UPN Veteran Yogyakarta Dorong Transformasi Digital UMKM di Labuan Bajo

- Kamis, 10 November 2022 | 15:28 WIB
Pelaku UMKM di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat saat mengikuti kegiatan digital transformation di Hotel Jayakarta Labuan Bajo. (victorynews.id/SATRIA)
Pelaku UMKM di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat saat mengikuti kegiatan digital transformation di Hotel Jayakarta Labuan Bajo. (victorynews.id/SATRIA)

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- UPN Veteran Yogyakarta mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT untuk mentransformasi ke digital. Dalam pengembangannya, pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital.

"Para pelaku usaha di Labuan Bajo harus berdaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada agar daya saing tetap terjaga dan tidak tertinggal dengan kompititor lain.Dengan hadirnya ekosistem digital, akan mendorong inklusi keuangan dan menjadi solusi dalam pemecahan masalah rantai pasok yang selama ini terlalu panjang," ujar Prayudi, Ketua Tim Kedaireka UPN Veteran Yogyakarta disela-sela kegiatan Digital Transformation bagi Pelaku Ekraf di Labuan Bajo, Kamis (10/11/2022) di Hotel Jayakarta Labuan Bajo.

Ia menjelaskan, dengan percepatan inklusi keuangan digital dan adopsi solusi digital yang tepat, pelaku UMKM dapat menjalankan bisnis dengan lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Masyarakat Didorong Bangun Desa

Di mana dengan dukungan tersebut akan dimungkinkan terjadi peningkatan kapasitas produksi dan kemampuan digitalisasi UMKM, perluasan pasar bahkan akses pada kredit yang lebih besar sehingga memperkuat daya saing UMKM tersebut.

Prayudi menjelaskan, selama ini, sebagian besar UMKM di Labuan Bajo memang masih melakukan bisnis secara tradisional. Namun akibat perubahan perilaku konsumen yang berlangsung selama pandemi ini, telah mendorong percepatan digitalisasi UMKM.

Perubahan ini mengharuskan pelaku usaha ikut beradaptasi dan mulai beralih ke platform digital dalam memasarkan produk atau jasanya.

Ia mengaku, selama ini banyak dari kalangan UMKM yang memang belum akrab dengan teknologi digital.Pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM di Labuan Bajo masih rendah.

Baca Juga: Jelang Asean Summit 2023, Polda NTT Akan Ada Penambahan Personil

Padahal menurut dosen UPN Veteran Yogyakarta ini ada potensi teknologi digital yang sangat besar yang bisa dimanfaatkan UMKM di Labuan Bajo.
 
Prayudi mengungkapkan, kesempatan untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan digital transformation jangan disia-sia kan, karena semakin berkembanganya dunia digital, masyarakat akan menginginkan serba mudah secara digital untuk mencari produk yang dibutuhkan. 
 
"UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi seharusnya menjadi penerima manfaat terbesar dari kehadiran digitalisasi," tambahnya.
 
 
Ia menyampaikan, seiring berjalan waktu dan pemulihan pandemi yang ada, sistem transaksi yang dilakukan oleh kelompok konsumen pun ikut berubah. Kita lebih akrab menggunakan sistem transaksi digital karena batasan-batasan yang dialami selama masa pandemi.
 
Sekertaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, 
Chrispinianus Mesima menjelaskan, pelatihan dan pendampingan ini juga memberikan fasilitas kepada 30 Pelaku Ekonomi Kreatif yang terpilih untuk mendaftarkan merek HKI secara gratis sebagai informasi.
 
“Ada 272 Pelaku Ekonomi Kreatif per Oktober 2022 yang terdaftar di Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan” rincinya.
 
Baca Juga: Kopi Flores Mejeng di Pameran Ekraf Exotic NTT

Ia mengaku, kegiatan digital transformasi sangat bermanfaat untuk digitalisasi pelaku ekonomi kreatif khususnya di Labuan Bajo. Dirinyaberharap, 30 pelaku ekonomi kreatif ini dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya.
 
Pembicara dari Universitas Mataram, Abdul Atsar mengungkapkan,merek itu untuk melindungi konsumen. Selain itu, sosialisasi merek dagang dibutuhkan untuk para peserta untuk mengetahui apakah merek dagangnya sudah terdaftar atau belum.
 
 
"Diharapkan dari kegiatan ini adalah, para peserta Pelaku Ekonomi Kreatif di Labuan Bajo bertransformasi ke platform digital untuk mengembangkan bisnisnya di Destinasi Pariwisata Labuan Bajo,"harapnya.***
 

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

Petani Manggarai Barat Diminta Baca Peluang Pasar

Jumat, 27 Januari 2023 | 11:55 WIB

Pariwisata Manggarai Barat Diharapkan Bangkit

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:16 WIB

Dorong UMKM Produksi Kain Tenun

Sabtu, 21 Januari 2023 | 12:10 WIB

Stok Daging Sapi di Labuan Bajo Berkurang

Rabu, 14 Desember 2022 | 20:52 WIB

UMKM dan BUMDes Didorong Bersinergi

Sabtu, 26 November 2022 | 16:21 WIB

BUMDes Didorong Kelola Homestay 

Selasa, 22 November 2022 | 06:33 WIB

Kelola Aset, Desa Didorong Bangun BUMDes

Selasa, 22 November 2022 | 05:45 WIB
X