Masyarakat dalam Kawasan Hutan Mbeliling Gelar Rakor

- Sabtu, 17 September 2022 | 17:32 WIB
Kegiatan Rakor masyarakat dalam kawasan hutan Mbeliling bersama Burung Indonesia. (victorynews.id/SATRIA)
Kegiatan Rakor masyarakat dalam kawasan hutan Mbeliling bersama Burung Indonesia. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- LSM Burung Indonesia bersama kelompok masyarakat dalam kawasan hutan lindung Mbeliling di Kabupaten Manggarai Barat mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Proyek Landsense di Bentang Alam Mbeliling, Sabtu (17/9/2022) di Hotel Luwansa Labuan Bajo.

Landsense merupakan sistem pengawasan hutan lindung dengan mengunakan sistem teknologi. Sehingga masyarakat didalam kawasan hutan Mbeliling dapat melaporkan hasil pengawasan hutan dengan mengunakan landsense. Landsense bertujuan untuk menyampaikan data dasar yang konkrit, terukurdanberkualitas yang akan melengkapi sistem pemantauan kawasa hutan yang telah ada sebelumnya.

Burung Indonesia sebagai bagian dari kemitraan Birdlife International adalah satu dari 18 mitra di konsorsium LandSense yang mencakup berbagai sektor masyarakat seperti LSM, organisasi penelitian dan pendidikan, otoritas publik dan perusahaan.

Baca Juga: Macang Pacar Dapat Proyek Puskesmas Pariwisata

Stakeholder Relation Officer LSM Burung Indonesia Pondok Kerja Labuan Bajo, Ferdinand Hamin mengatakan, Landsense bertujuan membangun partisipasi masyarakat yang inovatif terutama dalam bidang tata guna dan perubahan tata guna lahan, yang mengumpulkan data secara aktif melalui masyarakat lokal dan secara pasif dari sumber yang berwenang, dan sumber akses terbuka yang menghasilkan data in-situ monitoring yang terverifikasi dan tervalidasi. Data ini dapat digunakan untuk masyarakat, instansi pemerintah, LSM dan peneliti.

"Melalui ilmu pengetahuan yang digerakkan oleh partisipasi masyarakat yang aktif, Landsense bertujuan untuk menyampaikan data dasar yang konkrit, terukur dan berkualitas yang akan melengkapi sistem pemantauan yang telah ada sebelumnya." ujar Ferdi Hamin.

Ia menjelaskan, aplikasi, website dan hasil monitoring proyek LandSense akan diuji dan dievaluasi melalui tiga kasus demonstrasi spesifik dengan menggunakan teknologi yang inovatif. Yakni Pemantauan Perubahan Lahan di Lanskap Perkotaan dan Pedesaan, pemantauan penggunaan dan penyediaan lahan pertanian dan pemantauan hutan dan habitat.

Baca Juga: Ruas Jalan Menuju Obyek Wisata Buruk

Ia mengatakan, keterlibatan para pihak di Bentang Alam Mbeliling sangat penting bagi keberhasilan proyek LandSense. Antara lain, Local Conservation Groups yang menjalankan peran utama dalam pengimplementasian pemantauan hutan dan instansi pemerintah yang dapat memanfaatkan data tersebut.

Inovasi dalam bidang pemantauan hutan akan dibangun melalui aplikasi ponsel dan website untuk pementauan. Prototype aplikasi dan website pemantauan hutan dan habitat sudah tersedia. Sehingga sangat penting untuk mendengar tanggapan dari seluruh stakeholder terkait di Manggarai Barat  untuk memberikan pendapat dan saran terhadap prototype yang ada.

Ferdi Hamin berharap, masyarakat dalam kawasan hutan Mbeliling memahami data KBA Mbeliling-Tanjung Kerita Mese serta kebutuhan Manggarai Barat secara mendalam.Serta memahami peluang- peluang untuk pemantauan IBA/KBA terlebih pada pemanfaatan data bagi para pihak di Manggarai  Barat.

Baca Juga: Perumda Air Minum Wae Mbeliling Pastikan Kebutuhan Air Aman

Selain itu,masyarakat dapat memberikan informasi untuk inisiatif-inisiatif yang akan dating terkait konservasi IBA/KBA di Indonesia.

Sekertaris Bappeda Kabupaten Manggarai Barat, Marianus Jelamu dalam sambutanya, mengapresiasi kepada LSM Burung Indonesia yang telah berkarya di Manggarai Barat.LSM Burung Indonesia menjadi salah satu lembaga yang masih konsisten mendorong masyarakat dalam kawasan Bentang Alam Mbeliling untuk menjaga hutan dan seluruh tumbuhan yang ada di hutan Mbeliling.

Ia mengaku, lembaga Burung Indonesia selama ini berkomitmen membangun daerah sesuai fungsinya termasuk memperhatikan aspek lingkungan hidup.
Pembangunan dapat kita maknai dengan  bekerja tidak sendiri-sendiri. Sehingga Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mengandeng selurun elemen dan kelompok masyarakat untuk membangun daerah ini.

Baca Juga: Keberadaan Perjalanan Wisata Ilegal Rusak Pasar Wisata

"Ada berbagai banyak LSM di Kabupaten Manggarai  Barat,Burung Indonesia fokus kepada cermat lingkungan. Burung Indonesia selama ini memperdayakan masyarakat dalam kawasan hutan lingdung untuk menjaga lingkungan,"ujar Marianus.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kondisi Sejumlah Sekolah Memprihatinkan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:13 WIB

KPA Manggarai Barat Bentuk Warga Peduli AIDS

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21:04 WIB

Puluhan Tahun Warga Desa Pengka Nikmati Jalan Buruk

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:22 WIB

PDU Batu Cermin Belum Mampu Proses Sampah Organik

Jumat, 30 September 2022 | 16:34 WIB

Jalan Poros Utara Terancam Putus

Jumat, 30 September 2022 | 07:37 WIB

Warga Keluhkan Kondisi Ruas Jalan Tiwu Riwung

Kamis, 29 September 2022 | 21:10 WIB

Pemdes Watu Galang Bangun Jalan Usaha Tani

Selasa, 27 September 2022 | 14:11 WIB

Dua Warga Golo Mbu Terinveksi DBD

Senin, 26 September 2022 | 18:09 WIB

Kades Diminta Transparan Kelolah Anggaran

Senin, 26 September 2022 | 08:01 WIB

Masyarakat dalam Kawasan Hutan Mbeliling Gelar Rakor

Sabtu, 17 September 2022 | 17:32 WIB

Wisata Baca Merangsang Minat Baca Anak

Kamis, 15 September 2022 | 11:53 WIB
X