10 Sekolah di Manggarai Barat Terapkan Kurikulum Merdeka

- Jumat, 22 Juli 2022 | 13:01 WIB
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat saat melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada tenaga pendidik di wilayah Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat saat melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada tenaga pendidik di wilayah Manggarai Barat. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Barat, NTT menyebutkan sekitar 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah setempat menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023.

"Baru 10 sekolah SMP dari total 96 sekolah SMP di Kabupaten Manggarai Barat akan menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai arahan dari Pemerintah Pusat," kata Gregorius Minta, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas PPO Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (22/7/2022).

Baca Juga: Hari Kedua di Labuan Bajo, Presiden Jokowi Tinjau dan Resmikan Sejumlah Infrastruktur

Ia merincikan, 10 sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka adalah SMP Katolik Kemasyarakatan Ndoso, SMP Negeri Satu Atap Pulau Komodo, SMP Negeri 5 Macang Pacar, SMP Katolik Santa Theresia Kaca, SMP Santu Klaus Werang, SMP Gaya Baru Nangalili,SMP Katolik Santa Yosefa Labuan Bajo, SMP Negeri 6 Ndoso, SMP Negeri 1 Lembor, dan SMP Negeri 6 Komodo.

Selain itu, 3 sekolah pengerak yang wajib mengunakan Kurikulum Merdeka, yakni SMP Negeri 2 Lembor, SMP Negeri 8 Komodo dan SMP Negeri 6 Sano Nggoang.

Untuk mendukung program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tersebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi Kurikulum Merdeka kepada para tenaga pendidik di semua sekolah.

"Pelatihan dan sosialisasi ini dilakukan secara berjenjang untuk mendukung program Kurikulum Merdeka tersebut,"katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Warga Rawat Kawasan Marina Labuan Bajo

Menurut dia, pelatihan dan sosialisasi penerapan Kurikulum Merdeka tersebut tidak hanya diberikan kepada guru, namun pegawai di sekolah juga dilibatkan dalam mendukung kegiatan Kurikulum Merdeka.

Gregorius mengatakan, Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi dalam pelajaran yang diberikan.

Oleh karena itu, ke depan semua sekolah di Kabupaten Manggarai Barat akan menerapkan Kurikulum Merdeka tersebut, namun karena kondisi dan fasilitas yang ada, dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Jokowi : Konservasi dan Ekonomi Harus Seimbang di Labuan Bajo

"Ini kebijakan dari pemerintah pusat, ke depan semua sekolah di Manggarai Barat pasti menerapkan Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat" katanya.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Kondisi Sejumlah Sekolah Memprihatinkan

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:13 WIB

KPA Manggarai Barat Bentuk Warga Peduli AIDS

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 21:04 WIB

Puluhan Tahun Warga Desa Pengka Nikmati Jalan Buruk

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:22 WIB

PDU Batu Cermin Belum Mampu Proses Sampah Organik

Jumat, 30 September 2022 | 16:34 WIB

Jalan Poros Utara Terancam Putus

Jumat, 30 September 2022 | 07:37 WIB

Warga Keluhkan Kondisi Ruas Jalan Tiwu Riwung

Kamis, 29 September 2022 | 21:10 WIB

Pemdes Watu Galang Bangun Jalan Usaha Tani

Selasa, 27 September 2022 | 14:11 WIB

Dua Warga Golo Mbu Terinveksi DBD

Senin, 26 September 2022 | 18:09 WIB

Kades Diminta Transparan Kelolah Anggaran

Senin, 26 September 2022 | 08:01 WIB

Masyarakat dalam Kawasan Hutan Mbeliling Gelar Rakor

Sabtu, 17 September 2022 | 17:32 WIB

Wisata Baca Merangsang Minat Baca Anak

Kamis, 15 September 2022 | 11:53 WIB
X