Labuan Bajo Harus Bangun Sentra Kerajinan Khas

- Jumat, 30 September 2022 | 15:52 WIB
Direktur Perumda Bidadari, Sutanto Werry saat mengecek kain tenun produk UMKM lokal di Labuan Bajo
Direktur Perumda Bidadari, Sutanto Werry saat mengecek kain tenun produk UMKM lokal di Labuan Bajo

VICTORY NEWS MANGGARAI BARAT- Labuan Bajo, Ibukota Kabupaten Manggarai Barat, kini menjadi destinasi super premiun. Baik wisatawan mancanegara maupun lokal ramai mengunjungi Labuan Bajo setiap harinnya.

Tempat wisata yang semakin ramai dikunjungi wisatawan anatara lain, Taman Nasional Komodo (TNK), dimana TNK terdapat binatang Komodo yang menjadi binatang Tujuh keajaiban dunia. Sejumlah area bawah laut Labuan Bajo yang indah dan mempesona. Sehingga wisatawan sangat betah melakukan aktifitas Diving (Selam) diperairan Labuan Bajo.

TNK oleh biro perjalan wisata di Labuan Bajo merupakan salah satu paket wisata unggulan yang ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Labuan Bajo.Tidak hanya pemandangan alam menakjubkan, di Labuan Bajo para wisatawan juga bisa berwisata kuliner.

Baca Juga: Ratusan Komestik dan Jamu Disita Balai POM Kabupaten Manggarai Barat

Meski Labuan Bajo dan sekitarnya dipenuhi obyek wisata yang menarik. Selama ini yang menjadi kurang adalah tempat sentra kerajinan khas Manggarai. Itu seperti tempat pengelolahan kerajinan masyarakat lokal seperti tenu kain songke, selendang dan kerajianan topi re’a sebua topi khas masyarakat Manggarai Barat.

Pelaku pariwisata di Labuan Bajo, Rafael Todowela, Jumat (30/9/2022) mengatakan, Labuan Bajo hingga saat belum memiliki lokasi untuk berburu oleh-oleh khas Manggarai, terutama kerajinan tangan. Sementara untuk oleh-oleh berupa makanan khas, wisatawan membeli pada toko serta swalayan yang ada di Labuan Bajo.

“Masyarakat lokal harus disiapkan tempatnya untuk tempat menjual hasil kerajinan dan makanan khas atau tradisional manggarai. Wisatawan pasti senang mengunjungi sentra kerajinan dan makanan lokal, jika itu ada di Labuan Bajo,’’ ujarnya.

Baca Juga: Wartawan Media Online di Manggarai Barat Diintimidasi saat Liputan Pilkades

Ia mengatakan, sejak tahun 2016 lalu , Pemerintah Kabupaten (PemkabManggarai Barat akan menyiapkan tempat penjualan makanan lokal dan pusat kerajinan lokal. Tempat itu nantinya  sebagai tempat bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo dan ingin membeli buah tangan berupa kerajinan tangan maupun makanan khas Manggarai Barat.

Rafael menambahkan dengan Pemkab Manggarai Barat menyiapkan sentra penjualan kerajinan masyarakat lokal di Labuan Bajo, maka Pemerintah mau mendorong masyarakat untuk mendorong terlibat dalam dunia usaha sektor pariwisata.

Apalagi masyarakat lokal tidak boleh menjadi penonton dalam kemajuan sektor pariwisata ini.

Pelaku parwisata lainnya, Mateus Siagian mengatakan, akses masyarakat lokal untuk menyiapkan sentra penjualan hasil kerajinan dan makanan lokal sangat minim. Apalagi biaya los atau stand di Labuan Bajo untuk dijadikan tempat kuliner makanan lokal dan kerajinan tradisional sangat besar.

Baca Juga: Ketua DPRD Manggarai Barat Dorong Sektor Pertanian untuk Mandiri Pangan

Sehingga Pemkab Manggarai Barat harus membuka peluang ini dengan membuka sentra kerajinan dan makanan lokal di Labuan Bajo.

“Jika Pemkab Manggarai Barat sudah bangun sentra kerjainan khas Manggarai Barat, seluruh stand harus diisi oleh masyarakat lokal yang benar-benar penenun atau pengrajin lokal. Sehingga sentra itu bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,’’ ujar Mateus Siagian.***

Editor: Gerasimos Satria

Tags

Terkini

UMKM dan BUMDes Didorong Bersinergi

Sabtu, 26 November 2022 | 16:21 WIB

BUMDes Didorong Kelola Homestay 

Selasa, 22 November 2022 | 06:33 WIB

Kelola Aset, Desa Didorong Bangun BUMDes

Selasa, 22 November 2022 | 05:45 WIB

Harga Bahan Pokok di Labuan Bajo Stabil

Minggu, 20 November 2022 | 14:54 WIB

BPOLBF Diminta Tidak Berorientasi Kepentingan Investor

Minggu, 20 November 2022 | 13:36 WIB

Pemdes Siru Sumbang Puluhan Kambing Untuk Warga

Senin, 14 November 2022 | 18:29 WIB

Kopi Flores Mejeng di Pameran Ekraf Exotic NTT

Sabtu, 5 November 2022 | 13:10 WIB
X