berasal dari Makasar, Ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan.

“saya beli bawang dan tomat dari bima, selama ini saya sudah jadi langganan, karena setiap hari pasti ada bawang dan tomat yang dibawa dari sana” katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Marthen Mitar mengaku, dirinya sejak tahun 2020 lalu berkali-kali mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat untuk membuat program tanaman holtikultura kepada kelompok tani di wilayah itu.

Baca Juga: Wae Lolos Desa Seribu Air Terjun, Mimpi Jadi Desa Wisata Super Premium

Apalagi,tanah di sejumlah Kecamatan sangat layak untuk ditanam tanaman holtikultura.

Ia meminta Pemkab Manggarai Barat agar serius mendorong kelompok tani untuk membudidaya tanaman holtikultura. Agar hotel dan restauran di Labuan Bajo tidak memasok sayur dan buah dari luar daerah Mabar.

"Ini peluang bagi petani agar tekun membudidaya tanaman holtukultura. Kebutuhan sayur dan buah cukup tinggi,masyarakat harus menangkap peluang itu,"ujar Mitar.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Masyarakat Manggarai Barat Diminta Kawal Dana Desa

Selasa, 6 Desember 2022 | 20:05 WIB

Kolo Ted'du  Alat Masak Tradisional Dari Bambu

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:52 WIB

Delapan Prioritas Pembangunan Manggarai Barat 2023

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:12 WIB

Desa Wisata Butuh Koneksi Internet

Minggu, 4 Desember 2022 | 18:28 WIB

Pemkab Manggarai Timur Bersih- Bersih THL

Jumat, 2 Desember 2022 | 07:21 WIB

‎Edi Endi: Kepala Desa Baru Jangan Korupsi

Rabu, 30 November 2022 | 18:09 WIB

Ruas Jalan Labuan Bajo-Ruteng Rawan Longsor

Selasa, 29 November 2022 | 17:43 WIB

Warga Desa Nampar Macing Butuh Air Bersih

Selasa, 29 November 2022 | 17:22 WIB

692 Orang Melamar jadi PPK di Kabupaten Manggarai

Selasa, 29 November 2022 | 09:59 WIB
X