Puskesmas Bari Butuh Listrik dan Air Bersih

- Jumat, 8 Juli 2022 | 11:56 WIB
Petugas Puskesmas Bari saat saat menerima bantuan makanan tambahan (victorynews.id/SATRIA)
Petugas Puskesmas Bari saat saat menerima bantuan makanan tambahan (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Kecamatan Macang Pacar,Kabupaten Manggarai Barat merupakan kecamatan yang terisolasi dan letaknya terjauh dari Ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Baik dari pembangunan infrastruktur jalan dan gedung-gedung pemerintahan  masih sangat memprihatinkan.

Salah satunya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bari yang berlokasi di pusat ibukota kecamatan Macang Pacar.Saat ini kondisi cukup memprihatinkan karena belum memiliki listrik dan sarana jaringan air bersih yang layak.

Padahal, diareal Puskesmas Bari sudah dibangun rumah dokter dan rumah tenaga medis.Serta rumah untuk rawat inap pasien.

Sumber listrik di wilayah Bari  menggunakan mesin diesel yang bersumber dari bahan bakar minyak (BBM). Hal tersebut menyulitkan petugas kesehatan di Puskesmas Bari apabila ada pasien yang dirawat.

Kepala UPTD Puskesmas Bari, Maria Yasinta Dahlia, Jumat (8/7/2022) mengaku, masih kurangnya sarana dan prasarana di tempat pelayanan kesehatan tersebut, seperti jaringan air bersih dan listrik. Pihaknya tidak menikmati listrik di Puskesmas lantaran di Bari saat ini belum ada jaringan listrik PLN.

Baca Juga: Pemdes Liang Ndara Dorong Masyarakat Hindari Konflik Sosial

Ketika ada pasien yang rawat inap,pihaknya harus meminjam mesin genset milik warga Bari untuk penerangan sementara ruangan rawat pasien.

Ia mengaku, untuk kebutuhan air bersih di Puskesmas Bari mengunakan jaringan air dari pemukiman warga. Sehingga pasokan air bersih di Puskesmas sangat terbatas.Petugas medis yang bekerja di puskesmas dengan cara masing-masing menimba air di rumah warga.

"Listrik ada air bersih menjadi kebutuhan kami di Puskesmas. Jika ada pasien yang rawat inap di Puskesmas Bari,maka kami akan pinjam Mesin Genset milik warga Bari "tutur Yasinta Dahlia.

Yasinta Dahlia menuturkan, kebutuhan vital yang merupakan faktor pendukung kelancaran aktivitas melayani pasien seperti alat-alat kesehatan dan alat-alat kedokteran yang membuthkan jaringan listrik tidak dapat dipergunakan sebagaimana layaknya.

Namun,ditengah keterbatasan listrik dan air bersih,pihaknya tetap maksimal melakukan pelayanan terhadap pasien.Sedangkan untuk kebutuhan listrik pada ruang rawat inap pasien,harus meminjam genset milik warga.

Baca Juga: Pengiriman Sapi dan Kerbau dari Manggarai Barat ke Sulawesi Selatan Tetap Meningkat

Ia mengaku, Puskesmas Bari saat ini memiliki ruangan rawat inap 24 jam namun masih terkendala listrik. Rumah paramedis dikompleks Puskesmas Bari juga mengunakan lampu cahaya surya untuk penerangan.

Hal ini karena belum tersedia pemasangan daya listrik PLN dan juga tidak adanya jaringan listrik PLN di Kecamatan Macang Pacar.Dirinya sudah mengusulkan kepada Pemkab Manggarai Barat untuk pengadaan mesin diesel berbahan BBM.

Namun hingga saat ini belum terjawab,sehingga pihaknya tetap meminjam mesen Genset milik warga,jika ada pasien yang rawat inap.

Ketua Komisi II DPRD Manggarai Barat,Beni Nurdin berjanji, akan mendorong Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk membuka jaringan air minum bersih khusus untuk Puskesmas Bari.Sedangkan terkait listrik,dirinya mengaku pihak PLN Rayon Labuan Bajo berjanji pada tahun 2022 seluruh desa di Manggarai Barat sudah terpasang jaringan listrik PLN.

Baca Juga: Kapal Wisata Tanpa Izin Akan Ditertibkan

"Pembangunan sarana air bersih di Puskesmas akan kita dorong Pemkab Manggarai Barat untuk segera direalisasikan.Sedangkan listrik,pihak PLN sudah berjanji seluruh desa di Manggarai Barat akan diterangi listrik pada tahun 2022PL,"tutur  Beni Nurdin.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Petani Belum Terima Kartu Tani

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:54 WIB

Warga Teong Toda Perbaiki Jalan yang Rusak Parah

Selasa, 29 November 2022 | 16:35 WIB

Warga Labuan Bajo Kesulitan Minyak Tanah

Sabtu, 26 November 2022 | 15:25 WIB

Warga Keluhkan Jalan Rusak di Desa Wae Lolos

Kamis, 24 November 2022 | 12:21 WIB

Bupati Edi Endi Dorong BUMDes Ikut Kelola Sampah

Senin, 21 November 2022 | 19:37 WIB

Petani Kesulitan Bibit Jagung

Senin, 14 November 2022 | 19:44 WIB

Masyarakat Didorong Bangun Desa

Selasa, 8 November 2022 | 19:47 WIB

RSUD Komodo Isolasi Tiga Pasien Covid-19

Senin, 7 November 2022 | 11:15 WIB
X