PPL Diminta Turun ke Lapangan

- Selasa, 26 Juli 2022 | 20:19 WIB
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu (victorynews.id/SATRIA)
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu (victorynews.id/SATRIA)
VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang bertugas di Kabupaten Manggarai Barat, NTT diharapkan lebih aktif turun ke lapangan untuk mengedukasi petani dalam mengembangkan pertanian sehingga produksi pertanian dapat lebih meningkat dari sebelumnya.
 
Kepala Dinas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Manggarai Barat, Laurens Halu, Selasa (26/6/2022) mengatakan, PPL diminta harus intens turun ketangah petani untuk memberi pelatihan kepada para petani tentang pengelolaan lahan pertanian yang tepat.
 
Hal itu bertujuan agar petani mampu mengelola lahan pertanian sehingga mendapat keuntungan yang besar melalui hasil panen yang melimpah.
 
Ia menyampaikan, PPL tidak boleh hanya sebatas teori namun perbanyak praktik lapangan guna merangsang kelompok tani banyak berbuat. Dengan demikian apa yang dicanangkan dapat dilaksanakan dengan tepat oleh petani.
 
 
Ia mengatakan, berhasil atau tidaknya hasil pertanian di Kabupaten Manggarai Barat tidak terlepas dari peran penyuluh lapangan. Artinya andil petugas penyuluh sangat besar dalam rangka menciptakan sektor pertanian yang maju dan mandiri. PPL harus dapat dicintai, disukai, dan dirindukan masyarakat  petani  yang ada di desa.
 
Laurens Halu mengaku, sektor Pariwisata Manggarai Barat membutuhkan dukungan sektor pertanian yang kuat. Seperti sektor pertanian harus memenuhi kebutuhan sektor pariwisata. Misalnya, kebutuhan tanaman hultikultura untuk hotel dan restaurant harus dihasilkan oleh petani di Manggarai Barat.
 
Ia mengaku, untuk mengelolah tanaman holtikultura membutuhkan peran PPL untuk mendampingi kelompok tani membudidaya tanaman holtikultura. Sehingga PPL harus berada di lapangan setiap hari untuk mengecek perkembangan tanaman perkebunan dan mengetahui kendala yang dihadapi petani
 
"Untuk itu petugas penyuluh lapangan harus dapat lebih maksimal membina kelompok tani dalam mendukung sistem agribisnis berbasis pertanian yang berkualitas. Penyuluh juga harus dapat menumbuhkan potensi kelompok tani menjadi kelompok yang kuat dan mandiri," kata Laurens Halu.
 
 
Menurut dia, hal ini sangat penting demi kebaikan bersama petani, pemerintah serta stakeholder yang lainnya. Dirinya meminta para petugas pertanian, agar tidak merasa takut, ragu, cemas, dan bimbang menjalankan semua program dan kegiatan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat.
 
“Karena ini akan bermuara pada kemakmuran rakyat Manggarai Barat kelak. Untuk itu para PPL dan yang lainya wajib respek, respon apa yang dikeluhkan  petani,"ujar Laurens Halu.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kondisi Sejumlah Sekolah Memprihatinkan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:13 WIB

KPA Manggarai Barat Bentuk Warga Peduli AIDS

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21:04 WIB

Puluhan Tahun Warga Desa Pengka Nikmati Jalan Buruk

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:22 WIB

PDU Batu Cermin Belum Mampu Proses Sampah Organik

Jumat, 30 September 2022 | 16:34 WIB

Jalan Poros Utara Terancam Putus

Jumat, 30 September 2022 | 07:37 WIB

Warga Keluhkan Kondisi Ruas Jalan Tiwu Riwung

Kamis, 29 September 2022 | 21:10 WIB

Pemdes Watu Galang Bangun Jalan Usaha Tani

Selasa, 27 September 2022 | 14:11 WIB

Dua Warga Golo Mbu Terinveksi DBD

Senin, 26 September 2022 | 18:09 WIB

Kades Diminta Transparan Kelolah Anggaran

Senin, 26 September 2022 | 08:01 WIB

Masyarakat dalam Kawasan Hutan Mbeliling Gelar Rakor

Sabtu, 17 September 2022 | 17:32 WIB

Wisata Baca Merangsang Minat Baca Anak

Kamis, 15 September 2022 | 11:53 WIB
X