Demam Layangan Putus, Menkeu Buka Ruang APBN Untuk Ekonomi Kreatif

- Jumat, 28 Januari 2022 | 18:55 WIB
Menkeu membagikan momen saat bertemu pemeran Layangan Putus Reza Rahadian. (Tangkapan layar instagram@smindrawati)
Menkeu membagikan momen saat bertemu pemeran Layangan Putus Reza Rahadian. (Tangkapan layar instagram@smindrawati)

JAKARTA,VICTORY NEWS-Web series Layangan Putus nampaknya juga menjadi perhatian Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Beberapa postingan di akun instagram @smindrawati terkait dengan web series ini.

Menkeu kembali memposting momen kedekatannya dengan aktor Reza Rahardian, pemeran utama Layangan Putus, setelah sebelumnya sempat mengutip kata-kata hits dalam web series tersebut ""It's my dream mas, not hers!"

Dikutip dari Suaramerdeka.com dengan Judul'Efek layangan putus sri mulyani kepada reza rahadian masih ada ruang di apbn untuk industri film nasional'Dalam unggahan pada 27 Januari lalu, Menkeu terlihat berbincang santai di sofa sambil tertawa lepas. Sri Mulyani mengungkapkan perbincangan kali ini bukan tentang peran Reza Rahadian di web Series Layangan Putus melainkan tentang dunia ekonomi kreatif, khususnya perfilman.

Baca Juga: Mini Klasik Bermigrasi Jadi Mobil Listrik

Tantangan dunia perfilman saat ini memang bukanlah hal yang mudah terutama di tangah situasi pandemi covid-19.

"Saya senang mendengar dunia perfilman sudah mulai pulih, bioskop sudah mulai bangkit setelah terpukul Pandemi Covid-19. Reza cerita tantangan-tantangan membangun industri perfilman nasional yang perlu didukung oleh semua pihak. Potensi film Indonesia luar biasa, harus bisa dikembangkan maksimal," katanya pada Kamis, 27 Januari 2021.

Sri Mulyani juga melihat ada ruang yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia insan film.

"Pemerintah bisa mendukung perkembangan SDM kreatif perfilman melalui program pendidikan dan beasiswa" kata dia.

Baca Juga: Covid-19 Hambat Messi ke Kualifikasi Piala Dunia
Lebih lanjut, Menkeu juga mendengar beberapa isu yang menjadi perhatian para pelaku industri ini.

"Reza, sebagai Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) cerita tentang rencana FFI 2022 mengenai pekerja film perempuan yang masih belum mendapat imbalan yang setara dengan rekan laki-laki, dan juga mengenai kesejahteraan dan perlindungan pekerja film," jelas dia.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Terkini

X