Pencegahan Stunting Harus Dilakukan Secara konvergen

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 13:08 WIB
Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng (victorynews.id/SATRIA)
Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Wakil Bupati  Manggarai Barat, Yulianus Weng, Minggu (7/8/2022) menyampaikan, intervensi pencegahan dan penurunan stunting harus dilakukan secara konvergensi ditingkat desa.Konvergensi percepatan pencegahan stunting merupakan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir,terpadu dan bersama-sama pada kelompok sasaran prioritas baik yang tinggal di desa maupun yang ada di kota.


Ia mengatakan, sesuai dengan strategi nasional pencegahan stunting tahun 2018-2024,serta sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tabun 2020-2024, dimana percepatan penurunan kematian ibu dan stunting menjadi salah satu proyek prioritas strategis (Major Project) yang dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai kementerian.

Pemerintah Daerah dimandatkan tugas untuk melakukan beberapa hal, salah satunya adalah memastikan terselenggaranya pencegahan stunting secara konvergen di tingkat desa.

Ia mengaku, Kedepannya Pemkab Manggarai Barat akan melakukan konvergensi percepatan pencegahan stunting, pihaknya juga menandatangani kesepakatan bersama dengan lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting lebih optimal. Rembuk stunting ini tentu bukan yang pertama kalinya digelar, karena merupakan bagian dari serangkaian upaya yang terus berkelanjutan, dalam rangka mencegah timbulnya kasus-kasus baru stunting di daerah Manggarai Barat.

Baca Juga: Komitmen Warloka Marina dan Resort Pada Kearifan Lokal Manggarai Barat

Dirinya juga sudah melihat data penurunan prevalensi stunting di Manggarai Barat dari tahun ke tahun cukup menggembirakan dan konsisten.

Ia mengaku, Presiden RI Joko Widodo menegaskan mengenai penurunan stunting harus dilakukan dengan melibatkan seluruh sektor melalui integrasi program di semua tingkatan serta pentingnya kampanye gizi.Kedepan,seluruh elemen melakukan kesepakatan rencana kegiatan dalam upaya-upaya percepatan pencegahan stunting terintegrasi.

Yulianus Weng  mendorong, Pemerintah Desa (Pemdes) membiayai kegiatan konvergensi dalam upaya pencegahan stunting di desa.Dirinya menginginkan agar di dalam APBDes pada masing-masing desa di Kabupaten Manggarai Barat muncul pembiayaan untuk penanganan stunting.

Ia mengatakan, pelaksanaan forum rembuk stunting menjadi momen strategis bagi lintas pemangku kepentingan yang pada akhirnya diharapkan menghasilkan kesepakatan lintas sektor dalam rangka percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Manggarai Barat.Berdasarkan hasil analisa situasi program penurunan stunting, sedikitnya 73 desa di wilayah Manggarai Barat akan menjadi lokus intervensi stunting pada tahun 2023 mendatang.

Ia mengaku, sebagai bentuk kesungguhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Manggarai Barat  dalam upaya percepatan penurunan stunting terintegrasi telah menandatangani komitmen penurunan stunting.

Baca Juga: Masyarakat Labuan Bajo Didorong Kreatif dan Inovatif

Seperti, komitmen meningkatkan peran desa dalam melakukan konvergensi percepatan pencegahan balita stunting.Serta melakukan aksi konvergensi program dan kegiatan yang terkait dengan percepatan pencegahan stunting di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Yulianus Weng mengajak, seluruh elemen di Kabupaten Manggarai Barat untuk bersama-sama berpikir tepat dan bekerja cepat dalam rangka mencegah dan menanggulangi permasalahan stunting.Hal itu bertujuan demi terwujudnya generasi penerus Manggarai Barat yang sehat dan berkualitas untuk Manggarai Barat bangkit menuju Manggarai  Barat mantap.

"Kami akan memfasilitasi desa menjadi peran utama dalam konvergensi pencegahan stunting.Dengan bertujuan memastikan lima paket pelayanan pencegahan stunting di desa, baik itu berupa kesehatan ibu dan anak, gizi terpadu, perlindungan sosial, air bersih dan sanitasi, serta pendidikan anak usia dini berjalan dengan baik,"jelasnya.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kondisi Sejumlah Sekolah Memprihatinkan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:13 WIB

KPA Manggarai Barat Bentuk Warga Peduli AIDS

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21:04 WIB

Puluhan Tahun Warga Desa Pengka Nikmati Jalan Buruk

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:22 WIB

PDU Batu Cermin Belum Mampu Proses Sampah Organik

Jumat, 30 September 2022 | 16:34 WIB

Jalan Poros Utara Terancam Putus

Jumat, 30 September 2022 | 07:37 WIB

Warga Keluhkan Kondisi Ruas Jalan Tiwu Riwung

Kamis, 29 September 2022 | 21:10 WIB

Pemdes Watu Galang Bangun Jalan Usaha Tani

Selasa, 27 September 2022 | 14:11 WIB

Dua Warga Golo Mbu Terinveksi DBD

Senin, 26 September 2022 | 18:09 WIB

Kades Diminta Transparan Kelolah Anggaran

Senin, 26 September 2022 | 08:01 WIB

Masyarakat dalam Kawasan Hutan Mbeliling Gelar Rakor

Sabtu, 17 September 2022 | 17:32 WIB

Wisata Baca Merangsang Minat Baca Anak

Kamis, 15 September 2022 | 11:53 WIB
X