Masyarakat Diminta Jangan Jadi Penonton

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:35 WIB
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Pemerintah Pusat mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat mulai fokus terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di daerah tujuan wisata.Hal itu bertujuan dapat bersaing dengan tenaga kerja dari daerah lain. Selain itu, memenuhi tenaga terampil dalam kebutuhan industri pariwisata.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Kamis (4/7/2022) mengatakan, industri pariwisata di Manggarai Barat sangat berkembang,namun pemiliknya mayoritas dikuasi oleh orang lain.Seperti hotel Seperti hotel berbintang yang ada di Labuan Bajo masih banyak tenaga kerja yang berasal dari luar daerah Manggarai Barat.

Masyarakat Manggarai Barat tidak mampu bersaing dengan SDM yang dimiliki oleh masyarakat luar daerah.

Ia mengaku, persoalan SDM masih miris di Labuan Bajo,Karena banyak diisi oleh tenaga kerja luar daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Sehingga masyarakat  Manggarai Barat menjadi penonton ditengah berkembang pesatnya industri pariwisata.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Manfaatkan Sektor Pariwisata 

Dirinya mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi dengan aktif belajar di Balai Latihan Kerja (BLK) guna melahirkan anak muda yang trampil dan menangkap peluang bisnis sektor pariwisata.

“Masyarakat harus menangkap peluang usaha sektor pariwisata,masyarakat Manggarai Barat  jangan jadi penonton.Saya mengajak masyarakat untuk mulai serius menangkap peluang bisnis sektor pariwisata,’’ ujar Edi Endi,

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut menjelaskan, Manggarai Barat dengan jumlah penduduknya 256.000 jiwa, hanya 7 persen saja yang bekerja di industri pariwisata. Sisanya kebanyakan bekerja sebagai petani karena masyarakat Manggarai Barat masih minim keahlian di sektor jasa.

"Dari 256.000 angkatan kerja kita banyak bekerja di sektor pertanian. Ada sekitar 56 persen. Dari 56 persen, 50 persennya bekerja di sektor jasa. Bekerja di pariwisata masih sedikit, hanya 7 persen dari angkatan kerja," katanya.

Baca Juga: Harga Bawang Merah Terus Meningkat

Pemkab Manggarai Barat kata dia,menargetkan 70 persen peningkatan tenaga ahli terampil pada 2023 mendatang. Khususnya di sektor jasa yang dinilai masih minim tenaga kerjanya. Untuk memacu peningkatan SDM,Pemkab Manggarai Barat telah menggandeng banyak universitas yang ada di Labuan Bajo dan luar daerah.

 "Kalau bisa 70 persen sehingga kita jangan jadi penonton di daerah kita sendiri.Kami akan mendorong melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi  dalam rangka pengembangan SDM, khususnya Labuan Bajo Manggarai Barat. Kita dorong dan kita beri pelatihan. Setelah itu melakukan pendampingan," tutur Pius Baut.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Siswa SDI Kerora Bebas Dari Ancaman Komodo

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:22 WIB

Pencegahan Stunting Harus Dilakukan Secara konvergen

Minggu, 7 Agustus 2022 | 13:08 WIB

Puluhan Sekolah Belum Terjangkau Jaringan Internet

Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:44 WIB

Masyarakat Diminta Jangan Jadi Penonton

Kamis, 4 Agustus 2022 | 08:35 WIB

Nelayan Keluhkan Ketiadaan BBM

Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:35 WIB

Paroki Datak Tanam Jagung 750 Hektar 

Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:07 WIB

BPOM Kampanye Gunakan Komestik

Senin, 1 Agustus 2022 | 21:07 WIB

PPL Diminta Turun ke Lapangan

Selasa, 26 Juli 2022 | 20:19 WIB

Kader BKB Diminta Antisipasi Masalah Stunting

Senin, 25 Juli 2022 | 08:15 WIB

Warga Sukarela Perbaiki Jalan Rusak

Jumat, 15 Juli 2022 | 12:19 WIB
X